Wakil Ketua KPK Benarkan OTT di Kota Batu
Wakil Ketua KPK Laode M Syarief. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu (16/9) sore.
Dalam operasi senyap itu, Tim Satgas Penindakan KPK menangkap tangan Eddy Rumpoko karena menerima suap terkait proyek miliaran rupiah. Selain Wali Kota Batu itu, seseorang yang diduga pihak penyuap turut ditahan.
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief membenarkan kabar OTT KPK di Kota Batu. Namun, Laode M Syarief enggan membeberkan OTT tersebut berkaitan dengan kasus apa.
"Betul detailnya tunggu konpres," ujarnya dalam pesan singkat yang diterima Merahputih.com.
Hingga kini belum ada informasi transaksi suap menyuap, jumlah nominal uang suap, motif suap menyuap, dan berapa orang dan barang bukti yang diamankan.
Eddy dibawa ke Polda Jatim untuk kemudian diterbangkan ke Kantor KPK di Jakarta malam ini guna menjalani pemeriksaan.
"Pihak-pihak yang diambil sedang diperiksa di Polda Jatim," imbuhnya.
Pimpinan KPK masih tutup mulut mengenai informasi OTT KPK di Jawa Timur ini. Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum mengangkat ponselnya ataupun membalas pesan singkat yang dikirimkan wartawan. (*)
Baca juga berita lainnya terkait OTT Wali Kota Batu di: KPK Sita Uang Suap Ratusan Juta Rupiah dalam OTT Wali Kota Batu
Bagikan
Berita Terkait
KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
KPK Buka-bukaan Kesulitan Bongkar Kasus Bupati Pati Sudewo, Gara-Gara Ini!
KPK Terpaksa Periksa Bupati Pati Sudewo di Kudus Demi Keamanan
Dua Kader Ditangkap KPK, Ini Respon Gerindra
KPK OTT 2 Kelapa Daerah, DPR: Penyakit Lama
Ini 9 Orang Yang Dibawa ke Jakarta dari OTT Walkot Madiun, Sisanya Diperiksa di Polres
Momen Wali Kota Madiun Maidi Tiba di Gedung Merah Putih usai Terjaring OTT KPK
KPK Gelar OTT di Pati: Bupati Sudewo Diamankan, Masih Jalani Pemeriksaan
Kasus Fee Proyek dan Dana CSR, Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK