MerahPutih.com - Netflix resmi membatalkan rencana akuisisi studio dan bisnis streaming milik Warner Bros. Discovery setelah harga penawaran melonjak akibat persaingan dengan Paramount Skydance.
“Jawaban singkatnya, semuanya soal harga,” kata Chief Financial Officer (CFO) Netflix, Spence Neumann, menjelaskan alasannya batalnya akuisisi kepada media, dikutip dari Antara, Jumat (6/3)
Neumann menegaskan keputusan mundur murni didasarkan pada pertimbangan finansial. Ia menjelaskan bahwa peluang mengakuisisi Warner Bros. sejak awal hanya dipandang sebagai kesempatan tambahan, bukan kebutuhan mendesak bagi Netflix.
Baca juga:
Netflix Mundur, Paramount Siap Akuisisi Warner Bros Senilai Rp 1.866 Triliun
Netflix memang sempat mencapai kesepakatan awal untuk membeli studio dan bisnis streaming Warner Bros. pada Desember 2025. Namun, rencana itu berubah setelah Paramount Skydance menaikkan tawaran akuisisi untuk seluruh Warner Bros. Discovery, membuat Netflix memilih mundur.
Kalah Tawar Malah Untung
Meski gagal mendapatkan aset Warner Bros., Netflix tetap menerima breakup fee senilai US$ 2,8 miliar atau sekitar Rp 47,4 triliun dari Paramount Skydance.
“Sekarang kami melangkah maju dengan 2,8 miliar dolar AS di kantong yang beberapa minggu lalu belum kami miliki,” tandas Neumann.
Baca juga:
Netflix makin Agresif, Perbarui Tawaran ke Warner Bros Jadi Rp 1.221 Triliun Tunai
Proyeksi Pertumbuhan Netflix 2026
Netflix menegaskan pengalaman ini tidak mengubah strategi akuisisi perusahaan. Fokus utama tetap pada pencarian peluang yang dapat mempercepat pertumbuhan bisnis, sekaligus memperkuat investasi konten.
Perusahaan streaming film global itu menargetkan pengeluaran konten sekitar US$ 20 miliar pada 2026, naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya. (*)

