UNRWA Kekurangan Pasokan Makanan untuk Bantu Pengungsi Rafah
Bangunan menjadi sasaran serangan dan bangunan di sekitarnya rusak di Rafah, Gaza, Minggu (11/2/2024). (ANTARA/Anadolu/am)
MerahPutih.com - Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) kesulitan mendistribusikan makanan untuk pengungsi di kota Rafah, Palestina. Distribusi makanan di kota Rafah di Gaza selatan telah ditangguhkan karena kurangnya pasokan dan ketidakamanan di kota padat penduduk tersebut.
Dikutip dari Al Jazeera, Rabu (22/5), UNRWA mengatakan dalam sebuah pernyataan di X pada hari Selasa kemarin bahwa hanya tujuh dari 24 pusat kesehatannya yang beroperasi dan tidak menerima pasokan medis apa pun dalam 10 hari. Penyebabnya ialah karena ada penutupan jalur perlintasan Karem Abu Salem.
Perlintasan penting tersebut, yang berfungsi sebagai jalur utama pengiriman bantuan penyelamatan jiwa dan pintu masuk dan keluar bagi pekerja kemanusiaan, telah ditutup sejak 7 Mei.
Penghentian distribusi dipastikan akan menimbulkan dampak bencana bagi warga Palestina tidak hanya di Rafah, tapi di seluruh Jalur Gaza.
Baca juga:
Pertama Kalinya Staf Keamanan Internasional PBB Tewas di Rafah
“Kita berbicara tentang lebih dari dua minggu tidak ada apa pun yang memasuki Jalur Gaza,” kata Jurnalis Palestina Hind Al Khoudary yang melaporkan situasi Gaza untuk Al Jazeera.
Dia mengatakan bahwa penutupan penyeberangan Rafah dari Mesir telah menghentikan pengiriman setidaknya 82.000 ton pasokan, sementara akses di penyeberangan Karem Abu Salem dari Israel terbatas.
“Kami kehabisan kata-kata untuk menggambarkan apa yang terjadi di Gaza. Kami menggambarkannya sebagai bencana, mimpi buruk, seperti neraka di bumi. Ini semua, dan lebih buruk lagi,” tutupnya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Resmi Tetapkan Pulau Galang Riau untuk Dijadikan ‘Rumah Sementara’ Rakyat Gaza Palestina yang Jadi Korban Perang
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim