WHO: Ancaman Virus Zika Semakin Mengkhawatirkan

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 29 Januari 2016
WHO: Ancaman Virus Zika Semakin Mengkhawatirkan

Ilustrasi Nyamuk: Foto: Pinterest

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan - Sejak Mei 2015, Brazil melaporkan kasus virus Zika yang melanda negara mereka, virus ini disebut-sebut sebagai penyebab bayi di Brasil yang lahir dengan ukuran otak lebih kecil yang dikenal sebagai microcephaly.

Seperti yang dilansir BBC, WHO memperkirakan 1.5 juta orang di Brazil telah terkena virus Zika. Meski begitu, kolerasi anatar microcephaly dengan virus Zika masih harus diteliti lagi tapi kuat dugaan Zika adalah penyebab microcephaly.

Untuk itu, WHO menyatakan ancaman Virus Zika telah berkembang dari tingkat menengah jadi tingkat yang mengkhawatirkan yang berakibat serius.

Virus Zika merupakan salah satu virus dari jenis Flavivirus. Virus ini memiliki kesamaan dengan virus dengue, berasal dari kelompok arbovirus.

Virus Zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang menjadi vektor penyakit Zika adalah nyamuk Aede.

Akibat virus ini, pemerintah Brazil dan negara Amerika Latin lainnya meminta agar para wanita menunda kehamilan mereka sampai waktu yang belum ditentukan.

Pada pertemuan Senin (1/2) mendatang, anggota satgas khusus akan menggelar pertemuan untuk memutuskan apakah Zika sudah masuk kategori darurat global atau belum.

BACA JUGA:

  1. Menteri Susi: Pelaku Illegal Fishing Juga Menyebar Virus AIDS
  2. Virus MERS Renggut 19 Korban Jiwa di Arab Saudi
  3. Perdana Menteri: Korsel Sudah Bebas dari Virus MERS

 

 

 

#Virus Zika #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Bagikan