Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jumat Agung

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 14 April 2017
Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jumat Agung

Umat Katolik berdoa di makam leluhurnya jelang perayaan Prosesi Jumat Agung di Larantuka, NTT, Rabu (12/4). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ribuan umat Katolik di Keusukupan Agung Kupang, Nusa Tenggara Timur merefleksikan peristiwa kematian Yesus dalam doa yang disebut Jalan Salib yang digelar setiap Jumat Agung menjelang Hari Raya Paskah.

"Hari ini kita jalani Jalan Salib dengan menggali kedalaman makna keimanan, sesuai dengan perkembangan kehidupan pada zamannya dalam kehidupan setiap harian kita," kata Wakil Pastor Paroki Gereja St Yoseph Pekerja Penfui Kota Kupang RD Yonas Kamlasi di Kupang, Jumat (14/4).

Ketika memimpin prosesi doa jalan salib yang diikuti ratusan umat di Kapela St Fransiskus Xaverius Naimata, ia mengatakan, pada 2.000 tahun lalu orang Yahudi memandang salib sebagai tanda penghinaan dan perendahan martabat manusia, sedangkan orang Yunani memandang sebagai tanda kebodohan dan melalui sebagai hukuman mati yang tidak masuk akal.

"Setelah peristiwa penyaliban Yesus, salib dipandang sebagai tanda kemenangan kuasa Allah atas kuasa maut. Lebih-lebih dengan kebangkitan Kristus, menunjukkan kuasa Allah yang sungguh-sungguh melampaui akal dan pikiran manusia," katanya.

Penyaliban Yesus kemudian menjadi peristiwa refleksi iman para pengikut-Nya hingga saat ini melalui berbagai pesan aktual zaman terkait dengan tugas perutusan membebaskan manusia dari dosa dan mengembalikan relasi manusia dengan Allah Bapa.

"Maut telah dikalahkan, kehidupan baru didapatkan. Perspektif inilah yang tumbuh subur, teristimewa di kalangan orang-orang kristiani," katanya.

Sebelum sampai pada prosesi jalan salib ini, ribuan umat di wilayah itu mengikuti perayaan Kamis Putih yang dikenang umat Kristiani sedunia sebagai perjamuan malam terakhir antara Yesus Kristus dengan 12 orang murid-Nya sebelum menghadapi sakrat maut.

Prosesi selanjutnya adalah Adorasi atau pemindahan Sakramen Maha Kudus dan diikuti dengan doa bergelir umat dari pukul 21.00 hingga Jumat pagi pukul 06.00 WITA dilanjutkan dengan lamentasi dan jalan salib bersama.

Sementara itu, umat Kristen di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (13/4) tengah malam hingga subuh, mengikuti prosesi Jalan Salib mengenang kisah sengsara Yesus Kristus sampai akhirnya wafat di kayu salib.

Prosesi melewati sembilan gereja, dan baru berakhir pada Jumat (14/4) pagi.

Sumber: ANTARA

#Uskup Gereja Katolik #Kupang #NTT #Hari Paskah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Rekaman yang ditampilkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 bukan pascagempa Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Bantuan tersebut, dikirim menggunakan ragam jenis pesawat angkut dari mulai Hercules C-130 hingga pesawat terbesar milik TNI AU yakni A400M.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Indonesia
Dari Laci hingga Mendo, JHL Foundation Terus Menyisir Manggarai
Perjalanan delapan hari sebelumnya telah membawa tim JHL Foundation menyusuri wilayah Manggarai Barat, Manggarai, hingga Manggarai Timur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Laci hingga Mendo, JHL Foundation Terus Menyisir Manggarai
Indonesia
JHL Foundation Antarkan Bantuan ke Seminari Tertua di Flores
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian JHL Foundation kepada komunitas seminari yang ikut terdampak gempa.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
JHL Foundation Antarkan Bantuan ke Seminari Tertua di Flores
Indonesia
JHL Foundation Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Anak Disabilitas di Bajawa
JHL Foundation menyalurkan bantuan untuk warga Bajawa, NTT. Bantuan tersebut juga diberikan kepada anak disabilitas.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
JHL Foundation Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Anak Disabilitas di Bajawa
Indonesia
JHL Foundation Salurkan Paket Sembako, Bantu Warga Korban Gempa di Desa Wolomasi Ende
Bantuan sengaja disalurkan langsung ke wilayah terdampak agar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
JHL Foundation Salurkan Paket Sembako, Bantu Warga Korban Gempa di Desa Wolomasi Ende
Bagikan