Teknologi

Waspada Kejahatan Siber di Telegram

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 22 September 2021
Waspada Kejahatan Siber di Telegram

Sejumlah hacker melakukan tindak kejahatan di Telegram (Foto: Pixabay/improvekz123)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APLIKASI chat Telegram yang dikenal aman, dikabarkan menjadi sasaran kejahatan siber. Padahal Telegram sendiri, dikenal dengan privasi dan enkripsi sebagai fitur utamanya.

Namun, fitur-fitur tersebut justru disalahgunakan oleh hacker yang kian menjamur di Telegram. Menurut laporan dari perusahaan keamanan siber Cyberint, peretas berbondong-bondong pindah dari dark web ke Telegram.

Baca Juga:

Telegram Hadirkan Fitur Panggilan Video Grup

hacker
Sejumlah penjahat siber menggunakan telegram untuk melakukan tindakan kejahatan siber. (Foto: Pixabay/b_a)

Adapun tujuan dari peretas tersebut menjual dan berbagi kebocoran data pengguna bocor atau dicuri. Kabarnya, para peretas memilih Telegram lantaran mudah digunakan dan tidak dimoderasi dengan ketat. Sedikit informasi, Telegram memiliki fitur secret chats yang menggunakan enkripsi end-to-end untuk fitur privasi tambahan.

Kendati grup Telegram tak mempunyai fitur yang sama, tapi pengguna tetap harus memiliki link atau undangan untuk dapat bergabung. Menariknya, grup Telegram juga dapat diisi hingga 20 ribu pengguna.

Fitur-fitur tersebut lah yang membuat Telegram diminati oleh para hacker atau penjahat siber lainnya. Menurut Tal Samra, Analis dari Cyberint, mengatakan bahwa penggunaan Telegram untuk aktivitas kejahatan siber meningkat drastis hingga lebih dari 100 persen.

"Layanan pesan terenkripsinya kian populer di kalangan penjahat siber yang melakukan aktivitas penipuan dan menjual data curian. Karena lebih nyaman digunakan dibanding dark web," jelas Samra, seperti yang dikutip dari Mashable.

Rupanya hadirnya para hacker ke Telegram, dipengaruhi oleh WhatsApp. Telegram dan WhatsApp sebelumnya dipilih oleh pengguna, lantaran menghadirkan tingkat privasi yang lebih tinggi dengan enkripsi end-to-end.

Namun, WhatsApp belum lama ini meluncurkan kebijakan privasi yang kontroversial. Ini yang kemudian membuat penggunanya banyak yang beralih ke telegram.

Baca Juga:

Jumlah Pengguna Signal dan Telegram Tiba-tiba Meningkat, Ini Penyebabnya

telegram
Telegram kebanjiran pengguna karena aturan ketat di Whatsapp. (Foto: Unsplash/Daniel Blasco)

Cyberint menemukan istilah hacker, seperti 'email:pass' dan 'Combo' semakin banyak dipergunakan di Telegram. Parahnya, jumlah hacker dikabarkan naik empat kali lipat di tahun 2020 dan 2021.

Selain itu, Cyberint pun menemukan kanal publik dengan nama 'combolist' yang digunakan oknum tak bertanggungjawab untuk menjual berbagai data pribadi curian.

Parahnya, kanal tersebut pernah memiliki 47 ribu anggota, sebelum akhirnya dihapus oleh Telegram, paska menerima laporan dari Financial Times.

Selain itu, Cyberint pun menemukan kanal yang digunakan untuk menjual dokumen pribadi, informasi keuangan, panduan hacking dan sebagainya.

Pada keterangan resminya, Telegram memiliki kebijakan untuk menghapus data pribadi yang dibagikan tanpa izin. Selain itu, Telegram sudah meklaim para moderator mereka sudah menghapus 100 ribu komunitas publik yang dinilai melanggar aturan. (Ryn)

Baca Juga:

Diprotes, WhatsApp Tunda Kebijakan Privasi Baru

#Breaking #Teknologi #Telegram #Hacker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Tekno
iPhone Air 2 Dikabarkan Lebih Tipis, Bawa Baterai Lebih Besar dan Kamera Ganda
iPhone Air 2 kabarnya hadir dengan baterai lebih besar dan kamera ganda. Berikut rumor spesifikasinya.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
iPhone Air 2 Dikabarkan Lebih Tipis, Bawa Baterai Lebih Besar dan Kamera Ganda
Tekno
One UI 9.5 Mulai Diuji di Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A17 5G, ini Detailnya
Samsung Galaxy A57 dan A17 5G kemungkinan bakal dapat update One UI 9. Sebab, software tersebut sedang diuji di kedua HP tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
One UI 9.5 Mulai Diuji di Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A17 5G, ini Detailnya
Tekno
iPhone 18 Mulai Dijual di Indonesia, Seri 15-16 Diskon Jutaan Rupiah. Cek Harga Resmi iBox di Sini!
Banderol iPhone 15 dan 16 diskon jutaan rupiah di iBox per Oktober 2026 seiring dimulainya pre-order seri flagship terbaru iPhone 18 Pro.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
iPhone 18 Mulai Dijual di Indonesia, Seri 15-16 Diskon Jutaan Rupiah. Cek Harga Resmi iBox di Sini!
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Rilis Global 21 Oktober 2026, Bawa Kamera 200MP
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max siap debut global 21 Oktober 2026. HP ini membawa kamera 200MP dan baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Rilis Global 21 Oktober 2026, Bawa Kamera 200MP
Tekno
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy mengeluhkan perubahan warna di sekitar kamera. Namun, penyebabnya sangat sepele.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Dunia
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Penghentian itu dilakukan di tengah kekhawatiran atas penebangan lebih dari 300 hektare hutan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Tekno
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Diprediksi, produk yang akan diluncurkan dalam acara tersebut yakni MacBook Ultra.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Bagikan