Kuliner

Wajib Beli nih, 4 Kacang Oleh-Oleh Khas Bali

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 14 November 2022
Wajib Beli nih, 4 Kacang Oleh-Oleh Khas Bali

Wajib banget, beli oleh-oleh kacang khas Bali. (foto: Instagram @kacang_bali)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OLEH-oleh Bali enggak cuma kaus Barong loh. Ada beragam kudapan sedap yang bisa kamu bawa pulang dari Pulau Dewata. Salah satu yang jadi favorit ialah kacang.

Kacang khas Bali sudah jadi favorit pelancong nih. Mulai dari kacang tanah hingga kacang koro diolah dengan cara digoreng atau disangrai. Rasanya gurih dengan tekstur renyah. Pas banget buat camilan.

Beberapa produsen camilan kacang Bali bahkan telah berinovasi membuat berbagai varian rasa. Namun nih, empat varian kacang khas Bali berikut merupakan favorit para pelancong. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di berbagai toko oleh-oleh di Bali. Wajib beli deh.

BACA JUGA:

Rekomendasi Babi Guling Nikmat di Bali



1. Kacang Tanah




Kacang tanah khas Bali ini diolah dengan cara digoreng atau disangrai. Tak polos, kacang-kacang ini diberi bumbu yang menghasilkan rasa asin nan nikmat.

Kamu bisa pilih kacang tanah dengan bumbu bawang putih, garam, atau yang diberi potongan daun jeruk.


kacang khas bali
Ada berbagai pilihan rasa kacang khas Bali. (foto: Instagram @grosirtaribali)


2. Kacang Kapri



Kacang kapri khas Bali bentuknya seperti kacang tanah, tapi ukurannya lebih besar dengan rasa yang lebih gurih. Cara pengolahan kacang ini dengan cara disangrai. Kacang kapri diolah dengan menghilangkan terlebih dahulu kulit ari kacang. Dengan begitu, kacang ini jadi lebih mudah dinikmati.

Kamu bisa pilih berbagai rasa kacang kapri. Mulai dari yang original dengan bumbu garam dan bawang putih, pedas, hingga yang dicampur irisan daun jeruk.

BACA JUGA:

Citarasa Bali untuk Akhir Pekan



3. Kacang Koro




Bentuk kacang ini pipih dan berwarna lebih kuning daripada kacang tanah. Kamu akan dengan mudah menemukan kacang satu ini. Kacang koro biasanya diolah dengan cara disangrai ataupun dibakar dalam oven. Kacang Koro punya penggemar tersendiri dengan berbagai varian rasa, mulai dari original, keju, bawang, hingga rumput laut.

kacang disko Bali
Kacang disko yang enak dan renyah. (foto: Instagram @kacangrajawalibali)



4. Kacang Disco



Kenapa namanya kacang disko? Bukan karena dibuat sambil disko lo ya. Namun, kacang ini, saking enaknya, berasa sedang disko di mulutmu.

Kacang disco dibuat dari kacang tanah yang diberi adonan basah dan kering lalu digoreng. Adonan basah untuk kacang ini terdiri dari putih telur dan gula yang dikocok lepas sampai putih. Sementara itu, adonan keringnya merupakan campuran tepung terigu, tepung bumbu, dan bumbu rasa yang diinginkan.

Kacang yang masih mentah akan dicampur dengan setengah bagian adonan basah kemudian diaduk rata. Setelah itu, kacang dimasukkan ke adonan kering sedikit demi sedikit untuk dicampur. Setelah itu, adonan kering dan basah dituang sambil diaduk dengan tangan agar kacang tidak menggumpal. Kacang berbalur tepung inilah yang kemudian digoreng dan menjadi kacang disko.

Kerenyahan adonan tepung dengan rasa nan nikmat berpadu pas dengan kacang di dalamnya. Benar-benar bikin lidah kamu disko saat menikmatinya.(dwi)

BACA JUGA:

Mengenal Arak Bali dan Cara Menikmatinya

#Kuliner #Bali #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Provinsi Bali resmi memberlakukan lockdown atau pelarangan lalu lintas ternak sapi dan kerbau keluar masuk Kabupaten Jembrana
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
Getaran gempa terasa di wilayah Kuta Selatan, Kuta, Denpasar, hingga Jembrana
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini, Tinggi Gelombang di Perairan Bali Berpotensi hingga 4 Meter pada 9-12 Januari 2026
BBMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Bali pada 9-12 Januari 2026.
Frengky Aruan - Kamis, 08 Januari 2026
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini, Tinggi Gelombang di Perairan Bali Berpotensi hingga 4 Meter pada 9-12 Januari 2026
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Bagikan