Viral, Fenomena Langka 'Tornado Nyamuk' Gegerkan Rusia

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 04 Agustus 2020
Viral, Fenomena Langka 'Tornado Nyamuk' Gegerkan Rusia

Sebuah fenomena langka Tornado nyamuk melanda sebuah desa di Rusia (foto: komsomolsvkaya pravda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DESA-DESA di pantai timur semenanjung Kamchatka di Timur Rusia mengalami pemandangan yang sangat langka seperti di sebuah film. Miliaran nyamuk berputar-putar menjadi tornado raksasa.

Meskipun terdengar amat luar biasa, rupanya desa-desa seperti Ust-Kamchatsk telah terbiasa diserang sejumlah besar nyamuk setiap musim panas. Seperti yang dilansir laman Odditycentral, di wilayah tersebut, normal bagi nyamuk untuk berkerumun di dekat perairan. Namun, tahun ini fenomena itu jauh lebih buruk daripada biasanya.

Baca Juga:

Seniman Kue Berbakat Ini Viral Karena Ciptakan Dessert Ilusi Optik

Musim panas yang luar biasa dan jumlah nyamuk jauh lebih banyak menjadikan gangguan tahun ini lebih besar daripada biasanya. Jaring jendela dan pintu tak banyak membantu mengusir nyamuk dari rumah-rumah.

Fenomena langka tornado nyamuk membuat sebuah desa seperti di film horor. (Foto: odditycentral)

Nyamuk masuk melalui celah terkecil. Jadi, bila pergi keluar rumah, warga harus berurusan dengan kawanan nayamuk dalam jumlah besar. Bahkan saking banyaknya nyamuk, kawanan nyamuk itu tampak seperti menggapai langit ketika dilihat dari jauh. "Mereka masuk ke setiap celah, bahkan jika ada jaring di jendela, mereka masih bisa melewatinya," tutur seorang penduduk Ust-Kamchatsk, Maria Zubkova.

Video-video tornado nyamuk yang muncul di desa-desa pantai timur Kamchatka langsung menyebar luas di media sosial Rusia. Pada video itu terlihat angin puyuh besar dari jarak jauh, yang tidak pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Penduduk setempat dikabarkan sudah terbiasa dengan nyamuk dan pengusir hama yang menyerang desa mereka selama beberapa bulan setiap tahun. Namun, hanya sedikit yang jumlahnya sangat besar.

Baca juga:

Viral! Pengunjung Bisa Terbang Bak Pendekar Kungfu di Tempat Wisata Ini

Ketika berjalan atau mengemudi melalui salah satu 'tornado nyamuk' itu, kamu akan tertutupi nyamuk dari ujung kepala hingga ujung kaki. Namun, para ahli mengatakan orang tak perlu takut disengat nyamuk-nyamuk itu.

Tornado nyatanya merupakan bagian dari ritual perkawinan nyamuk. Puluhan bahkan mungkin ratusan ribu nyamuk berkerumum di sekitar satu atau lebih betina. Semuanya berusaha mengamankan tempat yang dekat pasangan merela. Selain itu, karena nyamuk jantan tidak menyengat, yang perlu kamu khawatirkan ialah melepaskannya. Mereka bisa sangat lengket.

Wilayah Kamchatsk merupakan rumah bagi lebih dari 100 spesies pengusir hama dan nyamuk. Sejauh ini para ahli entomologi belum menentukan spesies mana yang paling aktif tahun ini. Akan tetapi, mereka menganggap ada spesies pengisap darah dan pengusir hama yang tak berbahaya dalam tornado raksasa tersebut. Anehnya, justru ada warga yang mengaku senang melihat tornado nyamuk itu.

"Tornado nyamuk di Ust-Kamchatsk menyenangkan kami tahun ini. Lihat betapa elegannya mereka berkerumun. Seperti alien, seperti di film horor," ucap seorang penduduk perempuan yang merekam video tornado nyamuk tersebut.

Fenomena unik tersebut tak hanya terjadi di wilayah Ust-Kamchatsk. Desa-desa terdekat, seperti Klyuchi dan Kozyrevsk, kerap didatangi kerumunan nyamuk yang sangat agresif, bahkan bisa menyengat meski kamu menggunakan celana jins atau jaket kulit. (Ryn)

Baca juga:

Tingginya Tak Wajar, Tanaman Kaktus Ini Jadi Viral di Internet

#Fenomena Alam #Viral
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Roby mengungkapkan bahwa selama di Polsek Kemayoran, Suderajat sama sekali tidak mengeluhkan adanya sakit fisik atau intimidasi dari petugas
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lifestyle
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Pada awalnya, lagu ini ditulis untuk merayakan kebebasan Tiongkok setelah melewati masa peperangan melawan Jepang pada tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Indonesia
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Selain tabung, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) pada sebuah kotak berwarna merah muda yang berisi berbagai macam obat-obatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Indonesia
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Pedagang es gabus yang dituduh pakai spons, mendapat bantuan dari TNI berupa kulkas hingga kasur.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Selain masa tahanan, penyidik juga mempertimbangkan ketentuan denda yang relatif kecil serta Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) sebagai landasan hukum.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Ketegangan bermula saat seorang pengguna jalan lain merekam aksi pasutri tersebut dan mencoba mengingatkan agar tidak merokok saat berkendara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
ShowBiz
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Bagian lirik “Semakin Menyala” ramai dijadikan tantangan oleh para kreator TikTok, dipicu oleh penampilan seorang biduan panggung yang membawakannya.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Lifestyle
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP
Lewat lagu ini, Joji mempertahankan reputasinya sebagai "raja lagu galau" dengan menyuguhkan aransemen melankolis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Lirik Lengkap
Bagikan