Headline

Warga Korban Gempa Lombok Tolak Bantuan Disalurkan Lewat Pemerintah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 23 Agustus 2018
Warga Korban Gempa Lombok Tolak Bantuan Disalurkan Lewat Pemerintah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara simbolik memberikan 212 Ton logistik ke Lombok (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sebagian warga korban gempa di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat menolak bantuan untuk korban disalurkan lewat pemerintah daerah.

Salah seorang warga Lombok Timur, Masinan mengaku mereka lebih suka bantuan disalurkan melalui relawan atau sukarelawan. Alasannya, jika bantuan disalurkan oleh pemerintah sering terlambat bahkan ditumpuk dulu baru diserahkan ke desa-desa atau daerah yang terdampak gempa.

"Distribusi bantuan itu dibagikan saja melalui relawan dari pemuda di setiap desa," kata Masinan, warga Desa Sugian, Sambalia, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (23/8).

Selain itud, disebutkan pembagian langsung dari pemerintah itu dikhawatirkan tidak sampai ke masyarakat yang membutuhkan yang dampaknya akan menimbulkan keributan sesama warga.

Sukarelawan gempa di Lombok
Para relawan di posko sedang persiapan memasak untuk Dapur Umum INTI bagi korban Gempa Lombok. Foto: Dok INTI

"Bahkan kami curiga bantuan itu ditumpuk begitu saja di kantor desa atau kecamatan," katanya.

Masinan sebagaimana dilansir Antara mengungkapkan pengalaman pada awal gempa 6,9 SR yang menimpa di daerahnya, saat itu sisa logistik berupa terpal dan beberapa dus tidak dikeluarkan juga.

"Akhirnya saya meminta paksa dikeluarkan, dan dibagikan kepada pengungsi," tandasnya.

Ditambahkan, pemuda desa setidaknya mengetahui mana saja warga yang layak diberikan setelah sebelumnya mendapatkan data-data dari pemerintah daerah setempat.

Munawir Haris, warga Dusun Labu Pandan, menyarankan pemerintah setempat hanya memberikan pengawasan saja dan berikan kepercayaan kepada relawan dari warga setempat untuk bekerja memberikan bantuan itu.

"Relawan dari warga akan lebih mengetahui kebutuhan untuk pengungsi," katanya.

Sebelumnya, kata dia, disarankan pemerintah terkait melakukan rapat yang melibatkan warga untuk mengetahui siapa saja yang membutuhkan bantuan logistik.

Seperti diketahui, saat ini bantuan untuk korban gempa Lombok Timur masih dikategorikan minim dibandingkan dengan pengungsi di Lombok Utara. Saat ini, mereka membutuhkan bantuan berupa terpal/tenda, selimut, sembako, air dan popok untuk bayi.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Calon Penonton Bulu Tangkis Kecewa Tiket Habis, Panitia Siapkan Layar Raksasa

#Gempa Lombok #Gempa Bumi #Lombok #Pengungsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Garuda Indonesia juga meningkatkan kapasitas pada empat penerbangan melalui pengoperasian Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Bagikan