WHO: Hampir Semua Orang di Gaza Kelaparan
Anak-anak terlihat di antara reruntuhan setelah serangan udara Israel di kota Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, Selasa (2/4/2024). (ANTARA/Xinhua/am)
MERAHPUTIH.COM - SITUASI di Gaza tidak manusiawi. Hampir semua penduduk di Jalur Gaza mengalami kelaparan. Demikian diungkapkan Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)Tedros Adhanom Ghebreyesus.
"WHO menyerukan akses segera untuk semua bantuan kemanusiaan, dimulai dengan makanan dan obat-obatan bagi anak-anak yang sangat kekurangan gizi, yang memerlukan penanganan darurat," ujar Ghebreyesus di platform X, Kamis (17/10).
Badan Kesehatan Dunia itu terus menyerukan gencatan senjata karena ‘obat terbaik ialah perdamaian’. Israel telah memberlakukan blokade di Gaza sejak 2006. Tindakan itu, oleh banyak pihak, digambarkan sebagai penjara terbuka terbesar di dunia.
Baca juga:
Israel melanjutkan serangan brutal di Gaza setelah serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Lebih dari 42.400 orang telah tewas, sebagian besar ialah perempuan dan anak-anak, serta lebih dari 99.100 terluka. Serangan Israel telah menyebabkan hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi di tengah blokade yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.(*)
Baca juga:
Serangan Israel, tak Ada Makanan Bergizi buat Anak-Anak Gaza
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina