Video Wajahnya Ditepak sang Istri Viral, Macron Bilang Publik Lebay dalam Menafsirkannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 Mei 2025
Video Wajahnya Ditepak sang Istri Viral, Macron Bilang Publik Lebay dalam Menafsirkannya

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Foto: Dok/PCF

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PINTU pesawat yang membawa Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Macron, terbuka sesaat setelah mendarat di Hanoi, Vietnam, Senin (26/5). Macron terlihat berdiri di ambang pintu, bersiap keluar. Beberapa detik kemudian, dua tangan berbalut pakaian warna merah, tampaknya milik Brigitte, tampak muncul dari samping dan menekan wajah sang presiden, terlihat seperti sebuah dorongan tiba-tiba.

Macron tampak terkejut sejenak. Namun, ia dengan cepat menguasai diri dan melambaikan tangan kepada pers yang menunggu di luar. Saat pasangan tersebut menuruni tangga pesawat, Macron menawarkan lengan kepada Brigitte, tapi ditolak. Ia memilih memegang pinggiran tangga.

Video momen pendek itu kemudian viral. Terlebih ketika video itu diberi narasi dan dikaitkan dengan berbagai teori. Saat berbicara dengan wartawan di Hanoi, Vietnam, dalam kunjungan perdananya ke Asia Tenggara, Macron membantah berbagai spekulasi yang bermunculan.

“Ada video yang memperlihatkan saya bercanda dan menggoda istri saya, dan entah bagaimana itu menjadi semacam bencana geoplanet. Orang-orang menciptakan berbagai teori untuk menjelaskannya,” kata Macron, dikutip CNN.

Baca juga:

Donald Trump, Emmanuel Macron, hingga Zelenskyy Akan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus


Macron mengakui rekaman itu memang asli, tetapi mengkritik bagaimana video tersebut telah dimanipulasi secara berlebihan. “Video itu memang nyata, dan ya, terkadang ada yang mengedit, tapi orang-orang memberikan berbagai tafsir yang tidak masuk akal,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Istana Elysee awalnya membantah insiden tersebut, tapi kemudian meredam maknanya. “Pasangan itu hanya sedang ‘bercanda kecil’,” kata seorang sumber yang dekat dengan presiden kepada BFM TV, afiliasi CNN. Menurut sumber dari Elysee, itu merupakan momen kebersamaan.

“Itu hanya momen saat presiden dan istrinya bersantai sejenak sebelum perjalanan dimulai, saling menggoda dengan main-main,” ujar sumber tersebut kepada CNN, Senin.



“Tidak dibutuhkan banyak untuk memberi bahan bakar bagi teori konspirasi,” katanya, menyebut bahwa troll pro-Rusia dengan cepat memutar balik momen tersebut menjadi kontroversi. Macron selama ini diketahui berada di garis depan dalam upaya menyatukan respons Eropa dalam membela Ukraina sejak invasi besar-besaran Rusia pada 2022.

Insiden di Hanoi ini muncul saat Macron kembali menghadapi gelombang disinformasi daring. Awal bulan ini, Istana Elysee membantah apa yang mereka sebut berita palsu klaim. Berita viral yang diperkuat pejabat Kremlin itu menyebut Macron menggunakan kokain di dalam kereta menuju Kiev bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Rumor tersebut, yang dilacak berasal dari akun-akun pro-Rusia, secara keliru mengklaim tisu kusut yang diambil Macron merupakan kantong kokain. Istana Elysee membalas dengan unggahan yang menyertakan keterangan ‘Ini tisu. Untuk mengelap hidung. Ketika persatuan Eropa dianggap mengganggu, disinformasi mengubah tisu biasa menjadi narkoba’.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova turut memperkuat klaim itu dan menyebut adegan tersebut sebagai cerminan disfungsi Eropa secara keseluruhan.

Pejabat Prancis mengutuk kampanye tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Moskow untuk melemahkan persatuan Barat terkait dengan Ukraina dan memanipulasi pembicaraan damai melalui narasi palsu dan manipulasi media sosial.(dwi)

Baca juga:

Prancis Hadapi Mosi Tidak Percaya, Presiden Macron Sebut Itu Politik 'Pura-pura'

#Prancis #Emmanuel Macron #Vietnam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Gerakan protes yang telah memasuki minggu ketiga ini akhirnya mendapat respons.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Beberapa remaja lainnya juga mengalami cedera yang mengubah hidup mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
 Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Dunia
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Dua terduga pelaku pembobolan dikatakan berada di antara mereka yang ditangkap.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Olahraga
Link Live Streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN CUP 2026: Misi Balas Dendam Harimau Malaya
Cari link streaming Malaysia vs Vietnam sore ini? Cek jadwal lengkap, prediksi susunan pemain, dan head to head perebutan juara 3 ASEAN Cup 2026 di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Link Live Streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN CUP 2026: Misi Balas Dendam Harimau Malaya
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Olahraga
Prediksi Skor Thailand Vs Vietnam, Misi Balas Dendam Gajah Terbentur Rekor Pawang
Prediksi skor Thailand vs Vietnam pada matchday kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat. Misi balas dendam War Elephants siap membara! Meta Keywords
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Prediksi Skor Thailand Vs Vietnam, Misi Balas Dendam Gajah Terbentur Rekor Pawang
Olahraga
Kisah Haru Patrik Le Giang Rela Menanti 3 Tahun Demi Berseragam Timnas Vietnam
Penasaran dengan profil Patrik Le Giang? Simak kisah inspiratif kiper keturunan ini yang rela meninggalkan Eropa dan menanti 3 tahun demi membela Timnas Vietnam.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Kisah Haru Patrik Le Giang Rela Menanti 3 Tahun Demi Berseragam Timnas Vietnam
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Bagikan