Viral Istilah Rojali dan Rohana, Ini Pandangan Istana Kepresidenan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Agustus 2025
Viral Istilah Rojali dan Rohana, Ini Pandangan Istana Kepresidenan

Warga Mulai Berburu Baju Lebaran di Pasar Tanah Abang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Istilah “Rojali” dan “Rohana” yang merupakan akronim viral di media sosial. Istilah tersebut diduga fenomena yang erat dikaitkan dengan pelemahan daya beli masyarakat.

Rojali adalah singkatan dari Rombongan Jarang Beli, menggambarkan kelompok masyarakat yang kerap mengunjungi pusat perbelanjaan namun jarang melakukan transaksi pembelian.

Sementara Rohana, atau Rombongan Hanya Nanya, merujuk pada pengunjung yang aktif bertanya-tanya soal produk seperti harga, diskon, atau fitur, namun tidak jadi membeli.

Istilah ini juga merupakan respons konsumen terhadap ketidakpastian ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut merespons fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana) sebagai lecutan akibat kondisi perekonomian saat ini yang harus dibenahi.

"Saya terus terang tidak terlalu gembira dengan istilah itu. Menurut pendapat saya, istilah itu jangan dijadikan sebagai sebuah joke atau lelucon. Itu adalah sebuah lecutan bagi kita bahwa memang masih banyak yang harus kita perjuangkan, masih banyak yang harus kita benahi," kata Prasetyo saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Prasetyo mengakui, meski pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2025 mencapai 5,12 persen, tidak bisa menggambarkan secara menyeluruh kondisi kelompok masyarakat tertentu.

Ia menyadari, masih ada masyarakat yang masih berada di desil 1-2 atau berada di garis kemiskinan dan miskin ekstrem.

Kondisi tersebut lah, kata ia, yang memunculkan adanya fenomena dan istilah "Rojali" dan "Rohana".

Menurut Prasetyo, istilah tersebut tidak bisa dianggap remeh sebagai lelucon, namun menjadi pengingat bahwa masih ada kelompok masyarakat yang harus bekerja keras untuk membeli sesuatu demi mendorong pertumbuhan ekonomi lewat daya beli.

"Bahwa masih ada kelompok saudara-saudara kita yang memang masih harus bekerja terus mendorong pertumbuhan ekonomi kita lebih optimal lagi, mendorong investasi kita lebih optimal lagi, mengurangi kebocoran-kebocoran sebagaimana yang Bapak Presiden sering sampaikan," kata Prasetyo. (*)

#Viral #Daya Beli #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding, meminta maaf usai videonya viral saat mendorong mahasiswa.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Indonesia
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Enam aktivis Greenpeace nekat memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI untuk memprotes krisis iklim. Polisi kini menyelidiki akses dan menelusuri CCTV.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi menjangkau berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Indonesia
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Dinamika global masih perlu diwaspadai karena sejumlah kekuatan ekonomi utama dunia tengah menghadapi ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
Transjakarta meminta maaf atas keluhan soal Koridor 8. Sebelumnya, viral di media sosial mengenai bau tak sedap hingga warga tidur di koridor tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
ShowBiz
Dituding Sepi Peminat, Video Asli Mark Lee NCT di Event Ralph Lauren Justru Bikin Merinding dan Viral di Medsos
Ramai video viral yang menyebut popularitas Mark Lee NCT menurun dibanding Jay ENHYPEN di acara Ralph Lauren. Cek fakta asli dan klarifikasi lengkap dari fans di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Dituding Sepi Peminat, Video Asli Mark Lee NCT di Event Ralph Lauren Justru Bikin Merinding dan Viral di Medsos
Bagikan