Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Turki Sebut Referendum Kurdi Irak Kesalahan Bersejarah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 September 2017
Turki Sebut Referendum Kurdi Irak Kesalahan Bersejarah

Warga mengikuti sebuah unjuk rasa mendukung referendum kemerdekaan Kurdi Irak di depan Palais des Nations di Jenewa, Swiss, Minggu (10/9). (ANTARA FOTO/REUTERS/Pierre Albouy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Turki menyambut baik keputusan Baghdad menolak rencana referendum bagi kemerdekaan kelompok Kurdi di wilayah Irak utara.

Parlemen Irak menyetujui usulan Perdana Menteri untuk mengambil semua langkah yang diperlukan demi mempertahankan keutuhan Irak sebagai respons atas rencana pemungutan suara kemerdekaan di wilayah semi-otonom Kurdi pada 25 September mendatang.

Pemimpin Kurdi Massoud Barzani merespons dengan mengatakan bahwa referendum tetap akan digelar dan menyebutnya sebagai hak yang harus dipenuhi.

"Keputusan pemimpin Kurdi untuk menggelar referendum adalah kesalahan bersejarah. Turki akan menghormati kebijakan yang diambil Irak untuk mempertahankan keutuhan wilayah mereka," kata Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag, Kamis (14/9).

"Referendum di wilayah utara Irak harus dibatalkan, jika tidak maka akan ada aksi pembalasan," kata Bekir sambil menambahkan bahwa pemungutan suara tersebut akan mengganggu perdamaian kawasan dan membawa risiko keamanan.

Turki adalah negara dengan penduduk Kurdi terbesar di kawasan Timur Tengah. Mereka khawatir potensi kemerdekaan Kurdi di Irak akan memicu separatisme di wilayah tenggara Turki. Kelompok Kurdi juga telah mengangkat senjata memperjuangkan pemisahan diri selama tiga dasawarsa terakhir dalam konflik yang menewaskan lebih dari 40.000 orang.

Ankara selama ini berhasil membangun hubungan baik dengan pemerintahan semi-otonom Kurdi di utara Irak dengan basis kerja sama ekonomi dan energi.

Iran dan Suriah juga menolak referendum tersebut. Kedua negara ini juga khawatir akan potensi munculnya separatisme Kurdi di negaranya mereka.

Sementara itu negara-negara Barat khawatir pemisahan diri--yang di dalamnya termasuk wilayah produsen minyak Kirkuk--akan menjadi awal konflik dengan pemerintahan pusat di Baghdad dan mengalihkan konsentrasi dalam upaya membasmi kelompok bersenjata ISIS. (*)

Sumber: ANTARA

#Referendum #Turki
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Skandal Taruhan Guncang Liga Turki, 17 Orang hingga Pengurus Klub Ditangkap
Liga Turki diguncang skandal taruhan. Galatasaray hingga Besiktas ikut terseret dalam kasus tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Skandal Taruhan Guncang Liga Turki, 17 Orang hingga Pengurus Klub Ditangkap
Olahraga
Amerika Serikat vs Turki: Momen Tepat Balas Dendam Memori Kelam di Connecticut
Kubu Turki sendiri bertumpu pada kreativitas bintang muda Real Madrid, Arda Guler, sebagai dirigen lapangan tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Amerika Serikat vs Turki: Momen Tepat Balas Dendam Memori Kelam di Connecticut
Indonesia
DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista
Komisi I DPR RI menyoroti kerja sama pertahanan Indonesia–Turki. Tegaskan Indonesia harus dapat transfer teknologi, tidak hanya jadi pasar alutsista negara lain.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista
Olahraga
Turki vs Paraguay: Sama-Sama Memble di Laga Perdana, Berjuang Demi Napas Terakhir Fase Grup
Kehadiran metronom lapangan tengah Hakan Çalhanoğlu belum mampu mengonversi aliran bola matang menjadi pundi-pundi gol
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Turki vs Paraguay: Sama-Sama Memble di Laga Perdana, Berjuang Demi Napas Terakhir Fase Grup
Olahraga
Prediksi Turki vs Australia: Socceroos Andalkan Postur Raksasa dan Skema Bola Mati
Laga besok siang menyajikan kontras strategi sangat menarik antara kedua juru taktik
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Prediksi Turki vs Australia: Socceroos Andalkan Postur Raksasa dan Skema Bola Mati
Olahraga
Rekor Gol Tercepat Piala Dunia Masih Dipegang Hakan Sukur, Bobol Gawang Korsel Hanya dalam 11 Detik
Satu abad ke belakang, Jerman juga menempatkan nama Ernest Lehner melalui torehan 25 detik ke gawang Austria pada tahun 1934
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Rekor Gol Tercepat Piala Dunia Masih Dipegang Hakan Sukur, Bobol Gawang Korsel Hanya dalam 11 Detik
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah Turkiye, Melukai 16 Orang
Penyerang berusia 18 tahun itu menembak secara acak di dalam sebuah sekolah menengah kejuruan di Siverek, Provinsi Sanliurfa.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah Turkiye, Melukai 16 Orang
Olahraga
Gol Hakan Sukur ke gawang Korea Selatan Masih Jadi yang Tercepat Dalam Catatan Sejarah Perhelatan Piala Dunia
Pada Juni 1962, Masek mencetak gol ke gawang Meksiko dalam waktu 15 detik. Menariknya, skenario terciptanya gol Masek memiliki kemiripan dengan gol Sukur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Gol Hakan Sukur ke gawang Korea Selatan Masih Jadi yang Tercepat Dalam Catatan Sejarah Perhelatan Piala Dunia
Olahraga
Akhiri Penantian 24 Tahun, Turki Lolos ke Piala Dunia 2026
Turki kembali ke Piala Dunia 2026 setelah 24 tahun usai mengalahkan Kosovo 1-0. Gol Akturkoglu jadi penentu kemenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 April 2026
Akhiri Penantian 24 Tahun, Turki Lolos ke Piala Dunia 2026
Bagikan