Musik

'Weather Srike', Kolaborasi Perlawanan dari Tom Morello dan Pussy Riot

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Mei 2021
'Weather Srike', Kolaborasi Perlawanan dari Tom Morello dan Pussy Riot

Tom Morello berkolaborasi dengan Pussy Riot rilis single perlawanan. (Foto: indiehoy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH kolaborasi tak terduga dan pastinya mengejutkan penggemar. Gitaris band Rage Against The Machine (RATM) Tom Morello berkolaborasi dengan unit punk rock asal Rusia, Pussy Riot. Menghasilkan sebuah single bernuansa rock menghentak sarat isu perlawanan pada pemerintah berjudul Weather Strike.

Baca juga:

Alien Radio, Teka-Teki Proyek Terbaru Coldplay

'Weather Srike', Kolaborasi Perlawanan dari Tom Morello dan Pussy Riot
Video musik 'Weather Strike' bisa disaksikan eksklusif di YouTube. (Foto: YouTube)

Pentolan Pussy Riot Nadya Tolokonnikova mengatakan, “Bagi Tom dan aku, politik selalu terkait erat dengan musik kami, seperti dua strip Mobius. Merupakan suatu kehormatan untuk berkolaborasi dan berteman dengan Tom. Aku merasa kuat, diberdayakan, didukung, dilihat, dihormati, ketika aku bekerja dengan Tom.”

Nadya menggambarkan lagu Weather Strike sebagai jalur utopia. "Kami dengan lantang menyatakan masa depan yang ingin kami lihat: sistem alternatif keamanan publik di mana kekerasan polisi tidak lagi menjadi masalah, kegembiraan terkahir dari pemberontakan dan menolak ketidakadilan, jelasnya”

Lagu yang memiliki lirik bahasa Inggris dan Rusia ini menampilkan baris-baris kalimat penuh semangat seperti. “I’m sorry I just puked on your police suit/ (you) touched me and I vomited, so cute/ You’d better call me daddy but don’t shoot/You’d better call me mami when you lick my boot”.

View this post on Instagram

A post shared by Tom Morello (@tommorello)

Dari segi musik Weather Strike menggabungkan permainan gitar rock ala Morello di RATM dengan nuansa electro-pop dan punk rock. Selain itu, lagu ini menyusul mini album Pussy Riot Panic Attack yang berisikan tiga lagu, di antaranya Toxic, Sexist, dan Panic Attack.

Pussy Riot telah merilis sejumlah single sepanjang tahun 2021 sejauh ini, termasuk kolaborasi dengan Dorian Electra, Siickbrain, dan HOFMANNITA. Pada bulan Februari mereka merilis Rage, lagu yang menyerukan pembebasan kritikus Vladimir Putin terkemuka Alexei Navalny dari penjara.

Sementara itu, Tom Morello bersiap untuk tur reuni yang ditunda dengan Rage Against The Machine. Tanggal untuk pertunjukan tersebut baru-baru ini dijadwalkan ulang, dan nampaknya reuni yang dinantikan itu akan berlangsung pada 2022. (far)

Baca juga:

Tame Impala, The Kid LAROI , Tones And I Menang di APRA Awards 2021

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
D.O. EXO menghadirkan “Guitarist” sebagai lagu utama mini album DOPAMINE, menggunakan metafora gitar untuk menggambarkan tumbuhnya ketertarikan dan rasa cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
ShowBiz
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
Trainee JKT48 Gen 13 dan Gen 14 menghadirkan single “Bagai Cinta Pertama” yang bercerita tentang keberanian mendekati orang yang disukai.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
ShowBiz
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'
Reality Club merayakan satu tahun album keempat Who Knows Where Life Will Take You? lewat live session yang membawakan 10 dari 13 lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'
ShowBiz
Ziva Magnolya Hadirkan 'Pelindungmu', Lagu tentang Ketulusan Menjaga Orang Tercinta
Ziva Magnolya menghadirkan 'Pelindungmu', lagu tentang ketulusan menjaga, menemani, dan tetap berada di sisi orang terkasih dalam berbagai keadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Ziva Magnolya Hadirkan 'Pelindungmu', Lagu tentang Ketulusan Menjaga Orang Tercinta
ShowBiz
Nicole Robertson Hadirkan 'Narcissist', Kisah tentang Sulitnya Meninggalkan Hubungan Tak Sehat
Nicole Robertson menghadirkan single 'Narcissist' dengan warna alternative R&B, mengangkat kisah sulitnya meninggalkan hubungan yang sudah tidak sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Nicole Robertson Hadirkan 'Narcissist', Kisah tentang Sulitnya Meninggalkan Hubungan Tak Sehat
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
Menurut Uan, ada kendala terkait dengan pembayaran bagasi serta kepastian penginapan yang menjadi bagian dari kebutuhan perjalanan mereka menuju Batam.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Uan Kaisar Ungkap Alasan
ShowBiz
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
Lagu 'Anak Kampung” kembali viral di TikTok. Versi Bulan Triana yang dirilis pada 2021 telah digunakan sekitar 1,5 juta kali, termasuk oleh Hearts2Hearts.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Lirik Lagu 'Anak Kampung' yang Viral TikTok, Dipakai Dance oleh Personel Hearts2Hearts
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
Festival ini kembali menempatkan diri sebagai ruang pertemuan bagi berbagai elemen dalam ekosistem musik Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
ShowBiz
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Kevin Parker Tame Impala untuk sementara berhenti melayani permintaan foto dan tanda tangan di hotel, bandara, serta area parkir konser.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
ShowBiz
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
Jangar merilis single 'Air Keras' sebagai pembuka menuju album kedua, Raja Pasir. Lagu ini mengangkat isu tindakan represif dan kekuasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketika Kuasa Membatasi Kebebasan, Jangar Suarakan Kritik Lewat Lagu 'Air Keras'
Bagikan