Wisata Alam Tidak Perlu Jauh-jauh, Ke Mulyaharja di Bogor Aja

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 27 November 2020
Wisata Alam Tidak Perlu Jauh-jauh, Ke Mulyaharja di Bogor Aja

Hamparan sawah di Mulyaharja, Bogor (Foto: kotabogor.go.id / Prokompim Bogor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGAIMANA rasanya panen padi di salah satu titik paling indah di Kota Bogor? Area persawahan Kampung Ciharashas, Mulyaharja, Bogor Selatan tersebut memang memiliki pemandangannya luar biasa.

Sebelumnya, Mulyaharja sempat menjadi salah satu kelurahan termiskin karena ada penyakit marasmus, bayi kurang gizi. Namun kini Pemerintah Kota Bogor tengah serius menggarap tempat itu menjadi destinasi wisata alam. Diharapkan dengan bergeraknya ekonomi setempat, lokasi tersebut dapat menjadi kelurahan termakmur di Kota Bogor.

Baca juga:

Tren Wisata Domestik dan Alam akan Jadi Tren di 2021

Di Kampung Ciharashas, Mulyaharja, masih terdapat lahan pertanian sekitar 23 hektare. Di mana, 3,5 hektare diantaranya merupakan lahan padi organik. Lokasi tersebut seperti 'surga' yang tersisa. Pemkot akan memastikan surga yang tersisa ini digarap maksimal.

Panen padi di tempat terindah di Bogor (Foto: kotabogor.go.id / Prokompim Bogor)
Panen padi di tempat terindah di Bogor (Foto: kotabogor.go.id / Prokompim Bogor)

Kota Bogor arahnya memang bukan sebagai produsen pertanian lantaran lahan murni pertanian hanya tersisa 132 hektare. Namun, dengan melestarikan kawasan yang tersisa dan mengembangkannya, bukan saja dapat mensejahterakan petani, tapi mensejahterakan warga sekitar.

Perjalanan Wisata Alam

Wali Kota Bogor Bima Arya memang tengah membuka potensi destinasi wisata alam yang aman dan sehat di era pandemi COVID-19 ini. Setelah sebelumnya menyuguhkan wisata rafting dan camping di kawasan Sukaresmi, Tanah Sareal, terbaru Bima Arya menunjukan aktivitas yang tak kalah seru di kawasan Mulyaharja, Bogor Selatan, yakni trekking menyusuri perkebunan, bukit, berjemur lalu diakhiri dengan panen padi organik dan ngaliwet di tengah sawah.

Baca juga:

Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang

Trekking di area pedesaan itu menempuh total jarak 7 kilometer dengan titik start di area Bogor Green Forest, Pamoyanan. Waktu yang ideal adalah pukul 06.30 WIB, ketika sinar matahari masih ramah. Dari sana, kamu bisa melintasi berbagai medan ringan yang dirimbuni pepohonan.

Melewati kilometer pertama, trek mulai menanjak. Namun kamu dimanjakan dengan ilalang dan pemandangan Kota Bogor dari ketinggian. Terlebih, panorama Gunung Salak akan turut melengkapi kesegaran pagi. Mendekati titik akhir usai melalui berbagai trek yang menanjak, menurun terjal, jembatan bambu, jalan setapak dan sesekali melintasi pemukiman warga, akhirnya kamu akam mulai disuguhkan dengan hamparan persawahan yang hijau.

Pemkot Bogor kucurkan dana untuk wisata alam di Mulyaharja (Foto: kotabogor.go.id / Prokompim Bogor)
Pemkot Bogor kucurkan dana untuk wisata alam di Mulyaharja (Foto: kotabogor.go.id / Prokompim Bogor)

Kamu bisa menikmati berbagai minuman dan makanan khas Bogor, seperti bajigur, aneka rebusan, nasi liwet hingga durian. Menu nasi liwet yang disajikan warga setempat cukup beragam, mulai dari tumis jantung pisang, pepes tahu, teri, jengkol, dan cungkring.

Usai makan, aktivitas bisa dilanjutkan dengan memanen padi organik yang menjadi ikon Kampung Ciharashas, Mulyaharja, Bogor Selatan. Dengan lokasi yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, kamu bisa mendapatkan pengalaman baru wisata alam yang cenderung lebih aman dilakukan pada masa pandemi ini. (Aru)

Baca juga:

Melalui Konten Digital, Kemenparekraf Promosikan Lima Destinasi Wisata

#Wisata #Tempat Wisata Bogor
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Bagikan