Utamakan Keselamatan Warga, Anies Pilih Tunda Proyek Pembangunan Jakarta

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 22 Juni 2020
Utamakan Keselamatan Warga, Anies Pilih Tunda Proyek Pembangunan Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi salam usai memimpin upacara peringatan HUT ke-493 Kota Jakarta di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/6). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa pembangunan ibu kota di tahun 2020 ini ditunda. Pasalnya Pemprov DKI tengah fokus untuk menyelamatkan warga Jakarta dalam melawan wabah corona.

"Jadi selama pandemi ini pembangunan (Jakarta) bisa saja tertunda, tapi menyelamatkan warga tidak boleh tertunda itu prinsip yang kita pegang," terang dia.

Baca Juga

Alasan Anies Pilih Tema 'Jakarta Tangguh' di HUT ke 493 Jakarta

Karena itu, Anies mengkalaim, pihaknya telah mengambil langkah cepat dalam penanganan dan penanggulangan virus corona di ibu kota. Hal itu semata-mata kata Anies untuk menyelamatkan warga Jakarta.

Dalam masa transisi ini juga, Anies berjanji akan menumbuhkan kembali geliat ekonomi di Jakarta yang sempat melemah akibat pandemi COVID-19.

"Nah kedepan bersamaan dengan proses trasnisi ini kita akan terus fasilitasi baik penumbuhan usaha mikro dan menengah sampai besar, baik sektor jasa sampai kontruksi supaya segera bisa bangkit berkegiatan kembali tapi itu semua dengan pertimbangkan kondisi wabah," tuturnya.

Kalangan pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berpose usai menggelar Upacara HUT DKI Jakarta ke-493 di Balai Kota Jakarta, Senin (22/6/2020). Dalam pidato sambutan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengemukakan jika pandemi COVID-19 di Jakarta berada pada situasi terkendali sesuai laporan kajian ilmiah Universitas Indonesia. (ANTARA/HO-Humas Balai Kota).
Kalangan pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berpose usai menggelar Upacara HUT DKI Jakarta ke-493 di Balai Kota Jakarta, Senin (22/6/2020). Dalam pidato sambutan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengemukakan jika pandemi COVID-19 di Jakarta berada pada situasi terkendali sesuai laporan kajian ilmiah Universitas Indonesia. (ANTARA/HO-Humas Balai Kota).

Anies juga yakin dan percaya kedepan dengan virus corona ini wasyarakat dan perusahaan akan merubah kebiasaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Perusahaan-perusahaan juga mengambil pengalaman baru mereka mengimporvisasi cara bekerjanya, sehingga insya allah bisa lebih efektif, tapi Jakarta sebagai pusat perekonomian, akan terus memainkan peran besarnya," terangnya.

Baca Juga

Anies Klaim Kasus COVID-19 di Jakarta Sudah Terkendali

Saat ini juga, Anies mengklaim, bahwa kasus corona di Jakarta sudah terkendali. Yang artinya warga ibu kota memiliki kado di HUT DKI terkait menurunya penyakit COVID-19.

"Dan seakan 22 Juni ini kado bagi masyarakat Jakarta bahwa di saat kita memperingati HUT kota ini pada saat ini juga Alhamdulillah pandemi yang pernah besar di Jakarta saat ini sudah terkendali," tutupnya. (Asp)

#Anies Baswedan #DKI Jakarta #HUT Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sering Berhenti Mendadak, MRT Jakarta Minta Maaf
Sistem persinyalan MRT Jakarta telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan yang dirancang untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan aman.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
 Sering Berhenti Mendadak, MRT Jakarta Minta Maaf
Indonesia
Dishub DKI tambah Petugas Jaga Parkir Liar di Jalan Mayjen Sutoyo saat Weekend
Pengaturan parkir di Jalan Mayjen Sutoyo sudah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Dishub DKI tambah Petugas Jaga Parkir Liar di Jalan Mayjen Sutoyo saat Weekend
Indonesia
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Paparan konstan polusi level ini berpotensi merusak tanaman hingga menurunkan nilai estetika lingkungan perkotaan secara drastis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Indonesia
Pramono Sebut sudah Dapat Izin Pemerintah Pusat untuk Pembangunan LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas
Apabila jalur LRT Jakarta sudah sampai ke Dukuh Atas, konektivitas transportasi umum di Jakarta akan mencapai 95 persen.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pramono Sebut sudah Dapat Izin Pemerintah Pusat untuk Pembangunan LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas
Indonesia
Dishub DKI Tertibkan Kendaraan Parkir Sembarang di Kawasan Cawang, 4 Mobil Diderek
Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan agar aman, tertib, dan nyaman bagi pengguna jalan.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Dishub DKI Tertibkan Kendaraan Parkir Sembarang di Kawasan Cawang, 4 Mobil Diderek
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Kado dari STY untuk Lima Abad Jakarta Tahun Depan
Pramono mengapresiasi penunjukan STY sebagai pelatih baru Persija Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Gubernur Pramono Minta Kado dari STY untuk Lima Abad Jakarta Tahun Depan
Indonesia
Pemprov DKI Mulai Tata Kabel ke Bawah Tanah
Pemprov DKI secara bertahap memasukkan jaringan kabel ke tanah agar lebih tertata dan menambahkan estetika kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Pemprov DKI Mulai Tata Kabel ke Bawah Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Rp 100 Miliar dari APBD untuk Program LPDP 2027
Anggaran ratusan miliar itu akan dikelola Pemprov DKI dengan menggandeng LPDP pusat.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Pemprov DKI Siapkan Rp 100 Miliar dari APBD untuk Program LPDP 2027
Indonesia
Dishub DKI Sediakan Selter di Perkantoran Jakarta bagi Pengemudi Ojol
Salah satu fasilitas yang telah tersedia berada di Terminal Terpadu Pulo Gebang sebagai selter bagi pengemudi.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Dishub DKI Sediakan Selter di Perkantoran Jakarta bagi Pengemudi Ojol
Indonesia
Dishub DKI Kumpulkan Ojol, Bahas Penataan Parkir saat Ambil Pesanan
Dishub DKI bersama seluruh mitra akan menyelenggarakan Seminar Safety Driving yang diikuti sekitar 200 pengemudi dari berbagai operator taksi dan ojek online.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Dishub DKI Kumpulkan Ojol, Bahas Penataan Parkir saat Ambil Pesanan
Bagikan