Waspadai Jenis Alergi yang Orang Jarang Disadari

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 02 Oktober 2019
Waspadai Jenis Alergi yang Orang Jarang Disadari

Alergi bisa menyebabkan kematian (Foto: Pixabay/Parentingupstream)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ALERGI memang umum terjadi pada sebagian orang. Kebanyakan dari mereka mengidap alergi tertentu seperi makanan laut atau produk yang mengandung susu. Reaksinya pun beragam. Ada yang hanya gatal biasa. Ada juga reaksi yang mengakibatkan tertutupnya saluran pernapasan. Bahkan alergi bisa menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani. Tetapi kini sudah banyak obat alergi beredar di pasaran.

Melansir dari benenden.co.uk, ada beberapa jenis alergi yang jarang diketahui banyak orang. Gejalanya sama seperti alergi pada umumnya, tetapi penyebabnya seringkali tidak terdeteksi. Sebaiknya kamu melakukan test alergi se dini mungkin agar jika terjadi pun kamu sudah mengetahui cara mengatasinya.

Baca Juga:

Menangis Bikin Lelah Tapi Menghilangkan Stres

1. Sentuhan

sentuhan
Orang lain belum tentu lebih bersih dari kita (Foto: Pixabay/jarmoluk)


Pernah mengalami gatal-gatal luar biasa? Atau tiba-tiba kamu pingsan tanpa sebab dan terdapat ruam merah di sekujur tubuh? Beberapa orang mengalami hal ini. Ternyata bersentuhan dengan orang asing bisa menimbulkan alergi. Jangankan dengan orang asing, dengan teman sendiri pun kemungkinan terjadi alergi juga sangat besar. Kita tidak bisa menjamin kebersihan orang lain. Selalu sedia cairan antiseptik agar tubuh selalu higienis.

2. Air

air
Sayang yang mengidap alergi air tak bisa traveling alam. (Foto: Pexels/Oliver Sjöström)


Meskipun alergi ini masuk kategori langka. Namun bersentuhan dengan air menjadi petaka yang membawa alergi ini. Orang yang mengidap alergi air tidak bisa mandi sama sekali. Rasa gatal serta beruntusan muncul jika terkena air. Sayangnya belum ada obat yang bisa menyembuhkan alergi ini meskipun ada salep yang bisa mengurangi rasa gatal.

Baca Juga:

Ada 3 Jenis Sakit Kepala, Kenali Perbedaannya

3. Sinar Matahari

alergi
Penderita alergi sinar matahari seperti vampire saja. (Foto: Pexels/Pixabay)


Beberapa orang memang terlahir dengan epidermis yang sangat sensitif. Bahkan mereka bisa mengalami alergi hanya karena terpapar sinar matahari. Tubuh orang penderita alergi sinar matahari akan mengeluarkan histamine yang membuat reaksi alergi terjadi. Akibatnya bisa timbul ruam merah atau pingsan. Penggunaan tabir surya dengan SPF tinggi bisa bantu mencegah terjadinya alergi. Mungkin sebenarnya vampire dan dracula mengidap alergi jenis ini.


4. Olahraga

perempuan
Alergi olahraga bisa menyebabkan gangguan pencernaan (Foto: Pixabay/StockSnap)


Olahraga memang menyehatkan tubuh. Kamu perlu menggerakan tubuh secara berkala untuk mengurangi kadar lemak dan mengeluarkan sel radikal melalui keringat. Tetapi ternyata ada orang yang mengidap alergi olahraga. Reaksinya berupa muncul beruntusan di sekujur kulit dan pencernaan menjadi tidak lancar. Bahkan ada beberapa yang sampai tak sadarkan diri karena saluran pernapasannya tertutup. (mar)


Baca Juga:

Berendam Dalam Bathtub Bisa Mengurangi Stres, Ini Alasannya

#Alergi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan