WHO Tetapkan Status Darurat Global untuk Virus Zika

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 05 Februari 2016
WHO Tetapkan Status Darurat Global untuk Virus Zika

Foto Pinterest

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan - Merebaknya virus Zika yang mengakibatkan mikrosefalus kondisi di mana bayi lahir dengan kepala lebih kecil dan perkembangan otak yang tidak normal membuat Organisasi Kesehatan Dunia, WHO menetapkan status darurat global terhadap serangan virus Zika.

Seperti yang dilansir BBC, sejumlah tempat menetapkan kondisi darurat dan para dokter menggambarkan sebagai "pandemi yang berkembang" dan sejumlah negara meminta para perempuan untuk menunda kehamilan hingga virus ini mampu ditekan perkembangannya.

"Saya sekarang menyatakan, sejumlah kasus mikrosefali dan kelainan neurologis lainnya dilaporkan di Amerika Latin, mengikuti kasus yang sama di Polinesia Prancis pada tahun 2014 merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian global," kata Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan, seperti dikutip dari BBC, Selasa (2/2).

Untuk saat ini Chan mempreoritaskan perlindungan ibu hamil dan bayi mereka dari serangan virus Zika, dan mneyatakan agar dunia segera mengambil tindakan.

Seperti yang dikutip dari web Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Virus Zika merupakan salah satu virus dari jenis Flavivirus. Virus ini memiliki kesamaan dengan virus dengue, berasal dari kelompok arbovirus.

Virus Zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang menjadi vektor penyakit Zika adalah nyamuk Aedes, Virus zika juga bisa ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya selama masa kehamilan.

BACA JUGA:

  1. WHO: Ancaman Virus Zika Semakin Mengkhawatirkan
  2. Waspada Virus Zika, Ini Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
  3. Menteri Susi: Pelaku Illegal Fishing Juga Menyebar Virus AIDS
  4. Virus MERS Renggut 19 Korban Jiwa di Arab Saudi
  5. Perdana Menteri: Korsel Sudah Bebas dari Virus MERS

 

#Penyebaran Virus #Virus Zika
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Bagikan