Unik, Enam Jenis Kenduri Akan Meriahkan Pesta Budaya DIY

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 12 Oktober 2017
 Unik, Enam Jenis Kenduri Akan Meriahkan Pesta Budaya DIY

Rakyat Yogyakarta sangat senang dengan pelantikan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Pakualaman X (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMDA DIY akan menggelar pesta budaya untuk merayakan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Pesta budaya direncanakan digelar pada 20-21 Oktober 2017 di enam titik kabupaten dan Kota di DIY. Dalam pesta budaya ini, masing-masing wilayah akan menyiapkan prosesi kenduri (jamuan makan bersama) khusus.

Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata DIY mengatakan Kenduri dalam bahasa Indonesia berarti jamuan makan bersama untuk memperingati sebuah peristiwa. Kenduri merupakan simbol ucapan syukur atas terjadinya suatu peristiwa.

"Acara ini juga simbol rasa bahagia warga Yogyakarta atas pelantikan kembali dua pemimpin kami," kata Wardoyo melalui sambungan telepon di Yogakarta, Kamis (12/10).

Keenam prosesi kenduri ini mempresentasikan lokasi tempat tinggal masyarakat Yogyakarta. Kenduri pertama yakni Kenduri Kutonegoro yang mewakili masyarakat Kota Yogyakarta. Kenduri ini akan digelar di depan Kantor Kepatihan di Jalan Malioboro. "Rencananya tanggal 20 digelar kenduri di Kepatihan dulu. Baru tanggal 21 nya di lima wilayah lainnya," ujar dia.

Kenduri kedua adalah Kenduri Pegunungan yang bernama Kenduri Gunung. Kenduri ini mewakili masyarakat yang tinggal digunung. "Akan dilaksanakan di Gunung Api Purba, Ngelanggeran di Pathuk Gunungkidul," ujarnya

Kenduri Ketiga adalah Kenduri Pesisir yang bernama Kenduri Segoro. Kenduri ini akan diadakan di Pantai Depok, Bantul dan mewakili masyarakat di pesisir pantai. Kenduri ke empat adalah Kenduri Hutan yang dinamai Kenduri Wolo. Kenduri akan digelar di Hutan Pinus
Mangunan, Kabupaten Bantul.

Kelima adalah Kenduri Tlogo di Waduk Sermo, Kulon Progo. Kenduri ini mewakili masyarakat yang tinggal disekitar danau atau sumber air. "Terakhir adalah Kenduri Pedusunan yang akan digelar di sekitar Candi Banyunibo di Kabupaten Sleman. Ini mewakili masyarakat yang tinggal di desa," tutur dia.

Dalam pesta budaya ini akan ditampilkan sederet pertunjukan budaya yang disesuakan dengan kultur masyarakat. Misalnya di Kenduri Segoro di Pantai Depok akan diadakan pawai Bregodo (prajurit) keraton Yogyakarta dan pameran perahu hias.

Sementara di Gunung Api Purba Ngelanggeran akan diadakan tradisi rasulan dimana sebuah Tumpeng Ageng akan dikirab disekitar Gunung Api Purba. "Kalau di Kota akan ada Tasyakuran dan Mujahadah di Puro Paku Alaman dan Keraton Yogyakarta," pungkasnya.

Pemda DIY turut akan mengundang tokoh agama dan masyarakat lintas agama untuk merayakan pelantikan ini. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X baru saja dilantik kembali menjadi pemimpin DIY di Istana Negara Selasa 10 Oktober 2017. Keduanya didaulat kembali untuk menjabat sebagai GUbernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2017-2022.

Pemda DIY akan menggelar pesta budaya untuk merayakan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Pesta budaya direncanakan digelar pada 20-21 Oktober 2017 di enam titik kabupaten dan Kota di DIY. Dalam pesta budaya ini, masing-masing wilayah akan menyiapkan prosesi kenduri (jamuan makan bersama) khusus.

Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata DIY mengatakan Kenduri dalam bahasa Indonesia berarti jamuan makan bersama untuk memperingati sebuah peristiwa. Kenduri merupakan simbol ucapan syukur atas terjadinya suatu peristiwa.

"Acara ini juga simbol rasa bahagia warga Yogyakarta atas pelantikan kembali dua pemimpin kami," kata Wardoyo melalui sambungan telepon di Yogakarta, Kamis (12/10).

Keenam prosesi kenduri ini mempresentasikan lokasi tempat tinggal masyarakat Yogyakarta. Kenduri pertama yakni Kenduri Kutonegoro yang mewakili masyarakat Kota Yogyakarta. Kenduri ini akan digelar di depan Kantor Kepatihan di Jalan Malioboro. "Rencananya tanggal 20 digelar kenduri di Kepatihan dulu. Baru tanggal 21 nya di lima wilayah lainnya," ujar dia.

Kenduri kedua adalah Kenduri pegunungan yang bernama Kenduri Gunung. Kenduri ini mewakili masyarakat yang tinggal digunung. "Akan dilaksanakan di Gunung Api Purba, Ngelanggeran di Pathuk Gunungkidul," ujarnya

Kenduri Ketiga adalah Kenduri pesisir yang bernama Kenduri Segoro. Kenduri ini akan diadakan di Pantai Depok, Bantul dan mewakili masyarakat di pesisir pantai. Kenduri ke empat adalah kenduri hutan yang dinamai Kenduri Wolo. Kenduri akan digelar di Hutan Pinus
Mangunan, Kabupaten Bantul.

Kelima adalah Kenduri Tlogo di Waduk Sermo, Kulon Progo. Kenduri ini mewakili masyarakat yang tinggal disekitar danau atau sumber air. "Terakhir adalah Kenduri Pedusunan yang akan digelar di sekitar Candi Banyunibo di Kabupaten Sleman. Ini mewakili masyarakat yang tinggal di desa," tutur dia.

Dalam pesta budaya ini akan ditampilkan sederet pertunjukan budaya yang disesuakan dengan kultur masyarakat. Misalnya di Kenduri Segoro di Pantai Depok akan diadakan pawai Bregodo (prajurit) keraton Yogyakarta dan pameran perahu hias.

Sementara di Gunung Api Purba Ngelanggeran akan diadakan tradisi rasulan dimana sebuah Tumpeng Ageng akan dikirab disekitar Gunung Api Purba. "Kalau di Kota akan ada Tasyakuran dan Mujahadah di Puro Paku Alaman dan Keraton Yogyakarta," pungkasnya.

Pemda DIY turut akan mengundang tokoh agama dan masyarakat lintas agama untuk merayakan pelantikan ini. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X baru saja dilantik kembali menjadi pemimpin DIY di Istana Negara Selasa 10 Oktober 2017. Keduanya didaulat kembali untuk menjabat sebagai GUbernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2017-2022. (*)

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Anda juga bisa baca Warga Yogyakarta Gelar Kenduri Rayakan Pelantikan Gubernur DIY

#Yogyakarta #Tradisi Jawa
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan