Wisata Dunia

Unik, Museum ini Minta Pengunjung untuk Mencium Aroma Lukisan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Maret 2021
Unik, Museum ini Minta Pengunjung untuk Mencium Aroma Lukisan

Di museum ini pengunjung dapat menghirup aroma dari abad ke-17. (Foto: Mauritshuis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA mendatangi sebuah museum, biasanya indra penglihatanmu yang akan dimanjakan dengan berbagai karya indah cantik. Akan tetapi, ekhibisi asal Belanda ini tidak hanya akan memuaskan mata saja.

Pamerannya juga akan memberi pengalaman baru untuk penciumanmu. Di dalamnya, pengunjung dapat menghirup aroma harum dan busuk dari abad ke-17.

Baca juga:

Menjelajah Keajaiban Dunia Dongeng di H.C. Andersen's House

Disebut sebagai Smell the Art: Fleeting Scents in Color, petunjukkan ini tidak hanya menawarkan keindahan visual saja. Museum Mauritshuis justru akan memintamu menghargai sebuah lukisan melalui aromanya.

Namun bukan bau cat yang akan kamu cium, melainkan wangi dari cerita yang ada dalam lukisannya. Hal ini dapat terjadi berkat pengharum berteknologi tinggi yang dapat diaktifkan dengan satu sentuhan tombol. Demikian seperti dilansir dari laman Travel and Leisure.

Unik, Museum ini Minta Pengunjung untuk Mencium Aroma Lukisan
Ekshibisi ini akan mengeksplorasi penggembaran bau dalam seni dari abad ke-17. (Foto: Mauritshuis)

"Pernahkah kamu bertanya-tanya seperti apa bau kanal Amsterdam 400 tahun yang lalu? Itu akan sangat suram: kotoran, bahan limbang, dan semua jenis kotoran dibuang ke air," tulis Mauritshuis dalam situs resminya.

Pameran ini akan mengeksplorasi penggambaran bau dalam seni abad ke-17, aroma masa lalu, peran aroma dalam cerita, sugesti aroma dalam karya seni, serta persepsi sensorik.

Meskipun aroma merupakan subjek ekshibisi dan akan ada berbagai jenis bau untuk dirasakan, karya seni tetap yang akan membawa cerita tersebut.

Baca juga:

Mengunjungi Galaksi 'Far, Far Away' di Ekshibisi Star Wars Identities

Tentu saja ini terdengar seperti pengalaman multi sensori yang menakjubkan, namun mereka menyebutkan bahwa untuk beberapa lukisan tamu mungkin harus menutup hidung.

Jangan berharap semua objek memiliki wangi enak seperti cokelat, bunga, vanila, dan sebagainya ya. Sebab karya yang dipajang juga akan mewakili kenyataan aroma yang ada, meski baunya tidak enak sekalipun.

Dalam penjelasannya, museum yang terletak di The Hague ini menjelaskan bahwa ekshibisi tersebut merupakan perjalanan penemuan yang akan menginspirasi pengunjung untuk merasakan seni dari perspektif baru.

"Melalui berbagai dispenser aroma, mereka dapat mencium lemari linen bersih, ladang pemutih, ambergris, mur, dan tentu saja saluran yang berbau busuk," tulis mereka.

Tidak sabar menantikan bau dari 50 karya yang akan dipamerkan? Atau tidak bisa mendatanginya karena pembatasan perjalanan akibat COVID-19? Tidak perlu khawatir. Museum tersebut akan mengirim semprotan bau juga tiket masuk virtual untuk tur digital seharga US$30 (Rp431 ribu).

"Saya pikir itu belum pernah dilakukan sebelumnya, bahwa anda dapat mencium seni di rumah," terang kurator acara, Ariane van Suchtelen. Sampai saat ini, museum telah menciptakan 1.500 kotak semprotan untuk dikirim ke seluruh dunia. Jika perlengkapan tersebut populer, mereka berencana untuk membuatnya lebih banyak. (sam)

Baca juga:

Museum Macan Siapkan Pameran Luring dan Program Virtual untuk 2021

#Museum #Lukisan #Wisata Dunia #Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Lifestyle
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Pameran ini mempertemukan kebutuhan perusahaan seputar corporate outing, gathering, perjalanan insentif, serta team building bersama para pelaku industri.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Tahir Solo Museum diketahui menunggak biaya PBB sebesar Rp 600 juta. DPRD Solo meminta masalah tersebut diselesaikan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Dunia
Dua Maling Lukisan Renoir masih Buron, Diduga Kebingungan Jual Hasil Curian
Kantor wali kota menyatakan segala upaya yang memungkinkan sedang dilakukan untuk menemukan para pencuri dan memulihkan kedua lukisan yang hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Dua Maling Lukisan Renoir masih Buron, Diduga Kebingungan Jual Hasil Curian
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Fashion
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Pameran John Galliano di The Met 2027 resmi dibatalkan. Temukan alasan mengejutkan di balik kontroversi masa lalu, serta keputusan dari Anna Wintour dan pihak museum
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Indonesia
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Pramono Anung membuka Pameran SBY Art Community 2026 di TIM. Pameran Art for Peace and a Better Future mempertemukan seniman Indonesia dan Jerman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Bagikan