Netflix Mundur, Paramount Siap Akuisisi Warner Bros Senilai Rp 1.866 Triliun

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
 Netflix Mundur, Paramount Siap Akuisisi Warner Bros Senilai Rp 1.866 Triliun

Paramount yang Ogah Kalah Gugat Warner Bros soal Detail Kesepakatan dengan Netflix, Siapkan Perebutan Kekuasaan lewat Proxy Fight.(foto: the Korea times)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — NETFLIX mundur dari proposalnya untuk membeli Warner Bros Discovery. Hal ini membuka jalan bagi Paramount Skydance untuk memenangi persaingan berbulan-bulan dalam memperebutkan salah satu studio paling legendaris di Hollywood. Dilaporkan, kesepakatan yang ditawarkan mencapi USD 111 miliar (sekitar Rp 1.866 triliun).

Warner Bros, yang mulai menawarkan diri untuk dijual tahun lalu, pada Kamis (26/2), menyatakan tawaran terbaru Paramount lebih unggul jika dibandingkan dengan penawaran Netflix. Sementara itu, Netflix menolak untuk menaikkan tawaran mereka. Eksekutif Netflix menyebut mereka tidak menyamai tawaran Paramount karena kesepakatan tersebut sudah tidak lagi menarik secara finansial pada harga tersebut.

Pihak pembeli nantinya akan menguasai studio ikonis tersebut beserta film-film dan jaringan medianya. Akuisisi ini berpotensi mengubah lanskap industri media secara signifikan.

Pada Desember 2025, Warner Bros sempat menyetujui tawaran pengambilalihan dari Netflix untuk sebagian asetnya dalam kesepakatan senilai sekitar USD 82 miliar (sekitar Rp 1.376 triliun), termasuk utang. Paramount kemudian mengajukan proposal tandingan yang sempat ditolak, tapi awal pekan ini mereka menaikkan tawaran sebesar USD 1 per saham.

“Kami yakin transaksi yang kami negosiasikan akan menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan jalur persetujuan regulasi yang jelas. Namun, kami selalu disiplin,” kata co-CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC.

“Mendapatkan perusahaan ini merupakan sesuatu yang menarik jika harganya tepat, bukan sesuatu yang harus dimiliki dengan harga berapa pun,” tambah mereka.

Baca juga:

Netflix makin Agresif, Perbarui Tawaran ke Warner Bros Jadi Rp 1.221 Triliun Tunai



Pengumuman tersebut muncul hanya beberapa jam setelah Sarandos mengunjungi Gedung Putih pada Kamis. Jika disetujui regulator, kesepakatan tersebut akan mengakhiri saga dramatis berbulan-bulan yang berpotensi mengubah wajah Hollywood.

Namun, Jaksa Agung California Rob Bonta menegaskan bahwa potensi merger ini belum final. “Kedua raksasa Hollywood ini belum lolos pengawasan regulasi. Departemen Kehakiman California sedang melakukan investigasi terbuka dan kami akan melakukan peninjauan secara ketat,” ujarnya di media sosial.

Paramount juga memerlukan persetujuan dari Departemen Kehakiman AS serta regulator Eropa.

Kesepakatan antara Paramount dan Warner Bros berpotensi berdampak besar terhadap masa depan salah satu merek berita terbesar AS, yakni CNN. Warner Bros ialah perusahaan induk jaringan tersebut.

Paramount, yang ingin memperkuat posisinya sebagai raksasa Hollywood, didukung miliarder teknologi Larry Ellison dan dipimpin oleh putranya, David Ellison. Pendanaan tawaran Paramount mendapat sorotan karena kedekatan Larry Ellison dengan Presiden AS Donald Trump, yang dikenal sebagai donor besar Partai Republik. Trump kerap mengkritik CNN atas pemberitaannya dan pada Desember lalu menyatakan CNN seharusnya dijual dalam setiap kesepakatan Warner Bros. Ia menyebut pengelola CNN korup atau tidak kompeten dan tidak layak mengelola jaringan tersebut.

Tawaran awal Paramount juga sempat mendapat dukungan dari perusahaan investasi milik menantu Trump, Jared Kushner, yakni Affinity Partners. Namun, firma tersebut mundur pada Desember 2025 setelah muncul sorotan publik.

Jika disetujui regulator, Paramount akan menggabungkan pelanggan streaming HBO Max milik Warner Bros ke dalam portofolionya. Mereka juga akan mengambil alih CNN, Food Network, serta berbagai aset olahraga. Jaringan tradisional Paramount sendiri mencakup Nickelodeon, CBS, dan Comedy Central.

Banyak pihak di Hollywood memandang perang penawaran antara Netflix dan Paramount sebagai pertarungan tanpa pemenang ideal. Kritikus khawatir, jika Netflix yang menang, studio legendaris itu akan tenggelam dalam dominasi raksasa streaming Silicon Valley, mengancam masa depan bioskop.

Namun, merger dengan Paramount pun menimbulkan kekhawatiran terkait dengan koneksi politik perusahaan tersebut dengan pemerintahan Trump, terutama terkait dengan masa depan CNN. Secara keseluruhan, penjualan Warner Bros akan membawa dampak besar bagi industri hiburan Hollywood, termasuk potensi pemutusan hubungan kerja di tengah penurunan produksi yang masih berlangsung.(dwi)

Baca juga:

Warner Bros Tolak Tawaran Paramount meski telah Direvisi, Tetap Pilih Netflix

#Netflix #Warner Bros. #Netflix Beli Warner Bros #Paramount
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
Kim You Jung Bintangi '100 Days of Deception', Drama Netflix tentang Pencopet di Masa Pendudukan Jepang
Kim You Jung membintangi 100 Days of Deception, drama Korea Netflix tentang pencopet yang menjadi mata-mata di masa pendudukan Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kim You Jung Bintangi '100 Days of Deception', Drama Netflix tentang Pencopet di Masa Pendudukan Jepang
ShowBiz
Lim Soo Jung Bintangi 'Daughter', Serial Thriller Netflix tentang Ibu yang Balas Dendam
Daughter akan menjadi serial thriller terbaru Netflix. Lim Soo Jung akan bermain di serial tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Lim Soo Jung Bintangi 'Daughter', Serial Thriller Netflix tentang Ibu yang Balas Dendam
ShowBiz
'Take Charge of My Heart' Tayang 9 Oktober 2026 di Netflix, Kisahkan Cinta Unik antara Jantung Buatan dan Listrik
Chae Soo Bin dan Kim Young Kwang membintangi drama Korea Take Charge of My Heart yang menggabungkan romansa, komedi, dan fantasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Take Charge of My Heart' Tayang 9 Oktober 2026 di Netflix, Kisahkan Cinta Unik antara Jantung Buatan dan Listrik
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
Netflix mengumumkan Arrivals: A New Manifest Mystery segera kembali. Serial ini akan hadir dengan kisah baru.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
ShowBiz
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
Empat film indonesia berikut bisa menjadi rekomendasi tontonan di Netflix.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
ShowBiz
'Delusion', Serial Thriller Kriminal Thailand Terbaru Netflix yang Padukan Misteri dan Drama Keluarga
Netflix menghadirkan Delusion, serial thriller kriminal Thailand yang memadukan misteri, investigasi, kejahatan, dan drama keluarga. Tayang 24 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
'Delusion', Serial Thriller Kriminal Thailand Terbaru Netflix yang Padukan Misteri dan Drama Keluarga
ShowBiz
Anya Taylor-Joy Kembali ke Netflix, Bintangi Serial 'How to Kill Your Family'
Anya Taylor-Joy akan membintangi How to Kill Your Family di Netflix. Serial delapan episode ini diadaptasi dari novel Bella Mackie dan dijadwalkan syuting Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Anya Taylor-Joy Kembali ke Netflix, Bintangi Serial 'How to Kill Your Family'
ShowBiz
Barry Keoghan Kembali Jadi Jonny McGee di Serial Prekuel Top Boy "Jonny Boy"
Aktor Barry Keoghan dikenal melalui film Saltburn dan The Banshees of Inisherin.
Frengky Aruan - Minggu, 30 Agustus 2026
Barry Keoghan Kembali Jadi Jonny McGee di Serial Prekuel Top Boy
Bagikan