Headline

Pakar Sebut Cacar Monyet Sama Seperti Cacar Air

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 16 Mei 2019
 Pakar Sebut Cacar Monyet Sama Seperti Cacar Air

Pemeriksaan intensif terhadap warga yang baru saja bepergian dari luar negeri untuk menghindari penyebaran penyakit atau virus tertentu (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pakar penyakit Zoonosis dari UGM, Wayan Artama menilai penyakit Cacar Monyet (Smallpox) serupa dengan cacar biasa pada manusia. Kemiripan keduanya nampak dari gejala muncul dan angka kematian yang disebabkannya.

“Gejalanya hampir sama seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan berlanjut dengan benjolan kecil ke seluruh tubuh. Tapi lebih ringan daripada cacar biasa,” ujar Wayan di Yogyakarta, Rabu (15/5).

Angka kematian kedua penyakit ini juga serupa, yakni berkisar 1-10 persen. Kematian pada penderita terjadi lebih banyak pada penderita yang berumur relatif muda.

Pakar penyakit Zoonosis UGM Wayan Artama
Pakar penyakit Zoonosis UGM Wayan Artama (Foto: Humas UGM)

Ia menegaskan penyebaran virus Cacar Monyet dari manusia ke manusia jarang terjadi. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini menjelaskan penularan penyakit Cacar Monyet lebih banyak ditularkan karena adanya kontak manusia dengan satwa liar, seperti primata dan hewan pengerat.

“Seseorang dapat terjerat penyakit ini karena kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, kulit, dan cutaneus lesion dari satwa liar yang terinfeksi oleh virus ini. Sementara penularan manusia ke manusia masih jarang ditemukan,” jelasnya.

Seperti diketahui seorang warga negara Singapura berkewarganeraan Nigeria terinfeksi cacar monyet pekan lalu. Penderita terjangkit cacar Monyet usai kembali dari di kampung halamannya di Afrika. Sebanyak 23 orang yang telah melakukan kontak dengan penderita saat ini dikarantina.

Dampak pada kulit yang ditimbulkan akibat Cacar Monyet
Dampak pada kulit yang ditimbulkan akibat Cacar Monyet (Foto: antaranews)

Menurut Wayan kejadian penularan Cacar Monyet dari manusia ke manusia di Afrika wajar terjadi. Karena adanya kebiasaan pola makan bushmeat (daging hewan liar). Akibat pola makan ini, Nigeria mengalami wabah monkeypox yang cukup besar pada 2017 lalu.

Wayan pun mengapresiasi langkah cepat pemerintah Indonesia untuk mencegah masuknya virus Cacar Monyet ini. Seperti diketahui Pemerintah sudah memasang alat pendeteksi panas di beberapa Bandara guna mendeteksi setiap pengunjung yang datang.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

#Penyakit Langka #UGM #Penyakit Kulit #Penyebaran Virus
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Indonesia
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Sidang gugatan ijazah Jokowi masih berlanjut. Kedua teman kuliahnya di UGM hadir sebagai saksi di persidangan.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Bagikan