Warga Jateng di Kawasan Rawan Longsor Segera Direlokasi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 20 Juni 2016
Warga Jateng di Kawasan Rawan Longsor Segera Direlokasi

Petugas dari Kepolisian, TNI, Basarnas, dan warga masyarakat mencari korban longsor di Purworejo, Jawa Tengah, Senin (20/6). (Foto Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pemerintah akan memprioritaskan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Jawa Tengah. Secepatnya, warga yang tinggal di kawasan rawan longsor akan direlokasi.  

“Masyarakat yang masih tinggal di wilayah rawan dan terancam longsor akan direlokasi secepatnya. Hal ini akan dibicarakan lebih lanjut dengan Bupati setempat di Kebumen, Banjarnegara dan Purworejo,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei sebagaimana disampaikan Sutopo Purwo Nurgoho dalam Konferensi Pers di Graha BNPB, di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (20/6) siang, dikutip dari laman Setkab.

Selain itu, lanjut Sutopo, ahli waris korban longsor juga akan mendapatkan santunan dukacita dari Kementerian Sosial dan Kepala Daerah.

Menurut Sutopo, saat ini data korban longsor mencapai 43 orang tewas dan 19 orang hilang. Ia menegaskan, pendataan masih terus dilakukan, dan pemenuhan kebutuhan korban longsor dan banjir terus dilakukan baik dari perbekalan dan logistic serta peralatan kebutuhan dasar.

Mengenai pendampingan adminstrasi dan managerial, menurut Sutopo, juga dilakukan oleh BNPB kepada daerah. Sementara status tanggap darurat hingga kini masih belum ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah.

“Bupati dan walikota di wilayah terdampak masih mampu menjadi penanggungjawab penanganan bencana, Pemerintah Provinsi  Jawa Tengah dan Pusat terus memberikan pendampingan,” pungkas Sutopo.

Berdasarkan informasi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Sumatera, Jawa, Maluku hingga Papua masih berpotensi tinggi terjadi hujan. BNPB telah menginstruksikan kepada BPBD bersama lembaga terkait didaerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

BACA JUGA:

  1. Pemda dan Semua Lapisan Masyarakat Turun Langsung Tangani Bencana
  2. Pencarian Korban Longsor Jateng Hingga 7 Hari Mendatang
  3. Banjir Disertai Tanah Longsor di Jawa Tengah, Kabupaten Purwerejo Terparah
  4. Duka Mendalam Jokowi Untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Jawa Tengah
  5. Bengawan Solo Siaga, BPBD Terus Evakuasi Korban Banjir

 

#Bencana Alam #Longsor #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Luas Karhutla Papua Selatan Turun Jadi 695 Hektare, BNPB Tetap Waspada
Berdasarkan data per 1 November 2026 pukul 17.00 WIB, terdapat 171 titik api dengan sekitar 253 hektare lahan yang masih belum padam.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Luas Karhutla Papua Selatan Turun Jadi 695 Hektare, BNPB Tetap Waspada
Indonesia
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Bagikan