Uji Coba Jet Bertenaga Hidrogen Pertama di Dunia Berjalan Sukses

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 01 Desember 2022
Uji Coba Jet Bertenaga Hidrogen Pertama di Dunia Berjalan Sukses

Pengujian jet bertenaga hidrogen pertama di dunia. (Rolls-Royce)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ROLLS-ROYCE dan easyJet bermitra untuk menguji apakah pesawat bertenaga hidrogen suatu hari nanti dapat membersihkan polusi penerbangan. Kini, keduanya mengumumkan mereka telah berhasil menguji mesin jet hidrogen, lapor laman The Verge, Rabu (30/11).

Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu menghapus emisi gas rumah kaca yang dibuat oleh penerbangan pesawat terbang. Tes di darat tersebut menandai bahwa Rolls-Royce untuk pertama kali di dunia telah sukses menjalankan mesin aero modern dengan tenaga hidrogen.

Penerbangan dianggap sebagai salah satu industri yang paling sulit dibersihkan. Karena membuat pesawat listrik jauh lebih sulit daripada kendaraan listrik. Baterai yang diisi dengan energi matahari dan angin terbarukan masih terlalu besar dimensinya untuk penerbangan jarak jauh.

Jadi maskapai penerbangan dan produsen pesawat bekerja untuk mengembangkan pesawat yang dapat beroperasi dengan bahan bakar yang lebih bersih seperti hidrogen. Mesin yang menghasilkan uap air, bukan karbon dioksida saat dibakar.

Baca juga:

Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang

Menggunakan hidrogen hijau yang ramah lingkungan. (Rolls-Royce)

Kedua perusahaan menggunakan mesin pesawat regional Rolls-Royce AE 2100-A yang dikonversi untuk uji darat yang dilakukan di Inggris. Pusat Energi Kelautan Eropa yang menghasilkan bahan bakar untuk pengujian di produksi hidrogen dan fasilitas uji pasang surut di Kepulauan Orkney Inggris itu.

Karena hidrogen dibuat dengan tenaga angin dan pasang surut, itu disebut hidrogen hijau. Rolls-Royce dan easyJet telah membuat komitmen perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Kemudian mencari hidrogen hijau untuk membantu mencapai target.

Tapi untuk saat ini, hidrogen hijau masih sedikit dan sangat mahal untuk dibuat. Beberapa pemerintahan termasuk pemerintahan Biden telah mulai berinvestasi untuk memproduksi lebih banyak sumber daya tersebut.

Sementara hidrogen hijau dapat diproduksi dengan energi terbarukan. Sebagian besar hidrogen saat ini masih dibuat menggunakan gas. Itulah bagian yang sulit menuangkan hidrogen sebagai bahan bakar bersih.

Baca juga:

Mobil Terbang Terinspirasi Rolls Royce

Masih panjang perjalanan agar dapat menggantikan pesawat terbang konvensional. (Unsplash/Gary Lopater)

Jika gas digunakan untuk produksi hidrogen, proses tersebut melepaskan emisi karbon dioksida yang memanaskan planet.

Rintangan utama lainnya untuk penerbangan berbahan bakar hidrogen, menurut International Air Transport Association, adalah memperkenalkan dan mengesahkan desain pesawat baru.

Untuk berjalan dengan hidrogen, pesawat perlu didesain ulang untuk menggabungkan tangki bahan bakar yang lebih besar. Misalnya, jet jumbo Boeing 747 akan membutuhkan lebih dari 1 juta liter hidrogen untuk mendapatkan kisaran yang kira-kira sama dengan 250 ribu liter bahan bakar jet.

Namun, ini merupakan pengujian awal. Masih terdapat banyak pekerjaan yang harus dilakukan, sebelum penerbangan berbahan bakar hidrogen bisa benar-benar direalisasikan. Rolls-Royce dan easyJet akan melakukan lebih banyak uji darat terlebih dahulu. (waf)

Baca juga:

Kolaborasi Virgin Galactic dan Rolls-Royce Hasilkan Pesawat Komersial Supersonik

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan