Video Kayu Gelondongan di Arus Banjir Sumut Ramai di Medsos, DPR: Perlu Investigasi dan Tindakan Tegas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 30 November 2025
Video Kayu Gelondongan di Arus Banjir Sumut Ramai di Medsos, DPR: Perlu Investigasi dan Tindakan Tegas

Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Media sosial tengah diramaikan oleh rekaman video yang memperlihatkan kayu-kayu gelondongan terbawa arus banjir. Video itu diduga berasal dari wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

Netizen mengaitkan fenomena kayu terbawa arus tersebut dengan dugaan deforestasi atau kerusakan hutan di wilayah Sumatra, yang belakangan terdampak banjir dan longsor beruntun.

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, meminta pemerintah membentuk tim investigasi untuk menjawab pertanyaan publik terkait fenomena tersebut.

“Untuk menjawab keheranan tersebut dan menunjukkan keseriusan, kita mendorong pemerintah segera membentuk tim investigasi,” kata Daniel kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (30/11).

Baca juga:

AHY Pastikan Pemerintah Mulai Perbaiki Infrastruktur Vital Terdampak Banjir di Sumatra

Ia menilai perlu ada kepastian apakah terdapat unsur pidana di balik bencana yang terjadi.

“Apakah ada penebangan illegal logging? Siapa pelakunya? Seberapa besar hutan alam yang dirusak? Dan segera lakukan tindakan tegas terhadap pelanggar yang ada,” tegasnya.

Daniel menambahkan, pihaknya akan memanggil kementerian terkait seperti Kementerian Kehutanan dalam Rapat Kerja (Raker) untuk meminta penjelasan.

“Kami akan pertanyakan itu ya kepada Kementerian Kehutanan, kementerian terkait,” jelasnya.

Baca juga:

Dapur MBG Difungsikan Jadi Distribusi Makanan Bagi Korban Banjir Sumatra

Ia menekankan bahwa pembalakan liar dan kerusakan hutan tidak boleh dibiarkan, terutama di tengah meningkatnya anomali cuaca.

Daniel khawatir dampaknya akan semakin meluas dan tidak hanya terjadi di Sumatra.

“Karena kalau terulang, anomali cuaca akan semakin kuat dan cepat. Tak hanya di Sumatra, nanti seluruh pulau akan terlanda bencana,” tutup Daniel. (Knu)

#Sumatra Utara #Banjir #Bencana Alam #Deforestasi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Penetapan status tanggap darurat iambil untuk mempercepat penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar warga korban banjir di Kabupaten Tangerang.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Indonesia
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera
Di tahap awal ini ada enam perusahaan yang akan kita daftarkan gugatan perdatanya di pengadilan terkait dengan kontribusi dalam banjir di Sumatra bagian utara
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera
Indonesia
Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter
Banjir yang melanda wilayahnya itu diperkirakan akan terus bertambah karena volume air semakin tinggi dan meluas akibat luapan Sungai Cidurian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter
Indonesia
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Pemerintah tidak hanya menghitung kerugian materiil, tetapi juga biaya pemulihan lingkungan secara menyeluruh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Indonesia
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Pekerjaan ini melengkapi penanganan 24 titik sumur bor lain yang lebih dulu dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Indonesia
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Banjir masih menggenangi Jakarta Barat di 2 RT di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian 30 sentimeter.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Indonesia
Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 20 Januari 2026
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok melaporkan adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan baru.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 20 Januari 2026
Indonesia
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG menyebutkan, hujan lebat masih mengguyur Jakarta hingga beberapa hari ke depan. Warga pun diminta waspada.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem
Indonesia
Bulan Baru Datang, Pesisir Jakarta Siap-Siap Diterjang Banjir Rob
BPBD DKI Jakarta terbitkan peringatan banjir rob pesisir Jakarta 13-20 Januari 2026
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Bulan Baru Datang, Pesisir Jakarta Siap-Siap Diterjang Banjir Rob
Indonesia
Rabu (14/1), Jakarta Diprakirakan Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Titik Banjir Berpotensi Meluas
Kondisi tersebut berpotensi memperparah banjir yang hingga Senin malam makin meluas di sejumlah wilayah Ibu Kota.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Rabu (14/1), Jakarta Diprakirakan Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Titik Banjir Berpotensi Meluas
Bagikan