Warner Bros Discovery Digugat karena Sesatkan Investor Soal Hak Siar NBA

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 28 November 2024
Warner Bros Discovery Digugat karena Sesatkan Investor Soal Hak Siar NBA

Warner Bros. Discovery. (Foto: WBD)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang pemegang saham telah menggugat Warner Bros Discovery (WBD), yang akan segera menjadi bekas markas NBA. Hal ini dikarenakan Warner Bros Discovery melanggar undang-undang sekuritas dengan menyesatkan investor tentang dampak hilangnya kesepakatan hak jangka panjangnya dengan NBA.

Pemegang saham bernama Richard Collura itu mengajukan gugatan di pengadilan federal New York untuk mendapatkan status gugatan class action atas nama pemegang saham yang membeli saham WBD antara 23 Februari-7 Agustus 2024. Saat itu WBD mengalami penurunan nilai sebesar USD 9,1 miliar (Rp 144 triliun) di segmen jaringannya.

Berdasarkan kesepakatannya dengan NBA pada tahun 2014, TNT membayar biaya rata-rata tahunan sebesar USD 1,2 miliar (Rp 19 triliun). Pada tahun 2024, NBA mengadakan diskusi lanjutan dengan berbagai mitranya untuk putaran baru kesepakatan hak siar media yang akan berlangsung sekitar satu dekade, demikian diberitakan Deadline, Kamis (28/11).

WBD tidak dapat mencapai kesepakatan baru dengan NBA sebelum jendela negosiasi eksklusifnya berakhir pada bulan April. Hal ini memungkinkan NBA untuk bernegosiasi dengan perusahaan lain untuk konten hak siar olahraganya, termasuk NBC, yang menawarkan untuk membayar biaya rata-rata tahunan sebesar USD 2,5 miliar (Rp 39,6 triliun) dan Amazon, yang menawarkan untuk membayar biaya rata-rata tahunan sebesar USD 1,8 miliar (Rp 28,5 triliun).

Baca juga:

Warner Bros Akan Produksi Ulang Film Pemenang Oscar 'Parasite'

Gugatan tersebut mengklaim terdakwa, yang juga termasuk CEO WBD David Zaslav dan CFO Gunnar Wiedenfels.

Pada dasarnya, dikatakan bahwa WBD secara rutin melebih-lebihkan prospek bisnis dan keuangan WBD secara keseluruhan. Zaslav bahkan menyatakan pada panggilan kuartal pertama bahwa WBD sekarang berada pada pijakan kokoh dengan jalur jelas menuju pertumbuhan. (ikh)

#Warner Bros.
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Tom Hanks akan memainkan peran dalam film Theo of Golden. Novel fenomenal itu segera diangkat ke layar lebar.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
ShowBiz
Scarlett Johansson Dirumorkan Gabung 'The Batman Part II', Bakal Perankan Gilda Dent?
Scarlett Johansson dirumorkan gabung The Batman Part II. Ia disebut akan memerankan Gilda Dent.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Scarlett Johansson Dirumorkan Gabung 'The Batman Part II', Bakal Perankan Gilda Dent?
ShowBiz
Horor hingga Fiksi Ilmiah, Warner Bros. Siapkan 7 Film Besar untuk Paruh Kedua 2026
Warner Bros. Pictures menyiapkan 7 film untuk paruh kedua 2026, dari 'The End of Oak Street', 'Clayface' hingga 'Dune: Part Three'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Horor hingga Fiksi Ilmiah, Warner Bros. Siapkan 7 Film Besar untuk Paruh Kedua 2026
ShowBiz
Warner Bros. Siap Produksi 'Barbie 2', Greta Gerwig dan Noah Baumbach Siapkan Konsep Cerita
Greta Gerwig dan Noah Baumbach dikabarkan telah menyiapkan ide cerita untuk Barbie 2. Warner Bros. kini berpacu menyelesaikan negosiasi sebelum hak film kembali ke Mattel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Warner Bros. Siap Produksi 'Barbie 2', Greta Gerwig dan Noah Baumbach Siapkan Konsep Cerita
ShowBiz
'The Batman Part II' Rilis Teaser Perdana, Robert Pattinson Kembali Jadi Ksatria Kegelapan Februari 2028
Warner Bros merilis teaser perdana The Batman Part II dan mengumumkan jadwal tayang 18 Februari 2028. Robert Pattinson kembali sebagai Bruce Wayne.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
'The Batman Part II' Rilis Teaser Perdana, Robert Pattinson Kembali Jadi Ksatria Kegelapan Februari 2028
Lifestyle
12 Negara Bagian Ajukan Gugatan untuk Hentikan Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros, Bisa Rusak Iklim Usaha
Konsolidasi media terbesar dalam sejarah Hollywood itu akan menghambat persaingan usaha dan menyebabkan kenaikan harga bagi konsumen.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
12 Negara Bagian Ajukan Gugatan untuk Hentikan Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros, Bisa Rusak Iklim Usaha
ShowBiz
Warner Bros Garap Film 'Siren Head', Monster Horor Viral Internet Merambah ke Format Layar Lebar
Siren Head dikenal sebagai sosok predator misterius bertubuh sangat tinggi dan kurus dengan dua sirene menggantikan kepalanya.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Warner Bros Garap Film 'Siren Head', Monster Horor Viral Internet Merambah ke Format Layar Lebar
Lifestyle
Mortal Kombat 3 Resmi Dipersiapkan Warner Bros Setelah Kesuksesan Film Kedua
Mortal Kombat 3 dikabarkan mulai dikembangkan Warner Bros setelah kesuksesan Mortal Kombat 2 di bioskop. Simak bocoran naskah, box office dan karakter
ImanK - Selasa, 12 Mei 2026
Mortal Kombat 3 Resmi Dipersiapkan Warner Bros Setelah Kesuksesan Film Kedua
ShowBiz
Netflix Justru Untung Rp 47,4 Triliun dari Kemenangan Paramount Akuisisi Warner Bros
Meski gagal mendapatkan aset Warner Bros., Netflix tetap menerima breakup fee senilai US$ 2,8 miliar atau sekitar Rp 47,4 triliun dari Paramount Skydance.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
Netflix Justru Untung Rp 47,4 Triliun dari Kemenangan Paramount Akuisisi Warner Bros
Dunia
Netflix Mundur, Paramount Siap Akuisisi Warner Bros Senilai Rp 1.866 Triliun
Netflix resmi mundur karena kesepakatan tersebut sudah tidak lagi menarik secara finansial pada harga tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
 Netflix Mundur, Paramount Siap Akuisisi Warner Bros Senilai Rp 1.866 Triliun
Bagikan