Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Wow Harta Karun Soekarno Dibagikan, Hoax atau Benar?

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 01 Agustus 2017
Wow Harta Karun Soekarno Dibagikan, Hoax atau Benar?

ilustrasi (Foto Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga di Sumatera Barat dihebohkan dengan beredarnya selebaran pembagian harta warisan Presiden pertama Soekarno di Bank Swiss. Warga Pasaman dijanjikan akan mendapat Rp 15 juta per bulan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat angkat bicara perihal selebaran yang beredar di masyarakat. OJK memastikan pembagian harta warisan Presiden pertama Soekarno di Bank Swiss sebagaimana tertulis dalam selebaran adalah tidak benar.

"Itu tidak benar, kalau ada yang mengimingi masyarakat akan mendapatkan uang setiap bulan sebagaimana tertulis dalam brosur jangan dipercaya, karena tidak masuk akal," kata Kepala Sub-Administrasi Kantor OJK Sumbar Muhammad Taufik, di Padang, Selasa (1/8).

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah tergiur iming-iming pembagian uang seperti itu.

Menurut dia, sebelumnya juga beredar iming-iming kepada masyarakat yang memiliki kredit macet di bank untuk dilunasi mengatasnamakan US Swissindo.

"Modusnya lembaga tersebut berjanji melunasi kredit macet dengan cara menerbitkan pelunasan utang mengatasnamakan presiden dan negara Republik Indonesia serta lembaga internasional dengan syarat membayar sejumlah uang pendaftaran," kata dia.

Kehebohan ini berawal dari salah seorang warga Alang Lawas Padang yag bernama Rika, yang mengaku mendapatkan selebaran bertuliskan surat kuasa e-KTP Voucher berlogo Garuda Pancasila diterbikan World Bank Union Switzerland.

Dalam selebaran tersebut dijanjikan setiap bulan ia akan mendapatkan uang tunai sebesar 1.200 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 15.600.000 per bulan setelah mengisi formulir dan menyerahkan fotokopi KTP.

"Katanya ini harta warisan Soekarno dan dijanjikan akan dikirim ke rekening tiap bulan, tapi waktu saya tanya apakah ada izin dari lurah, orang yang membagikan selebaran mengelak," kata dia lagi.

Di Pasar Tabing, Kecamatan Koto Tangah pada Senin (31/7) dilaporkan juga ada pengumpukan fotokopi KTP warga dengan iming-iming mendapatkan harta warisan Soekarno. Namun, brosur tersebut segera dikonfirmasi warga ke pihak kelurahan dan dinyatakan tidak benar. (*)

Sumber: ANTARA

#Emas #Harta Karun #Presiden Soekarno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini, 21 Juli 2026 Lengkap dengan Perbandingan Kemarin
Pegadaian menyediakan produk Galeri24 mulai kuantitas 0,5 gram hingga ukuran terbesar 1.000 gram (1 kilogram)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini, 21 Juli 2026 Lengkap dengan Perbandingan Kemarin
Indonesia
Prabowo Senang Bank Emas Kelola 153 Ton Emas Senilai Rp 358 Triliun
Jumlah 153 ton emas itu memiliki kisaran nilai sekitar 20 miliar dolar AS ( Rp 358 triliun), sebuah prestasi yang telah dilirik oleh komunitas global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Senang Bank Emas Kelola 153 Ton Emas Senilai Rp 358 Triliun
Berita
11 Platform Investasi Emas Online Pilihan, dari Pegadaian Digital hingga Broker Forex
Daftar 11 platform investasi emas online seperti Pegadaian Digital, Antam BRANKAS LM, Pluang, Treasury hingga Bareksa Emas. Simak pilihan dan perbedaannya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
11 Platform Investasi Emas Online Pilihan, dari Pegadaian Digital hingga Broker Forex
Indonesia
Harga Emas Hari ini 18 Juli 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kompak Naik
Harga emas 18 Juli 2026 kembali naik. Emas Galeri24, Antam, dan UBS dijual mulai dari Rp 2.575.000 per gram.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Harga Emas Hari ini 18 Juli 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kompak Naik
Indonesia
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Tim Gabungan Polri dan Polda Metro Jaya menyerahkan barang bukti kasus eks Jampidsus ke Kejagung. Hasil uji menunjukkan emas 74 kg dan USD asli, sementara konfirmasi dolar Singapura masih menunggu.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Indonesia
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Polisi melimpahkan Don Ritto ke Kejagung. Barang bukti 74 kg emas dan uang Rp 536 miliar ikut diserahkan.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Indonesia
Pegadaian Kebut Hasil Lab Tes Kadar Emas 74 Kg Brankas Eks Jampidsus, Paling Lama 2 Hari
Laboratorium Pegadaian kebut hasil uji keaslian 74 kg emas sitaan dari brankas eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Pegadaian Kebut Hasil Lab Tes Kadar Emas 74 Kg Brankas Eks Jampidsus, Paling Lama 2 Hari
Indonesia
Warga Negara China Ditangkap di Bandara Aceh Diduga Selundupkan 2.989 Gram Emas
Berdasarkan harga referensi Kementerian Perdagangan, nilai dua batang emas tersebut diperkirakan mencapai Rp 7,254 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Warga Negara China Ditangkap di Bandara Aceh Diduga Selundupkan 2.989 Gram Emas
Indonesia
Harga Emas Antam Selasa 30 Juni 2026 Turun Lagi, Cek Rincian Pajak PPh 22
Nominal transaksi perdagangan batangan memiliki sifat fluktuatif serta dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Harga Emas Antam Selasa 30 Juni 2026 Turun Lagi, Cek Rincian Pajak PPh 22
Indonesia
Harga Emas 11 Juni 2026: UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun, Cek Daftar Lengkapnya
Harga emas 11 Juni 2026 untuk UBS, Antam, dan Galeri24 kompak turun. Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Emas 11 Juni 2026: UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun, Cek Daftar Lengkapnya
Bagikan