Woody Allen Segera Pensiun dari Dunia Film

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 29 Juni 2022
Woody Allen Segera Pensiun dari Dunia Film

Woody Allen ingin segera pensiun. (Foto: YouTube/CinemoiFrenchFilm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUTRADARA kenamaan Woody Allen mengatakan akan membuat film baru di Paris pada musim gugur ini. Kabar ini beredar di tengah banyak kecaman orang kepada dirinya atas tuduhan pelecehan seksual terhadap Dylon Farrow, putri adopsinya. Film itu mungkin akan menjadi yang terakhir darinya.

Dalam wawancara langka bersama aktor Alec Baldwin, sutradara berusia 86 tahun itu berdiskusi tentang karier dan buku 'Zero Gravity', koleksi esai humor yang ditulisnya.

"Banyak gairah yang sudah hilang," kata Allen menanggapi pertanyaan seputar pembuatan film, seperti dilaporkan Antara (29/6).

"Ketika saya membuat film, itu akan masuk ke bioskop di penjuru negara. Kini membuat film hanya akan tayang dua minggu di bioskop, mungkin enam pekan, atau empat pekan, langsung tayang di streaming atau pay-per-view. Buat saya itu tidak sama menyenangkan seperti dulu," tambahnya.

Tapi Allen tidak memberi detail lengkap mengenai film barunya. Jika terwujud, film itu akan menjadi karyanya yang ke-50.

Baca juga:

Woody Allen Sebut Film Dokumenter HBO 'Allen v. Farrow' Sebagai Serangan

Tak temukan lagi gairah membuat film. (Foto: YouTube/Cinedigm)

Banyak selebritas dan eksekutif di Hollywood menjauh dari Allen setelah gerakan #MeToo menjadi global pada 2017. Tagar itu mengemuka ketika skandal pelecehan seksual di dunia hiburan terkuak. HBO menayangkan serial 'Allen vs Farrow' mengenai tuduhan pelecehan seksual terhadap Allen. Tayangan itu diputar pada 2021.

Terkait tudingan pelecehan seksual terhadap putri adopsinya, Dylan Farrow, yang terjadi pada 1992, sutradara pemenang empat Piala Oscar itu membantahnya berkali-kali dalam berbagai kesempatan.

Namun Baldwin, yang membintangi tiga film Allen, sama sekali tidak membahas topik pelecehan seksual dalam wawancara yang tayang di Instagram Baldwin.

Baca juga:

Woody Allen Ikut Bicara Soal Skandal Seks Harvey Weinstein

Akan buat film terakhir sebelum putuskan pensiun. (Foto: YouTube/take2markTV)

Ketika ditanya tentang karier sutradara filmnya, Allen mengatakan bahwa dirinya akan pensiun dalam waktu dekat.

“Ada perasaan yang menyenangkan mengetahui bahwa 500 orang menonton film yang saya buat. Saya tidak tahu bagaimana perasaan saya tentang membuat film. Saya akan membuat yang lain dan saya akan melihat bagaimana rasanya,” tandasnya. (waf)

Baca juga:

Jennifer Garner dan Mark Ruffalo Reunian dalam Film 'The Adam Project'

#Hollywood #Sutradara #Pelecehan Seksual
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Fun
Audisi James Bond Dimulai, MGM Studios Gandeng Nina Gold Cari Sosok Penerus Daniel Craig
Amazon MGM Studios resmi memulai audisi James Bond terbaru.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Audisi James Bond Dimulai, MGM Studios Gandeng Nina Gold Cari Sosok Penerus Daniel Craig
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Indonesia
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Pendiri Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, AS, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan santriwati. Polisi ungkap modus doktrin kepatuhan dan buka posko aduan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Bagikan