Kesehatan

Waspada Cacar Ular, Ini Cara Mengatasinya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 19 Agustus 2019
Waspada Cacar Ular, Ini Cara Mengatasinya

Cacar ular menimbulkan ruam dan bintil pada kulit (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CACAR ular mungkin masih asing di telingamu. Pasti kamu lebih sering mendengar cacar air. Bahkan kebanyakan orang sama sekali belum mengetahui jenis cacar ini. Lalu apa sih cacar ular itu?

Melansir Alodokter, cacar ular atau cacar api dikenal dengan istilah herpes zoster. Cacar ini disebabkan oleh virus Varicella Zoster. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam kulit, dan bintil yang terasa gatal. Cacar ini juga lebih sensitif terhadap sentuhan pada satu sisi tubuh.

Baca juga:

Saat Hamil Terserang Cacar Air? Pastikan Kesehatan Jabang Bayi dan Ibu

Selain itu, ada juga gejala berupa demam, sakit kepala, letih, dan mata sensitif terhadap cahaya atau mudah silau. Kemudian barulah muncul ruam dan bintil berisi air pada satu sisi tubuh. Rasanya gatal dan nyeri.

Jika mengalami keluhan tersebut, kamu harus segera berkonsultasi ke dokter. Sebab dibutuhkan antivirus semisal acyclovir, famciclovir, atau valacyclovir, untuk mengatasi dan mencegah komplikasi.

Namun, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebagai pertolongan pertama. Minimal untuk mengurangi rasa gatal pada cacar air.

1. Kompres dengan air dingin

Air dingin bisa membuat bintil tetap bersih (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Cukup menggunakan air dingin untuk mengurangi rasa gatal cacar air. Kompres bagian kulit yang gatal dengan air dingin. Selain itu, mengompres kulit dengan air dingin bisa membuat bintil tetap bersih.

2.Cukupi kebutuhan istirahat

Tidur malam yang cukup dan tidur siang (Foto: Pexels/Kaboompics.com)

Tanpa menggunakan obat atau alternatif apapun. Cukup dengan beristirahat kamu bisa mengurangi gejala cacar air. Tidurlah 6-9 jam sehari. Lalu, tambahkan dengan tidur siang untuk memenuhi kebutuhan istirahatmu.

Baca juga:

Pakar Sebut Cacar Monyet Sama Seperti Cacar Air

3.Gunakan pakaian yang longgar

Kulit bisa terasa semakin gatal karena gesekan pakaian (Foto: Pexels/Sebastiaan Stam)

Saat terkena cacar, kulit bisa terasa makin sakit karena gesekan pakaian. Oleh karena itu, gunakan pakaian yang longgar dan berbahan lembut. Sehingga kulit kamu pun akan terlindungi dari gesekan pakaian.

4. Oleskan losion calamine

Oleskan losion setelah mandi agar hasil lebih maksimal (Foto: Pexels/Linda Prebreza)

Mengoleskan area ruam dengan losion dapat meredakan gatal karena cacar ular. Oleskan losion ini setelah mandi agar hasilnya lebih maksimal. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan bergizi. Serta alihkan pikiranmu dengan melakukan beragam aktivitas. Supaya rasa gatal mereda. (ikh)

Baca juga:

Ketika Cacar Air Menjangkit saat Vakansi

#Kesehatan #Kesehatan Kulit #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Dampaknya bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan, terlebih jika paparan berlangsung dalam waktu lama.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Dampaknya bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Bagikan