Wapres Tiongkok Bakal Hadir Langsung Saat Pelantikan Jokowi, Ada Apa?

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 20 September 2019
Wapres Tiongkok Bakal Hadir Langsung Saat Pelantikan Jokowi, Ada Apa?

Jokowi dan Tiongkok. (MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengucapkan selamat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) periode 2019-2024. Ucapan selamat ini disampaikan melalui Penasehat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri, Song Tao, saat mengunjungi Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9) pagi.

Selain menyampaikan ucapan selamat, menurut Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) A.M. Fachir, dalam kesempatan itu Penasehat Presiden RRT juga menyampaikan komitmen pemerintahnya untuk terus meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan Indonesia.

Baca Juga:

Polri Waspadai Serangan Teror Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

"Tadi juga sudah menyampaikan bahwa ada Wakil Presiden Tiongkok yang akan menghadiri pelantikan Presiden RI pada tanggal 20 Oktober nanti. Bapak Presiden mengatakan akan merasa terhormat kalau dihadiri juga oleh Wakil Presiden Tiongkok," kata Fachir.

Pasangan Pemenang Pilpres 2019 Jokowi-Ma'ruf Amin. (ANT)
Pasangan Pemenang Pilpres 2019 Jokowi-Ma'ruf Amin. (ANT)

Rencana kehadiran Wakil Presiden RRT dalam pelantikan Presiden RI itu dinilai Wamenlu menunjukkan hubungan yang baik antara kedua pemimpin, bahwa Tiongkok memberikan perhatian yang lebih baik, menunjukkan hubungan yang sangat penting dan strategis antara Tiongkok dengan Indonesia.

Impor CPO Dalam kesempatan itu, menurut Fachrir, Presiden Jokowi maupun Penasehat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri juga sepakat untuk terus mengupayakan berbagai macam kerja sama.

Antara lain misalnya di bidang perdagangan, lanjut Fachir upaya-upaya harus dilakukan, antara lain agar kondisi ekonomi dunia sekarang ini mestinya menjadi tantangan bersama sehingga harus dilakukan upaya-upaya bersama agar dampak negatifnya tidak berpengaruh bagi kedua negara.

Secara khusus di bidang perdagangan, lanjut Wamenlu, misalnya Presiden berharap bahwa impor Tiongkok untuk CPO (crude palm oil) ditingkatkan, dan kemudian juga berbagai komoditi lain, seperti buah-buahan dan produk akuatik.

Baca Juga:

Sebar Provokasi Gagalkan Pelantikan Jokowi, Sri Bintang Pamungkas Dipolisikan

“Untuk investasi, Bapak Presiden secara khusus tadi menyampaikan harapan agar Tiongkok juga melihat peluang kerja sama melakukan produksi yang bisa berorientasi ekspor. Jadi secara bersama-sama kerja sama investasi dari Tiongkok di Indonesia itu adalah untuk orientasi ekspor, baik itu ke Afrika, mungkin ke Timur Tengah, dan lain-lain, bahkan ke Amerika,” jelas Fachrir.

Khusus mengenai investasi yang sifatnya lebih infrastruktur, Fachir mengemukakan, Presiden juga berharap bahwa upaya-upaya yang sudah dilakukan bisa dilanjutkan kembali, termasuk sinergi antara BRI (Belt and Road Initiative) dengan Poros Maritim Indonesia.

“Secara khusus tadi Bapak Presiden berharap mudah-mudahan kerja sama di bidang perdagangan ini bisa mengurangi dampak dari defisit Indonesia dengan Tiongkok,” tegas dia. (Knu)

Baca Juga:

Koordinasi dengan MPR, KPU Tentukan Tanggal Pelantikan Jokowi-Ma'ruf 20 Oktober

#Tiongkok #Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan