Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah Turkiye, Melukai 16 Orang

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah Turkiye, Melukai 16 Orang

Ilustrasi (ANTARA/HO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PULUHAN siswa berlarian keluar dari sekolah menuju gerbang dan ke jalan, Selasa (14/4). Di dalam sekolah menengah atas di Turkiye Tenggara itu, siswa lainnya berusaha menyelamatkan diri dari penembakan acak yang dilakukan seorang mantan siswa. Penembakan berakhir setelah pelaku melukai sedikitnya 16 orang dan mengakhiri hidupnya sendiri.

“Dia tidak mengatakan apa-apa, dia masuk dan langsung mulai menembak,” kata Omer Furkan Sayar, salah seorang siswa, dikutip Anadolu.

Penyerang berusia 18 tahun itu menembak secara acak di dalam sebuah sekolah menengah kejuruan di Siverek, Provinsi Sanliurfa. “Ia kemudian bunuh diri menggunakan senapan yang sama setelah dikepung polisi,” kata Gubernur Sanliurfa Hasan Sildak, dikutip The Korea Times.

Serangan tersebut melukai 10 siswa, empat guru, seorang pegawai kantin, dan seorang polisi. Sebagian besar korban dirawat di Siverek, sedangkan lima guru dan siswa dipindahkan ke rumah sakit di ibu kota provinsi karena kondisi mereka lebih serius.

Masih belum jelas motif serangan tersebut, tapi insiden penembakan di sekolah tergolong jarang terjadi di Turkiye. Pelaku bahkan tidak memiliki catatan kriminal. Sekolah tersebut dinyatakan aman dan tidak ada petugas polisi tetap yang ditugasi untuk menjaganya. Sildak menyebut penembakan ini sebagai insiden terisolasi.

Baca juga:

Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan



Stasiun televisi NTV dan sejumlah media lainnya melaporkan pelaku sebelumnya sempat mengancam akan melakukan serangan di sekolah tersebut melalui media sosial. Seorang siswa mengatakan kepada kantor berita nasional Anadolu bahwa ia dan temannya melompat keluar dari jendela kelas untuk melarikan diri dari pelaku.

“Ia tiba-tiba masuk ke kelas dan menembak. Ia menembak empat atau lima kali. Dua orang terkena. Lalu ia masuk ke kelas berikutnya. Kami awalnya menjatuhkan diri ke lantai, lalu dua di antara kami melompat keluar jendela,” imbuh Omar.

Laporan media setempat menyebutkan semua siswa dievakuasi dan unit operasi khusus polisi dikerahkan setelah pelaku menolak untuk menyerah.

“Pelaku dikepung di dalam gedung melalui intervensi polisi dan meninggal setelah menembak dirinya sendiri,” kata Sildak kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa penyelidikan menyeluruh akan dilakukan terkait dengan insiden tersebut.(dwi)

Baca juga:

Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI

#Turkiye #Turki #Penembakan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Indonesia
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Prabowo menilai dukungan dan komitmen Pemerintah Turkiye terhadap Indonesia menunjukkan hasil nyata dari hubungan diplomatik yang erat dan telah berjalan sangat baik antara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Dunia
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Motif penembakan masih diselidiki, namun Kepolisian San Diego menduga insiden ini berkaitan dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Indonesia
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan tidak Ada Korban WNI
Islamic Center San Diego sendiri dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Muslim terbesar dari berbagai negara yang tengah menetap di California.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan tidak Ada Korban WNI
Dunia
Penembakan Trump di Washington Hilton, Hotel Tempat Reagan Ditembak 45 Tahun Silam
Hotel Washington Hilton merupakan tempat Presiden Ronald Reagan pernah ditembak 45 tahun silam.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Penembakan Trump di Washington Hilton, Hotel Tempat Reagan Ditembak 45 Tahun Silam
Indonesia
Bukan Incar Trump, Pelaku Penembakan Saat Makan Malam Sasar Pejabat AS
Insiden terjadi di hotel Washington Hilton dan memicu evakuasi Trump, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat senior lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Bukan Incar Trump, Pelaku Penembakan Saat Makan Malam Sasar Pejabat AS
Dunia
Guru California 31 Tahun Tersangka Penembakan di Acara Trump Disidang Hari Ini
Insiden penembakan itu terjadi saat acara gala White House Correspondents’ Association di Hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Guru California 31 Tahun Tersangka Penembakan di Acara Trump Disidang Hari Ini
Indonesia
Polda Jateng Akui Mantan Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Positif Pakai Narkoba
Terpidana kasus penembakan yang menewaskan siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO itu dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Polda Jateng Akui Mantan Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Positif Pakai Narkoba
Dunia
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan
Komisi I DPR mendesak investigasi insiden baku tembak yang menewaskan 15 warga sipil di Papua Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan
Bagikan