Viral Wanita Pamer Bawa Mobil Dinas TNI, Mabes TNI: Itu Bodong !

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Maret 2021
Viral Wanita Pamer Bawa Mobil Dinas TNI, Mabes TNI: Itu Bodong !

Viral Wanita Pamer Bawa Mobil Dinas TNI (@puspentni)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Media sosial dihebohkan oleh potongan video berdurasi 18 detik yang merekam tingkah laku seorang perempuan saat memamerkan mobil dinas warna hitam berpelat TNI. Dalam video tersebut diketahui plat nomor mobilnya adalah 3423-00.

TNI menyatakan bahwa pelat nomor yang digunakan oleh mobil dinas tersebut adalah palsu karena tidak terdaftar secara resmi.

"Sedang dilacak oleh Satprov Denma," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad kepada wartawan, Rabu (3/3).

Baca Juga:

Hanya Andalkan Vaksin Tak Jaminan Lolos dari Infeksi COVID-19

Saat ini Pusat Polisi Militer (POM) TNI telah diterjunkan untuk menangani kasus itu lebih lanjut. Di saat yang bersamaan juga dilakukan pengembangan untuk mencari keterangan kendaraan dengan melihat langsung ke lapangan.

"Sehingga diharapkan dapat diketahui siapa pemilik mobil, bagaimana pelat nomor dinas diperoleh dan apa modus penggunaan nomor dinas tersebut," ungkapnya.

Sebuah video TikTok menunjukkan seorang wanita tengah memamerkan mobil berplat nomor dinas TNI. Dalam narasinya, ia menyebut kalau mobil itu menunjukkan pekerjaaan sang suami.

Video tersebut diunggah ulang oleh akun Instagram @lambe_turah pada Rabu (3/3). Entah bagaimana mulanya, wanita tersebut tiba-tiba memamerkan mobil sedan hitam yang tengah dinaiki seorang anak kecil.

"Ini anak saya mbak'e, ini mobil saya, yah," kata seorang wanita yang belum diketahui identitasnya.

Wanita itu lantas memperlihatkan plat nomor dinas TNI 3423-00 yang terpampang dalam mobil tersebut. Dirinya menegaskan kalau plat dinas TNI itu menunjukkan pekerjaan sang suami.

Baca Juga:

Indro Warkop Sempat Ditolak Vaksinasi Karena Ini

Apabila mendengar dari pernyataannya, wanita itu tampak sedang memiliki masalah dengan pihak lain. "Dari platnya saja anda sudah bisa tahu dong suami saya itu siapa jadi kalau untuk suami anda yang enggak tahu asal usulnya saya sarankan jangan apa ya... Saya enggak kenal juga sama dia gitu loh," tuturnya.

Video berdurasi 36 detik itu sudah ditonton hingga tiga juta pengguna akun media sosial Instagram. Sebanyak 16 ribu komentar pun ditinggalkan oleh pengguna medsos untuk unggahan tersebut. (Knu)

#TNI #Viral
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Bagikan