War Takjil Jalan Sabang: Saat Asap Knalpot Kalah Wangi Sama Aroma Kolak dan Gorengan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
War Takjil Jalan Sabang: Saat Asap Knalpot Kalah Wangi Sama Aroma Kolak dan Gorengan

Pemburu takjil saat hari pertama bulan Ramadhan, di area Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (19/2). (ANTARA/Pamela Sakina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aroma manis kolak pisang legit dan gorengan mulai menari-nari di udara, bertarung sengit dengan kepulan asap kendaraan yang merayap di aspal Jalan H. Agus Salim atau akrab dikenal Jalan Sabang. Di bawah langit sore yang perlahan meredup, Jalan Sabang pada Kamis (19/2) bertransformasi menjadi panggung sandiwara rasa.

Bukan suara klakson yang menjadi primadona, melainkan bunyi sutil saat beradu dengan wajan panas, menggoreng mimpi-mimpi para pejuang puasa yang sudah tak sabar menanti azan maghrib berkumandang.

Serbuan Karyawan dan Fenomena Gorengan Ludes

Sejak pukul 16.00 WIB, arus manusia mulai memadati trotoar. Mayoritas pengunjung merupakan karyawan kantoran yang tumpah ruah dari gedung-gedung tinggi di sekitar Jakarta Pusat.

Baca juga:

Selama Ramadan, Siswa di Jakarta Pulang Sekolah Paling Lambat Jam 2 Siang

Menariknya, salah satu kios gorengan bahkan sudah mulai mengemasi lapak pada pukul 17.00 WIB. Bukan karena sepi, melainkan karena seluruh dagangan telah ludes diserbu pemburu takjil lebih awal.

Menu-menu sederhana namun menarik perhatian seperti aneka gorengan tetap menjadi jawara. Dengan harga berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000, camilan renyah ini bersanding manis dengan bihun dan mie sebagai pelengkap wajib.

Tak hanya itu, lidah pengunjung juga dimanjakan dengan kehadiran kue lekker, siomay, batagor, hingga kuliner khas Betawi seperti rujak juhi yang legendaris.

Sisi Lain Hari Pertama: Antara Harapan dan Kenyataan

Bagi yang mencari kesegaran, deretan minuman dingin seperti es cincau dan biji salak dibanderol seharga Rp10.000 hingga Rp13.000. Tersedia pula opsi lebih sehat berupa minuman rempah Dawa, mulai dari wedang uwuh hingga jahe kencur yang diracik langsung di tempat.

Baca juga:

Satpol PP DKI bakal Tata 19 Trotoar Penjual Takjil, Jualan Jalan dan Pedestrian Tetap Nyaman

Namun, suasana ramai ini ternyata belum mencapai puncaknya bagi sebagian pedagang. Sukaesih, penjual di kios Juhi Sabang Kang Erwin, mengungkapkan adanya perbedaan ritme kunjungan pada hari pertama Ramadan tahun ini.

Meski tetap sibuk melayani pembeli, kepadatan kali ini terasa sedikit melandai jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga:

Berburu Takjil di BKT Jaktim, Wisata Kuliner Ngabuburit Ramadan

“Biasanya kalau bulan puasa bisa habis 100 porsi. Cuma sekarang belum begitu ramai di hari pertama,” ujar Sukaesih sambil terus meracik pesanan sebagaimana dikutip Antara.

Selain Jalan Sabang, beberapa titik di Jakarta Pusat seperti Pasar Benhil, Jalan Kebon Kacang, hingga area Masjid Cut Meutia juga terpantau menjadi magnet bagi para pencari keberkahan lewat jajanan tradisional.

Semarak berburu takjil ini membuktikan bahwa tradisi sore hari di bulan suci tetap menjadi napas utama warga Jakarta.

#Sabang #Menu Takjil #Ramadan #Ramadan 2026 #Kuliner #Kuliner Gaul #Kuliner Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Bagikan