Viral Kisah Ikan Arwana Rp2 Juta Digoreng saat Dititip di Kampung
Ikan Arwana seharga Rp2 juta milik Bayu, warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah digoreng oleh ayahnya, Selasa (16/6). (MP/Istimewa)
MerahPutih.com - Perasaan sedih sedang dirasakan Bayu, warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Bagaimana tidak, ikan hias kesayangannya arwana berukuran besar digoreng sang ayah tanpa sepengetahuannya.
Ikan Arwana itu sudah empat tahun dipelihara dari ukuran kecil sampai besar. Sontak, kisah itu viral di media sosial (medsos) diunggah akun Instagram @solokini dan menjadi perbincangan di sejumlah akun di wilayah Solo Raya lainnya.
Baca Juga:
Masker Kumis Buatan Wali Kota Solo Viral, Begini Kisah Mulanya
Berdasarkan unggahan akun Instagram @solokini, dikisahkan dua tahun terakhir ikan tersebut dititipkan kepada ayahnya di kampung halaman Kabupaten Sukoharjo. Lama kelamaan, ayahnya itu malas mengurus ikan hias arwana tersebut sampai akhirnya memasak ikan itu dengan cara mengorengnya.
Bayu pemilik ikan Arwana baru mengetahui kejadian itu dari adiknya, dengan mengirimkan dua foto kondisi ikan arwana di wajan saat sedang digoreng hingga disajikan matang di piring dan siap dinamakan.
"Iya benar ada kejadian itu (Ikan Arwana digoreng). Saya beli ikan hias arwana itu di wilayah Jatinegara, Jakarta saat umur ikan masih kecil dengan harga Rp800.000," ujar Bayu saat dikonfirmasi Merahputih.com, Selasa (16/6).
Ia menjelaskan, ikan itu dipelihara di indekos wilayah Cikarang, Bekasi, Jawa Barat selama dua tahun. Kemudian ikan Arwana itu dibawa pulang di kampung Kabupaten Sukoharjo untuk dititipkan ke ayahnya.
"Ikan arwana itu jenis golden. Kalau sekarang dijual harganya sekitar Rp2 juta," kata Bayu.
Baca Juga:
Mengintip Kolam Renang Rumahan Ala Oasis di Gurun yang Lagi Viral
Ikan tersebut dititipkan ke ayahnya, kata dia, karena akuarium di indekos sudah tidak muat ditempati. Ikan itu usianya sudah besar dan butuh akuarium ukuran besar dan di rumah ada.
"Ikan itu dititipkan ayahnya selama dua tahun. Selama di rumah ikan arwana itu diberi makan cicak, jangkring, dan belalang. Lama-lama ayah saya merasa bosan, sampai akhirnya ikan itu digoreng sepihak," papar dia.
Ia mengaku sudah pasrah dengan kejadian itu. Dia tak bisa membayangkan ikan itu digoreng dan dimakan.
"Saya belum berpikir ingin memelihara ikan arwana lagi karena masih merasa sedih. Sekarang sudah ikhlaskan kejadian itu," pungkasnya. (Ism)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP