MerahPutih.com- Jumlah pasien Virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah 5.085 orang, per Selasa (19/7). Sehingga, hari ini total ada 6.143.431 kasus positif.
Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 2.596 orang, sehingga total pasien sembuh ada 5.955.577 orang.
Baca Juga:
Sedangkan, pasien yang meninggal bertambah 6 orang, sehingga total ada 156.865 pasien COVID-19 yang meninggal.
DKI Jakarta kembali menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 2.485. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 971 kasus, kemudian Banten dengan total 649 kasus.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menekankan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak meremehkan penularan COVID-19 meski saat ini angka kematian di Indonesia jauh lebih rendah.
“Pandemi masih ada, itu berarti kemungkinan bisa terjadi ada penambahan kasus baru atau juga terjadi dorongan yang disebut dengan fluktuasi,” kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam Siaran Sehat Bersama Dokter Reisa yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (18/7).
Baca Juga:
Varian Baru COVID-19 Muncul, Masyarakat Diminta tidak Panik tapi Tetap Waspada
Syahril menekankan pandemi COVID-19 di Indonesia saat ini masih terkendali. Buktinya berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 per 16 Juli 2022, kasus kematian naik enam kasus dari hari sebelumnya.
Walaupun demikian, angka kematian yang rendah harus tetap disikapi dengan kewaspadaan dan tidak diremehkan karena penularan COVID-19 masih terjadi dalam skala dunia.
Kemenkes meminta setiap pihak harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.
Hal lain yang perlu diwaspadai, yakni keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR) beserta tren kenaikan kasus terkonfirmasi positif yang menunjukkan adanya kondisi naik-turun setiap harinya.
Syahril memprediksi dikarenakan adanya subvarian BA.4 dan BA.5, puncak gelombang selanjutnya akan terjadi di sekitar minggu ketiga atau keempat Juli 2022. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Ratusan Warga Tiongkok Idap Diabetes Pasca-divaksin COVID-19