Usai Pilpres, Ini Sektor Saham yang Patut Diperhitungkan
Bisnis MP - Sektor saham konstruksi menjadi salah satu sektor saham yang dapat dicermati pelaku pasar setelah pemilihan Presiden pada 9 Juli 2014. Kedua pasangan calon Presiden yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo yang akan menggenjot proyek infrastruktur dapat memberikan sentimen positif untuk sektor saham konstruksi.
Selama semester I 2014, sektor saham properti dan infrastruktur memimpin penguatan sektor saham. Sektor saham properti yang terdiri dari saham properti dan konstruksi naik 20,67 persen ke level 406,66 pada 30 Juni 2014. Lalu diikuti sektor saham infrastruktur yang terdiri dari utilities dan transportasi.
Dalam riset PT Daewoo Securities, seperti dikutip pada Selasa (8/7/2014) menyebutkan, kedua calon Presiden yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo sama-sama memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi itu dapat berdampak positif ke bursa saham.
Selain itu, kedua kandidat presiden ini memberikan perhatian untuk infrastruktur. Hal itu karena infrastruktur memegang peranan penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.
"Jokowi memiliki konsel "tol laut" atau jalan laut dengan master plan untuk membangun pelabuhan besar di setiap pulau di Indonesia. Sedangkan Prabowo berkomitmen untuk memprioritaskan 4.000 KM rel kereta api," tulis riset itu.
Sementara itu, Analis PT BNI Securities, Thendra Crisnanda menuturkan, pelaksanaan pemilihan Presiden menjadi salah satu pertimbangan pelaku pasar. Sentimen politik itu mendominasi gerak indeks saham termasuk sektor saham dalam jangka menengah.
(Agustina Melani)
Bagikan
Misdam -
Berita Terkait
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024