Urusan Investasi, Luhut: Kita Harus Jemput Bola

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 05 Januari 2018
Urusan Investasi, Luhut: Kita Harus Jemput Bola

Luhut Binsar Pandjaitan saat rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Selasa (13/10). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah harus menjemput bola untuk bisa mendorong realisasi investasi masuk ke Indonesia.

Luhut mengatakan, pesan itu merupakan hasil rapat terbatas kabinet yang digelar di Istana Merdeka membahas peningkatan investasi dan perdagangan.

"Rapat di istana tadi mengenai investasi. Sebenarnya berkali-kali Presiden menyampaikan supaya jangan terlalu banyak birokrasi dalam pengurusan-pengurusan. Kita harus jemput bola," katanya seusai acara perayaan Natal dan Tahun Baru di Gedung BPPT, Jumat (5/1).

Lebih lanjut, Luhut mengatakan pejabat pemerintah maupun menteri tidak boleh merasa seperti raja yang harus didatangi tapi justru harus memberikan pelayanan maksimal.

"Tanya masalahnya apa, apa yang harus diselesaikan, begitu," katanya seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas yang membahas peningkatan investasi dan perdagangan ditengah momentum positif ekonomi Indonesia.

"Saya ingin lebih fokus dan konsentrasi lagi kepada yang namanya investasi, kemudian yang kedua yang namanya ekspor atau perdagangan luar negeri," kata Presiden dalam sambutan pembukaan rapat.

Menurut Presiden, ekspor Indonesia perlu difokuskan dalam meningkatkan sejumlah sektor yaitu bidang industri, ESDM, kesehatan, pendidikan, industri pertahanan, pertanian serta kelautan dan perikanan.

"Semuanya harus satu garis, satu arah sehingga problem-problem yang dihadapi di lapangan betul-betul bisa kita tangani dengan baik," tegas Presiden.

Kepala Negara menjelaskan situasi perekonomian Indonesia dalam kondisi baik seperti indeks harga saham gabungan yang melonjak, kepercayaan investasi luar negeri yang meningkat dan APBN yang seimbang.

Indonesia meraih peningkatan rating investasi baik dari S&P serta Fitch Rating.

Selain itu, Indonesia juga berhasil menaikkan peringkat kemudahan berinvestasi atau Ease of Doing Business dari 120 pada 2014 menjadi ke 72 pada 2018 menurut data World Bank.

Karena itu, pemerintah mencari pangkal masalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)

#Presiden Jokowi #Luhut Panjaitan #Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Pemerintah Bakal Ubah Bantuan Barang Menjadi Uang Tunai Langsung Pada Penerima
Digitalisasi bansos dilaporkan sudah menyelesaikan menyasar sebanyak 43 kabupaten/kota dan sekarang diperluas hingga mencapai 258 kabupaten kota
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pemerintah Bakal Ubah Bantuan Barang Menjadi Uang Tunai Langsung Pada Penerima
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Investasi Emas Makin Diminati, ACC Tawarkan Skema Cicilan Tanpa Jaminan
Astra Credit Companies menawarkan cicilan emas bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Investasi Emas Makin Diminati, ACC Tawarkan Skema Cicilan Tanpa Jaminan
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Bagikan