Wapres Ma'ruf Usul Kontestan Pemilu Bikin Fakta Integritas Hindari Narasi Negatif

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Oktober 2023
Wapres Ma'ruf Usul Kontestan Pemilu Bikin Fakta Integritas Hindari Narasi Negatif

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilihan umum (Pemilu) 2024 bisa menjadi ajang konflik di tengah masyarakat, khususnya akibat terjadinya persaingan politik yang sengit dan apabila terjadi penggunaan narasi kebencian.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan para kontestan membuat pakta integritas untuk mencegah penggunaan narasi-narasi negatif yang dapat memicu konflik.

Baca Juga:

Jelang Pendaftaran Peserta Pilpres, Erick Thohir Dikabarkan Minta Stafnya Urus SKCK

"Para kontestan ini harus membuat pakta integritas untuk tidak melakukan hal-hal (seperti) ucapan, tindakan, provokasi, narasi-narasi itu jangan sampai menggunakan narasi yang mengarah terjadinya potensi konflik ataupun kebencian," kata Ma'ruf.

Kemudian kepada para pendukung masing-masing kontestan, Wapres mengimbau agar tidak saling menghina satu sama lain. Mereka untuk saling beradu ide dan gagasan dengan tidak menjelekkan pihak yang lain.

"Mereka boleh menjual calonnya, tapi tidak menjelekkan calon yang lain, yang berpotensi terjadinya (konflik), untuk para pendukung, ini penting," katanya.

Selanjutnya, ia meminta para pimpinan partai politik untuk memainkan perannya secara bersih dan jujur, sehingga Pemilu berjalan dengan baik. Tidak hanya itu, kepada para pihak penyelenggara Pemilu, yakni KPU, Bawaslu, dan DKPP, ia juga mengingatkan agar betul-betul adil dan berpegang teguh pada aturan yang benar.

"Jangan ada pemihakkan, itu juga harus, kalau tidak, (maka) akan terjadi protes-protes," ungkapnya.

Wapres menekankan agar ASN dan pemerintah daerah untuk terus bersikap netral, sementara pihak keamanan juga diimbau tetap menjaga netralitas dan tidak berpihak pada kontestan tertentu.

"Kalau semua ini bisa kita lakukan dengan baik, insya Allah Pemilu berjalan (dengan baik) tidak ada konflik, dan selamat," katanya.

Wapres juga mengingatkan komitmen para kontestan untuk menghindari politik identitas dalam kampanyenya. Agar aspek-aspek kebiasaan pribadi seseorang, seperti salat bagi seorang muslim, tidak diubah menjadi isu kampanye.

"Tapi kalau dijadikan isu kampanye. Nah itu nanti masuk wilayah identitas. Saya harap itu tidak terjadi, mudah-mudahan tidak terjadi," ungkapnya. (Knu)

Baca Juga:

Partai Ummat 100 Persen Dukung Anies dan Cak Imin di Pilpres 2024

#Pemilu #Pilpres #Kampanye
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Bagikan