Viral Tetangga Ribut Gara-Gara Main Drum di Cengkareng, Polisi Turun Tangan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Viral Tetangga Ribut Gara-Gara Main Drum di Cengkareng, Polisi Turun Tangan

Ilustrasi - Aksi penganiyaan. Foto: dok Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video aksi penganiayaan di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (7/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam rekaman tersebut, korban berinisial D diduga dianiaya tetangganya sendiri.

Video yang direkam oleh istri korban, A, memperlihatkan terduga pelaku memaki dan mengancam korban sebelum terjadi aksi kekerasan. Rekaman itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Baca juga:

Operasi SAR Tinggal Sehari Lagi, Pemuda Tenggelam di Cengkareng Belum Ditemukan

Kronologi Perselisihan

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @angelju_, perselisihan bermula dari kebiasaan terduga pelaku bermain drum hingga larut malam sejak Juli 2025, yang dianggap mengganggu ketenangan warga sekitar.

Korban D sempat menegur melalui RT pada 9 Agustus 2025. Pihak RT bahkan sudah beberapa kali melakukan peneguran dan meminta Satpol PP mendatangi rumah pelaku, namun tidak digubris.

Puncaknya terjadi pada Sabtu (7/2), ketika istri korban menegur pelaku yang sedang bermain drum. Cekcok pun terjadi, hingga korban D ikut tersulut emosi. Ayah pelaku kemudian datang, dan aksi penganiayaan pun terjadi. Akibatnya, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

Baca juga:

Rencana Pemekaran Wilayah Kapuk Jakbar, 2 Nama Baru Sudah Disiapkan

Polisi Turun Tangan

Polres Metro Jakarta Barat telah menerima laporan dari korban dan segera menindaklanjuti kasus tersebut. Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi dan barang bukti.

“Itu merupakan hak mutlak dari seluruh warga negara, jadi tidak ada pandang bulu, tidak ada pilih-pilih, selama perkara tersebut terpenuhi unsur pidana, alat bukti dan ada saksi," Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (9/2).

#Penganiayaan #Cengkareng #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan ormas dalam kasus kematian Bambang Setiyawan di Pejompongan dan minta publik setop beropini.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Indonesia
'Gotong Royong' Bongkar Mesin ATM Gagal, Keluarga Akhirnya Jarah Minimarket Cengkareng
Satu keluarga terdiri dari tiga orang nekat bekerja sama membobol mesin ATM di dalam sebuah minimarket di Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
'Gotong Royong' Bongkar Mesin ATM Gagal, Keluarga Akhirnya Jarah Minimarket Cengkareng
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Berita Foto
Polisi Bubarkan Aksi Demo 27 Agustus di Gedung DPR dengan Water Cannon
Polisi mengerahkan Mobil Water Cannon untuk membubarkan massa aksi demo 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Bubarkan Aksi Demo 27 Agustus di Gedung DPR dengan Water Cannon
Berita Foto
Aksi Polisi Anti Huru-Hara Kawal Gedung DPR saat Demo 27 Agustus
Sejumlah personil kepolisian anti huru-hara berjaga saat aksi unjuk rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Aksi Polisi Anti Huru-Hara Kawal Gedung DPR saat Demo 27 Agustus
Indonesia
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Sebanyak 403 personel kita dorong ke delapan Polda untuk melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Indonesia
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Polda Metro Jaya memastikan kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif. Masyarakat tidak khawatir karena aktivitas warga dan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Indonesia
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Di kawasan tersebut juga ada tiga kedutaan besar yang berlokasi di daerah tersebut seperti Kedubes China, Kedubes Jepang, dan Kedubes Jerman.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Sebanyak empat tersangka berinisal S, NC, D, dan AB ditangkap dalam pengungkapan ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Bagikan