Viral Penumpang KRL Lemas di Kalibata Dikira Corona, Ini Penjelasan PT KCI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2020
Viral Penumpang KRL Lemas di Kalibata Dikira Corona, Ini Penjelasan PT KCI

Ilustrasi: Petugas PMI menyemprot disinfektan di Stasiun Poris, Kota Tangerang, Banten, Selasa (17/3) (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sebuah video berisi adegan petugas keamanan terlihat membantu warga di Stasiun Duren Kalibata mendadak viral. Video tersebut cukup menghebohkan, lantaran pria perekam video tersebut meneriakan 'wah corona nih'.

Menanggapi kejadian tersebut, VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba menegaskan bahwa video itu tidak ada kaitannya dengan penyebaran virus corona.

Baca juga:

Dilema Work From Home Di Tengah Isu Corona

"Petugas KCI di Stasiun Duren Kalibata menolong penumpang KRL yang lemas di dalam KRL No 1364 relasi Bogor-Jantinegara saat berhenti di Stasiun tersebut pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 11.40 WIB," tegas Anne saat dihubungi wartawan, Rabu (18/3).

Petugas pengamanan yang berada di Peron 1 Stasiun Duren Kalibata langsung membawa tandu setelah mendapatkan laporan dari pengguna jasa lainnya bahwa terdapat pengguna jasa yang memerlukan pertolongan.

Ilustrasi: Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang mempersiapkan perlengkapan sebelum melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Stasiun Poris, Kota Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Penyemprotan cairan disinfektan tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 atau virus Corona. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Selanjutnya petugas keamanan Stasiun Duren Kalibata membawa penumpang tersebut menuju ruangan di stasiun untuk mendapat pertolongan pertama dari petugas. Setelah penanganan yang dilakukan petugas, kondisi pengguna jasa tersebut berangsur pulih dan membaik. Ia kemudian memutuskan untuk kembali menggunakan KRL ke tujuannya.

"PT KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tidak perlu ragu meminta bantuan petugas di kereta maupun stasiun, bila memerlukan pertolongan. Untuk keluhan terkait kesehatan, pengguna dapat mengunjungi pos kesehatan yang terdapat di 30 stasiun," tambahnya.

Baca juga:

Informasi Penting yang Harus Kamu Tahu Soal Protokol 'Lockdown'

Anne juga mengingatkan kepada masyarakat khususnya pengguna jasa KRL, agar tidak mudah menyebarkan hoaks.

"Stop Sebar Kepanikan dengan menyebarkan video atau gambar di stasiun/krl jika ada yang membutuhkan bantuan kesehatan. Bijaklah menggunakan media sosial dan memikirkan dampak sosialnya. 96 Petugas Medis KCI dengan 30 Pos kesehatan siap membantu yang membutuhkan," imbau Anne. (Knu)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan