Tutup Hakordia 2023, KPK: Sinergi Pemberantasan Korupsi Harus Terus Berlanjut

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 13 Desember 2023
Tutup Hakordia 2023, KPK: Sinergi Pemberantasan Korupsi Harus Terus Berlanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2023 secara resmi berakhir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap sinergi pemberantasan korupsi oleh seluruh pemangku kepentingan dapat terus berlanjut.

“Semoga kita semakin mengokohkan sinergi dalam memberantas korupsi seperti tagline Hakordia tahun ini yaitu, 'Sinergi berantas korupsi untuk Indonesia Maju',” pesan Plt. Deputi Bidang Informasi dan Data KPK sekaligus Ketua Pelaksana Peringatan Hakordia 2023, Eko Marjono di Istora Senayan Jakarta, Rabu (13/12).

Baca Juga

KPK Sebut Ketua Komisi IV DPR Sudin Terima Aliran Uang Terkait Kasus SYL

Eko menyebut pemberantasan korupsi bukanlah hal yang mudah dilakukan. Oleh karenanya, Eko mengajak segenap elemen bangsa, mulai dari para Aparat Penegak Hukum (APH), kementerian, lembaga, pemerintah daerah (KLPD), Civil Society Organization (CSO), akademisi, pegiat antikorupsi, dan seluruh masyarakat untuk bersinergi, mengambil peran, dan berkomitmen dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.

Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Hakordia merupakan momentum untuk menebarkan semangat antikorupsi. Ia berharap momentum seperti ini dapat berlanjut dan dilaksanakan kembali di tahun-tahun selanjutnya.

Baca Juga

KPK Cecar Nurdin Halid Soal Dugaan Akses Mengurus Perkara Lewat Gazalba Saleh

Menutup sambutannya Eko menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hakordia 2023 kali ini.

“Terima kasih kepada seluruh Kementerian/Lembaga, serta seluruh stakeholder yang sudah berkenan hadir dan memberikan supportnya sehingga acara Peringatan Hakordia tahun 2023 dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Eko.

Ucapan terima kasih juga dihaturkan Eko kepada pemerintah Provinsi DKI, Dinas Pendidikan SMA Jambi, Tapaksiapi, dan seluruh panitia yang sudah berpartisipasi pada acara Hakordia.

Pada kegiatan ini, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak juga memberikan penghargaan kepada PT. Telkom Indonesia yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Hakordia 2023.

Penutupan Hakordia 2023 juga diisi dengan pemutaran video behind the scene pembuatan lagu antikorupsi KPK “Biasakan yang Benar”. Lagu ini kemudian dibawakan dalam penampilan duet Barsena Bestandhi dan Ify Alyssa. Penampilan band Padi Reborn pun ikut memeriahkan penutupan acara yang dihelat selama dua hari ini. (Pon)

Baca Juga

Dalam Sidang Praperadilan, Firli Tuduh Kapolda Metro Jaya Intervensi Kasus di KPK

#Komisi Pemberantasan Korupsi #KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Tersangka Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WBE) Suhendrik, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Indonesia
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Kasus tersebut bermula ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan dengan menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Tengah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Indonesia
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
KPK memeriksa tujuh mantan pejabat BBPJN Sumut terkait dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara senilai Rp231,8 miliar. Simak daftar tersangkanya.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Indonesia
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
KPK bongkar isi surat ke Panglima TNI soal dugaan korupsi BNPB yang menyeret Letjen Suharyanto & aliran dana oknum TNI. Simak detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
Indonesia
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
KPK ungkap korupsi BNPB seret Bima Setiawan, adik eks Kepala BNPB Suharyanto. Pengadaan tenda, perahu karet & HT karhutla dikorup. Simak di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
Indonesia
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
: KPK beri peringatan tegas bahaya flexing dan gaya hidup mewah keluarga yang berpotensi memicu korupsi. Cek rincian program Keluarga Berintegritas!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
Indonesia
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
KPK menggeledah kompleks Pemkab Klaten setelah menetapkan Bupati Hamenang Wajar Ismoyo sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Tujuh ruangan disegel.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
Indonesia
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum dicekal meski mangkir panggilan KPK. Benarkah ia hindari pemeriksaan dan pergi ke Malaysia? Simak fakta lengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Bagikan