Unpad Berikan Beasiswa S2 untuk Seniman

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Juni 2021
Unpad Berikan Beasiswa S2 untuk Seniman

Unpad. (Foto: Unpad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pelaku seni atau budaya berkesempatan melanjutkan kuliah ke jenjang S2 (Pascasarjana) di Universitas Padjadjaran (Unpad). Peluang beasiswa S2 ini mendapat dukungan berupa skema dari program Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemendikbudristek RI.

Skema beasiswa S2 bagi seniman di Unpad, terbuka untuk dua fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta pada Fakultas Budaya.

Baca Juga:

Unpad Larang Dosen Mudik

Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad Mohammad Fahmi, mengatakan, beasiswa jenjang Magister dan Doktor untuk pelaku budaya ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang aktif bergerak di bidang kebudayaan.

Fahmi menjelaskan, untuk bisa memperoleh beasiswa ini, para seniman terlebih dahulu melakukan pendaftaran Pascasarjana di laman SMUP Unpad. Pendaftaran disesuaikan dengan mekanisme pendaftaran SMUP yang sudah ditetapkan.

"Nantinya, Unpad akan melakukan seleksi untuk mengeluarkan Letter of Acceptance (LoA) sebagai syarat utama untuk bisa mendaftar beasiswa pelaku budaya," katanya, Sabtu (5/6).

Pendaftaran beasiswa pelaku budaya dibuka hingga 30 Juni mendatang. Informasi mengenai teknis pendaftaran bisa dilihat di laman SMUP Unpad serta di laman Beasiswa Pendidikan Indonesia.

Wakil Dekan Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Riset FIB Unpad Lina Meilinawati mengungkapkan, beasiswa ini bisa dimanfaatkan para seniman untuk mendaftar studi Pascasarjana di FIB dengan pengutamaan pada Kajian Budaya.

Studi yang dilakukan akan menekankan pada penulisan tesis dan disertasi mengenai jalur rempah serta repatriasi benda warisan budaya.

"Kami sangat menyambut gembira dengan adanya beasiswa bagi pelaku budaya ini," kata Lina.

Wakil Dekan Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Riset FISIP Unpad Ida Widianingsihmenjelaskan, dari sembilan prodi Pascasarjana yang dibuka di FISIP, para seniman bisa mendaftar ke beberapa prodi yang berkaitan dengan budaya, di antaranya antropologi, sosiologi, hingga kebijakan publik.

"Prodi ini sangat cocok bagi pelaku budaya, karena kajian di FISIP rata-rata multidisipin, sehingga relatif bisa masuk tergantung asesmennya," kata Ida.

Ida menilai, para seniman memiliki kesempatan untuk mengembangkan perspektif keilmuan. Hal ini akan mendorong mereka tidak hanya terampil dalam menciptakan karya, tetapi juga memahami bagaimana struktur kebijakan publik, cara pandang politik, hingga melakukan diplomasi kebudayaan.

Seniman tari topeng.(Foto: Unpad)
Seniman tari topeng.(Foto: Unpad)

Sesuai dengan kebijakan universitas, nantinya para seniman juga wajib menyelesaikan studi sesuai dengan SKS yang ditetapkan. Selain itu, para seniman juga diwajibkan melakukan riset dan publikasi ilmiah pada jurnal terindeks sebagaimana yang sudah ditetapkan di universitas.

Ida mengakui, tidak semua seniman akrab dengan dunia riset dan publikasi. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya, seniman akan mendapatkan pendampingan khusus dari promotor dalam hal melakukan riset dan menulis karya ilmiah.

"Kami akan menyelenggarakan berbagai workshop. Bahkan jika diperlukan, para seniman juga boleh mengikuti kuliah di program Magister ataupun di Sarjana," ungkap Ida. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Unpad Masih Buka Pendaftaran Relawan Uji Klinis Vaksin Rekombinan COVID-19 Anhui

#Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Unpad #Beasiswa #Seniman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Lifestyle
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 dibuka 20-24 Agustus. Simak syarat, dokumen, jenjang S1/D4, S2, S3, hingga cara daftar secara online.
ImanK - Kamis, 20 Agustus 2026
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar
Fun
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
TERASI 2026 digelar 13-17 Agustus di Jakarta dengan melibatkan seniman disabilitas, penyintas kanker, dan 60 ilustrator lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
Indonesia
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Amalia membantah anggapan bahwa kenaikan status desil yang diduga tanpa adanya penambahan penghasilan riil pada anggota keluarga mahasiswa tersebut disebabkan oleh adanya kesalahan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Indonesia
Jangan Takut Daftar Beasiswa LPDP, Syarat Bahasa Inggris Kini Lebih Simpel!
LPDP menyederhanakan syarat bahasa Inggris pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap II 2026. Sertifikat lebih fleksibel dan pemegang LoA unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Jangan Takut Daftar Beasiswa LPDP, Syarat Bahasa Inggris Kini Lebih Simpel!
Indonesia
Kabar Gembira, Syarat Bahasa Inggris Beasiswa LPDP Dipermudah
Tujuan perguruan tinggi dalam negeri wajib menyampaikan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dari lembaga tertentu, kini mengakui lebih banyak jenis sertifikat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Kabar Gembira, Syarat Bahasa Inggris Beasiswa LPDP Dipermudah
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Rp 100 Miliar dari APBD untuk Program LPDP 2027
Anggaran ratusan miliar itu akan dikelola Pemprov DKI dengan menggandeng LPDP pusat.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Pemprov DKI Siapkan Rp 100 Miliar dari APBD untuk Program LPDP 2027
Bagikan