Wajah dan Mata Bisa Jadi Penanda Kolesterol Tinggi

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 13 Mei 2024
Wajah dan Mata Bisa Jadi Penanda Kolesterol Tinggi

Wajah dan mata bisa jadi penanda kolesterol tinggi. (Foto: Unsplash/Elisa Photography)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kolesterol tinggi sering muncul tanpa gejala, tetapi tanda-tanda pada tubuh dapat memberi peringatan dini tentang risiko masalah kesehatan, terutama penyakit jantung.

Dr. Neeti Sharma, Konsultan Senior-Nutrisi & Diet, menjelaskan bahwa bercak kuning pada kelopak mata, yang disebut xanthelasma, dapat menandakan kadar kolesterol tinggi, seperti dikutip Hindustan Times, beberapa hari lalu.

Arcus senilis, cincin putih atau abu-abu di tepi kornea, juga bisa mengindikasikan kolesterol tinggi, terutama pada orang di bawah 45 tahun.

Arcus kornea, mirip dengan arcus senilis, biasanya terjadi pada individu di bawah 40 tahun dan juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi.

Baca juga:

Sama Seperti Jambu Biji, Leci Berkhasiat Sembuhkan DBD

Pigmentasi kulit yang menguning atau xanthoderma, terutama di wajah dan sekitar mata, juga dapat menunjukkan hiperlipidemia, di mana darah mengandung lipid berlebih.

Jerawat kecil yang disebut xanthomas juga bisa muncul karena penumpukan kolesterol di bawah kulit, sering kali di area wajah, seperti pipi atau kelopak mata.

Meski tidak nyaman, tanda-tanda ini memerlukan perhatian medis karena bisa menjadi gejala kondisi yang mendasarinya, seperti kelainan metabolisme lipid atau peningkatan kolesterol.

Mengetahui dan mengenali tanda-tanda ini dapat membantu seseorang untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan memantau kesehatan mereka dengan lebih baik. (waf)

#Kolesterol Tinggi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan