Fashion

Tutorial Bikin Baju Tie-Dye Ala Anak Indie. Fashionable dan Sustainable Abis

annehsannehs - Jumat, 18 September 2020
Tutorial Bikin Baju Tie-Dye Ala Anak Indie. Fashionable dan Sustainable Abis

Yuk buat tie dye. (Foto Boys' Life mag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKA Shopee maupun Instagram Story, terdapat OOTD bermotif tie dye dimana-mana. Ada yang tampil feminin dengan menggunakan celana pendek dan kemeja tie dye yang dipadukan dengan kemben. Ada yang ala-ala hipster dengan menggunakan kaus tie dye yang oversized. Tak sedikit pula para hypebeast yang menggunakan kaus bermotif tie dye ala Vans x The Simpsons.

Ya, motif tie dye rasanya kembali tren di kalangan anak muda. Sebagai salah satu generasi Z yang ingin tampil trendi, rasanya ingin diri ini untuk membeli. Sayangnya, keadaan perekonomian di masa pandemi mengingatkan kita untuk jangan ngadi-ngadi.

Baca Juga:

5 Cara Tampil Seksi Tanpa Harus Pamer Kulit

Vans x The SImpsons Tie Dye. (Foto Sneaker District)
Vans x The SImpsons Tie Dye. (Foto Sneaker District)

Nah, setelah memandang motif tie dye secara saksama, kamu merasa familiar enggak sih? Apakah kamu ingat, dulu, guru seni rupa kamu pernah memberi tugas untuk bikin baju dengan teknik ikat celup bakal Ujian Praktek?

Ya, teknik ikat celup, cinde (Palembang), sasirangan (Banjarmasin), dan jumputan (Jawa) merupakan istilah kearifan lokal dari tie-dye. Agar bisa tampil oke, gaul, dan enggak krismon, kamu bisa banget bikin tie-dye sendiri dengan jalur indie alias independent.

Tunggu apa lagi, yuk tampil artsy dengan membuat baju tie-dye sendiri di rumah selama PSBB.

1. Siapkan kaus

Cara buat baju tie dye. (Foto Momtastic)
Cara buat baju tie dye. (Foto Momtastic)

Pertama-tama, kamu membutuhkan kaus berwarna putih atau warna terang lainnya yang berbahan katun 100%. Jika kamu menggunakan kaus berbahan kain polyester, biasanya pewarna pakaian tidak akan menempel dengan sempurna, atau warnanya jadi mudah luntur.

Usahakan untuk menggunakan kaus yang sudah pernah dipakai (dalam kondisi bersih) agar kamu bisa mendukung gerakan sustainability sebagai sikap toleransi terhadap lingkungan. Selain itu, menggunakan kaus putih yang sudah pernah dipakai juga mempengaruhi kepekatan pewarna loh! Jika baju sudah pernah dipakai dan dicuci berulang kali, pewarna akan mudah melekat dan tidak mudah luntur.

2. Rendam kaos dengan larutan pengawet

Tie dye memiliki banyak motif. (Foto Unsplash/Jason Yonder)
Tie dye memiliki banyak motif. (Foto Unsplash/Jason Yonder)

Gunakan masker dan sarung tangan. Kemudian siapkan larutan pengawet untuk membuat pewarna menjadi lebih menonjol di kaus. Jadi sebelum mewarnainya, rendam kaus ke larutan pengawet terlebih dahulu. Gunakan 250ml soda abu dengan empat liter air hangat ke dalam ember, dan rendam kaus selama 30 menit.

Baca Juga:

Tutorial Jadi Dokter Cinta di Tongkrongan Padahal Enggak Pernah Pacaran

3. Proses pewarnaan

Tentukan warna yang sesuai. (Foto unsplash/Sharon McCutcheon)
Tentukan warna yang sesuai. (Foto unsplash/Sharon McCutcheon)

Beli pewarna khusus pakaian di toko tekstil dan usahakan transaksi dilakukan secara online untuk menghindari keluar-keluar rumah ya! Nah, pewarna pakaian ada yang dalam bentuk bubuk atau cairan dalam botol. Beli pewarna cair agar lebih mudah digunakan. Kemudian pilihlah warna dasar yaitu merah, kuning, dan biru. Ketiga warna ini bisa dicampur-campur dan menghasilkan warna ungu, oranye, dan hijau.

Setelah baju direndam ke larutan pengawet, pikirkan motif yang diinginkan. Spiral merupakan motif tie dye yang paling populer. Motif spiral ini bisa memberikan kesan seperti ilusi optik yang menarik dan khas tie dye banget.

Motif spiral. (Foto tiedyeyoursummer)
Motif spiral. (Foto tiedyeyoursummer)

Caranya, letakkan kaus di permukaan rata. Cubit bagian kaus di bagian tengah, lalu putar hingga kuos membentuk spiral. Gunakan karet gelang untuk mengikat gulungan dengan baik, usahakan ikat dari segala arah. Ingat, baju harus dalam keadaan masih basah agar pewarna bisa melekat.

Ikat gulungan kaos dengan erat. (Foto tidyeyoursummer)
Ikat gulungan kaus dengan erat. (Foto tidyeyoursummer)

Terakhir, teteskan warna sesuai keinginan.

Warnai secara merata. (Foto Mumtastic)
Warnai secara merata. (Foto Mumtastic)

Pastikan ikatan karet sangat kerat dan semua bagian sudah diwarnai secara merata.

4. Bungkus

Selalu gunakan sarung tangan. (Foto Mumtastic)
Selalu gunakan sarung tangan. (Foto Mumtastic)

Setelah selesai merwarnai, bungkus gulungan kaus dengan plastic wrap dan diamkan selama enam sampai sepuluh jam. Ingat, semakin lama kamu menunggu, warna akan tampak semakin cerah.

5. Bilas dan jemur

Hasilnya! (Foto Mumtastic)
Hasilnya! (Foto Mumtastic)

Setelah menunggu, keluarkan kaus dari kantong plastik atau plastic wrap, dan bilas dengan air bersih menggunakan sarung tangan untuk membersihkan sisa pewarna yang masih menempel. Selanjutnya, jemur baju seperti biasa dan setrika!

Selanjutnya, kamu bisa banget foto dengan kaus tie dye buatan sendiri ke Instagram dengan caption, "tie dye, good bye!" agar terlihat edgy. Selain bisa tampil keren tanpa harus kere, kamu juga sudah mengambil bagian dalam usaha untuk mencegah limbah industri busana yang menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Recycle, sustainable, and be fashionable! (shn)

Baca Juga:

Joaquin Phoenix Dapat Tawaran USD50 Juta untuk Dua Film Joker

#September Steptember #Fashion #Baju Kaos
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Fashion
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
IYFDC merupakan salah satu program pembinaan desainer muda yang menjadi bagian dari rangkaian BTN Indonesia Fashion Week 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
Fashion
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
BeautyFest Asia Jakarta 2026 siap berlangsung di Kota Kasablanka. Festival ini menghadirkan beauty, lifestyle, workshop interaktif, hingga hiburan musik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
Bagikan