WHO Tetapkan Kecanduan Main Gim Sebagai Penyakit

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 30 Mei 2019
WHO Tetapkan Kecanduan Main Gim Sebagai Penyakit

Ilustrasi bermain gim (Sumber: Pixabay/Chanzj)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI era perkembangan digital yang semakin pesat, gim memang menjadi masalah serius. Banyak anak muda tak bisa lepas dari kebiasaan ini. Alhasil banyak orang tua khawatir dan berusaha menjauhkan anaknya dari gim.

Nah, dilansir dari Antaranews, belum lama ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah melakukan sebuah pertemuan. Hasilnya, WHO menetapkan kalau kecanduan gim adalah sebuah penyakit modern.

Gip Pokemin Go (Sumber: Pixabay/Mimzy)
Gip Pokemin Go (Sumber: Pixabay/Mimzy)

Salah satu perwakilan WHO, Tarik Jasarevic mengatakan kalau penetapan ini didasari dengan sejumlah peninjauan dan bukti. Selain itu terdapat juga persetujuan umum dari para ahli di seluruh dunia.

"Pola perilaku main game ditandai dengan gangguan kontrol, menomorsatukan gim dibanding tanggung jawab yang lain dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sekolah, bekerja dan memenuhi janji-janji sosial," katanya.

Menurut para ahli WHO, perilaku bermain gim tidak bisa disamakan dengan penggunaan internet, media sosial, judi darling dan belanja online. Tidak ada data yang cukup kalau ketergantungan selain gim adalah perilaku kecanduan.

kecanduan gim menjadi salah satu penyakit (Sumber: Pixabay/ArtificialOG)
kecanduan gim menjadi salah satu penyakit (Sumber: Pixabay/ArtificialOG)

Hanya saja dalam pertemuan tersebut, tak semua peneliti sepakat kalau sering main gim merupakan bentuk kecanduan. Salah satunya peneliti bernama Michelle Carras. Menurutnya, sering bermain gim, hanya berdampak meghabiskan waktu, sama halnya dengan aktivitas lain seperti penggunaan internet.

Daripada memilih gim, Carras dan yang lainnya mendukung gagasan yang lebih luas yangki ketergantungan teknologi secara umum. Karena ada beberapa kesamaan yang ada pada pengguna internet, media sosial dan gim.

#Game Online #WHO
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
WHO menyatakan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius resmi berakhir. Sebanyak 13 kasus terkonfirmasi dengan 3 kematian, lebih dari 650 kontak ditindaklanjuti.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
Lifestyle
Kabar Gembira, Pengembang Buka Pra Registrasi Gim Mobile Maple Haven City Rush
Pemain juga ditantang untuk mengoleksi koin sebanyak-banyaknya sambil mengeksplorasi jalur-jalur dengan rintangan yang beragam di jalan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Kabar Gembira,  Pengembang Buka Pra Registrasi Gim Mobile Maple Haven City Rush
Dunia
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Suhu panas ekstrem tercatat terjadi di Jerman, Polandia, dan Rpublik Ceko.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Lifestyle
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Pencegahan utama hantavirus dilakukan dengan menghindari kontak dengan tikus, urine, kotoran, dan lingkungan yang terkontaminasi tikus.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Dunia
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
 Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Dunia
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
WHO telah mengirim tim ahli ke Uganda sejak Januari untuk membantu pemerintah setempat menangani wabah.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
Dunia
WHO Sebut Total 11 Kasus Hantavirus Dilaporkan dari MV Hondius
MV Hondius kini berlayar kembali ke Belanda. Di sana, kapal pesiar itu akan dibersihkan dan didisinfeksi.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 WHO Sebut Total 11 Kasus Hantavirus Dilaporkan dari MV Hondius
Bagikan