Musik

Unit Hardcore Speed dari Australia Siap Tampil di Jakarta

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 09 Januari 2023
Unit Hardcore Speed dari Australia Siap Tampil di Jakarta

Speed siapkan jadwal tur ke Asia Tenggara. (Foto: Instagram/@gangcalledspeed)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DERETAN musisi luar negeri seakan memadati jadwalnya untuk berkunjung dan tampil di Indonesia. Kali ini giliran unit hardcore asal Australia, Speed yang mengumumkan jadwal tur mereka ke Asia Tenggara yang dilaksanakan serentak pada Maret 2023.

Baca juga:

Tiket Aurora Konser di Indonesia Kembali Ditambah

Adapun tur tersebut akan digelar di empat negara Asia Tenggara, mulai dari Thailand, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Berikut rincian jadwal tur dari Speed di Asia Tenggara 2023:

- Kamis (2/3) – Bangkok, Thailand, Lido

- Jumat (3/3) – Singapura, Esplanade, Annexe Studio

- Sabtu (4/3) – Kuala Lumpur, Malaysia, Angkasa Space

- Minggu (5/3) – Jakarta, Indonesia, Studio Palem

Speed terbentuk pada 2019 oleh dua bersaudara Jem dan Aaron tak lama setelah pembubaran band sebelumnya Endless Heights. Pada Oktober 2019, Speed merilis mini album demo via Last Ride Records. kemudian pada Juni 2020 Speed merilis lagu berjudul A Dumb Dog Gets Flogged.

“Lagu ini lahir sebagai reaksi atas kepemimpinan yang gagal dari pemerintah kita selama kebakaran hutan Australia 2019-2020. Empati dan kasih sayang harus selalu menjadi landasan untuk tindakan berarti,” ucap Jem menjelaskan isi dari lagu tersebut seperti dikutip dari NME.

Baca juga:

Rumkicks Hanya Bawakan Tiga Lagu dalam Tur di Jakarta

Kemudian di Mei 2022, Speed mengumumkan perilisan mini album bertajuk Gang Called Speed sebagai mini album resmi mereka, bersama dengan single utama Not That Nice yang membahas tentang kejahatan rasial di Asia.

“Meskipun ini adalah mini album pertama kami. Tapi kami mendekatinya hampir seperti album debut. Itu sebabnya disebut sebagai Gang Called Speed, ini adalah identitas band. Inilah kami semua. Ini adalah hardcore Australia,” lanjut Jem.

Sebelum ke Asia, Speed akan menjadi salah satu pembuka untuk Turnstile di Laneway Festival yang berlokasi di Sydney dan Melbourne Australia pada Februari 2023.

Sejauh artikel ini ditulis belum ada informasi lebih lanjut tentang penjualan tiket. Semoga saja kedatangan Speed bisa menjadi peluang bagi band-band beraliran cadas lainnya untuk datang dan mengadakan konsernya di Indonesia. (far)

Baca juga:

Keshi Sukses Memukau Para Penggemar Indonesia

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
WIJAYA80 Rilis 'Lagu Kenangan', Tegaskan Alkohol Bukan Obat Patah Hati lewat Liriknya
Wijaya 80 merilis single terbaru berjudul Lagu Kenangan. mengangkat kisah patah hati dengan pesan bahwa alkohol bukan solusi untuk menyembuhkan luka emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
WIJAYA80 Rilis 'Lagu Kenangan', Tegaskan Alkohol Bukan Obat Patah Hati lewat Liriknya
ShowBiz
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
Dongker akan menggelar Melankolia di Kolong pada 17 Juli 2026. Momen perkenalkan lagu-lagu dari album kedua sekaligus mengusung konsep donasi buku atau beras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
ShowBiz
6ft Drowning Debut Lewat Maxi-Single 'What If? / Angst', Tawarkan Emosi Alternatif Pop-Punk Intens
Band asal Tangerang, 6ft Drowning, resmi merilis maxi-single debut What If? / Angst. Perkenalan identitas musik mereka dengan nuansa alt/pop-punk dan lirik emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
6ft Drowning Debut Lewat Maxi-Single 'What If? / Angst', Tawarkan Emosi Alternatif Pop-Punk Intens
ShowBiz
Featuz Rilis EP 'Home Again', Hadirkan Refleksi tentang Arti Rumah, Cinta, dan Kehidupan
Featuz kembali dengan EP Home Again, mini album berisi lima lagu yang mengangkat makna rumah, cinta, perubahan, pernikahan, kehilangan, dan proses penerimaan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Featuz Rilis EP 'Home Again', Hadirkan Refleksi tentang Arti Rumah, Cinta, dan Kehidupan
ShowBiz
GHO$$ Hadirkan Album Perdana 'The Whitest Blackout', Jadi Kisah Emosional tentang Kehilangan dan Harapan
GHO$$ akhirnya merilis album debut The Whitest Blackout. Album berisi 12 lagu ini menjadi perjalanan emosional tentang kehilangan, trauma, harapan, dan penerimaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
GHO$$ Hadirkan Album Perdana 'The Whitest Blackout', Jadi Kisah Emosional tentang Kehilangan dan Harapan
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
ShowBiz
Single Baru Dodo 'Hantu' Angkat Dilema Hubungan yang Tak Kunjung Jelas, Simak Liriknya
Dodo merilis single terbaru berjudul 'Hantu'. Lagu bernuansa Pop R&B ini mengangkat kisah tentang mencintai seseorang yang tak pernah memberi kepastian hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Single Baru Dodo 'Hantu' Angkat Dilema Hubungan yang Tak Kunjung Jelas, Simak Liriknya
ShowBiz
Yovie & Nuno Rilis Versi Baru 'Kamu Bukan Kekasihku', Kini Dihadirkan lewat POV Perempuan
Yovie & Nuno merilis versi baru lagu 'Kamu Bukan Kekasihku' bersama Meiska, Prinsa Mandagie, dan Aruma dengan sudut pandang perempuan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Yovie & Nuno Rilis Versi Baru 'Kamu Bukan Kekasihku', Kini Dihadirkan lewat POV Perempuan
ShowBiz
Riku Rilis "N/A", Lagu Emo Rave tentang Luka dari Hubungan Toxic, Simak Liriknya
Solois Riku menggandeng dua musisi berbakat, Naykilla dan Josua Natanael, untuk menghadirkan kolaborasi yang menyalurkan luapan emosi dan kemarahan melalui sebuah komposisi yang intens.
Frengky Aruan - Senin, 06 Juli 2026
Riku Rilis
ShowBiz
"Wanita Tak Punya Malu" Bernadya, Ironi Sekaligus Kritik
Frasa "Wanita Tak Punya Malu" menjadi bentuk ironi sekaligus kritik terhadap diri sendiri karena tetap bertahan dalam hubungan yang sudah tidak lagi sehat, meski menyadari luka yang terus ditimbulkannya.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Bagikan