Warga Bantul Positif COVID-19 Bakal Diberikan Oksigen Gratis

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 06 Agustus 2021
Warga Bantul Positif COVID-19 Bakal Diberikan Oksigen Gratis

Tenaga kesehatan Dinkes Bantul khusus menangani kasus COVID-19 (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyediakan oksigen gratis bagi warga positif COVID-19 yang sedang isolasi mandiri di rumah. Pemberian oksigen gratis akan dilakukan usai pembangunan instalasi oksigen generator rampung.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjelaskan, warga yang hendak meminta oksigen dapat memintanya ke satgas COVID-19 tingkat desa. Satgas yang akan mengisikan oksigen ke instalasi oksigen.

Masyarakat juga dapat meminta oksimeter (alat pengukur oksigen) kepada satgas COVID-19 tingkat desa.

Baca Juga:

Wabup Bantul Positif COVID-19, Berawal dari Hilang Indra Penciuman

"Satgas desa akan kita tingkatkan kapasitas dalam rangka membantu tenaga kesehatan dengan melengkapi peralatan yang untuk pertolongan pertama, yaitu oksimeter dan tabung oksigen, karena pemkab dalam waktu dekat ini akan menyediakan oksigen gratis," katanya di Yogyakarta, Kamis (5/8).

Syaratnya pengisian oksigen gratis adalah membawa tabung sendiri. Pemberian oksigen gratis ini bertujuan untuk menekan kasus kematian pasien COVID-19 yang melakukan isoman di rumah. Tercatat kasus kematian warga COVID-19 yang tengah isoman di rumah sebesar 27 persen.

Ilustrasi - Pengunjung menggunakan masker berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (2/2/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp)
Ilustrasi - Pengunjung menggunakan masker berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (2/2/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp)

Abdul melanjutkan, instalasi oksigen generator yang dibangun di RSUD Panembahan Senopati Bantul akan diujicobakan pada Kamis (5/8) dan diluncurkan pada Jumat (6/8).

Setelah beroperasi nantinya, kabupaten tidak tergantung pada pihak ketiga atau perusahaan yang menyuplai oksigen selama ini.

"Kapasitas produksi sebanyak 500 liter per menit atau equivalen dengan 250 kamar, dan itu kan lebih, sehingga sisanya bisa kita siapkan untuk membantu warga kita yang membutuhkan oksigen, tapi syaratnya harus punya tabung oksigen," katanya.

Baca Juga:

PPKM Diberlakukan, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50%

Ke depan pemerintah desa atau lurah diminta membeli tabung untuk dapat dipinjamkan pada satgas COVID-19 tingkat desa, dan kemudian dari pemkab yang akan mengisi oksigen untuk dimanfaatkan warga yang membutuhkan.

Bupati mengatakan, untuk pengadaan oksimeter dan tabung oksigen kesehatan, desa bisa melakukan refocusing anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) atau memanfaatkan bantuan keuangan dari pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Kasus Kematian COVID-19 Meroket, DIY Dorong Warga Isoman di Selter COVID-19

#COVID-19 #Bantul #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, aksi pembubaran ibadah semestinya dapat dihindari
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Indonesia
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Kombes Ihsan menjelaskan bahwa GMS harus segera melengkapi izin pendirian dan operasional tempat Ibadah.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Bagikan