Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Turki, Hakan Fidan, di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, menyoroti kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) ratifikasi di Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6).

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk pertahanan negara lain, tetapi harus mampu berkembang sebagai produsen alat utama sistem senjata (alutsista) modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical dalam rapat pembahasan RUU ratifikasi kerja sama Indonesia dengan Turki dan Malaysia.

Dorong Nilai Strategis dalam Kerja Sama Pertahanan

Deng Ical menekankan pentingnya agar setiap kerja sama internasional di sektor pertahanan memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Menurutnya, ratifikasi tersebut harus dipastikan tidak mengganggu kebijakan luar negeri Indonesia, sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi penguatan industri pertahanan nasional.

Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak dipandang sebagai negara yang biasa-biasa saja dalam kerja sama global.

“Jadi harus ada value advantage, sehingga Turki menganggap bahwa Indonesia merupakan negara strategis. Jangan sampai kita dianggap seperti 99 negara lainnya. Hanya menambah exit bilateral saja, tidak ada kemanfaatannya,” ujar politisi asal Dapil Sulawesi Selatan I itu.

Baca juga:

Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah

Tekankan Transfer Teknologi Industri Pertahanan

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya jaminan transfer teknologi dalam kerja sama pertahanan dengan negara lain.

Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci agar Indonesia dapat meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri.

Jadi kita juga harus mendapatkan jaminan transfer teknologi industri pertahanan. Ini sangat penting agar kita bisa mengembangkan industri pertahanan dalam negeri kita,

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal.

Contoh Model Turki dan Tantangan Indonesia

Deng Ical menilai industri pertahanan Turki berkembang pesat karena berhasil menerapkan konsep triple helix, yaitu kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.

Ia menyebut pemerintah Turki juga melibatkan banyak perguruan tinggi dalam pengembangan industri pertahanan melalui techno park yang dinilai sudah sangat maju.

Turki telah memiliki techno park yang luar biasa maju. Sedangkan kita masih kebingungan apakah kita akan menggunakan perguruan tinggi untuk mendorong Defend ID atau industri strategis nasional lainnya,

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal.

Ia menambahkan bahwa Indonesia masih perlu memperkuat ekosistem industri pertahanan agar lebih terarah dan menjadi andalan nasional.

Baca juga:

Hasil Kunjungan Prabowo ke Prancis, TNI Bakal Dapat Alutsista Baru

Dalam kesempatan itu, Deng Ical juga menyoroti satu produk dalam negeri yang dinilainya patut diapresiasi, yakni Kapal Selam Otonom Tanpa Awak (KSOT) karya PT PAL Indonesia.

Menurutnya, Indonesia perlu mengembangkan lebih banyak teknologi pertahanan yang dapat diandalkan dan memiliki nilai jual dalam kerja sama internasional, termasuk dalam perjanjian teknis.

Waspadai Risiko Konflik Internasional

Selain aspek industri, ia juga mengingatkan potensi risiko geopolitik dalam kerja sama pertahanan dengan negara lain, termasuk Turki yang memiliki keterikatan dalam berbagai pakta pertahanan.

Menurutnya, Indonesia perlu mengantisipasi potensi konflik yang melibatkan mitra kerja sama agar tidak terseret dalam dinamika geopolitik global.

“Misalnya, Turki dengan Amerika atau negara lainnya. Agar Indonesia tidak terseret dalam konflik itu, maka harus ada langkah-langkah preventif,” pungkasnya. (Pon)

#Industri Pertahanan #Turki #Kerjasama Antarnegara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Unhan RI menyambangi UGM untuk membahas masa depan pertahanan Indonesia. Hal itu melihat ancaman global.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Olahraga
Skandal Taruhan Guncang Liga Turki, 17 Orang hingga Pengurus Klub Ditangkap
Liga Turki diguncang skandal taruhan. Galatasaray hingga Besiktas ikut terseret dalam kasus tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Skandal Taruhan Guncang Liga Turki, 17 Orang hingga Pengurus Klub Ditangkap
Indonesia
Prabowo Bongkar Rencana BUMN PT PAL, Pindad, PTDI Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjaga BUMN pertahanan dari kepemilikan asing. PT PAL, PT Pindad, dan PTDI dibangkitkan dengan tata kelola bersih dan transparan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Prabowo Bongkar Rencana BUMN PT PAL, Pindad, PTDI Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!
Indonesia
Indonesia dan India Resmi Kerja Sama Restorasi Candi Prambanan, Ditargetkan Rampung pada 2029
Prabowo Subianto dan Narendra Modi meresmikan kerja sama restorasi Candi Prambanan. Proyek konservasi ditargetkan rampung sebelum 2029 dengan teknologi AI dan LiDAR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Indonesia dan India Resmi Kerja Sama Restorasi Candi Prambanan, Ditargetkan Rampung pada 2029
Indonesia
Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Resmikan Revitalisasi hingga Bahas Diplomasi Budaya
Prabowo dan Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan untuk meresmikan revitalisasi, membahas kerja sama pelestarian, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia-India.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Resmikan Revitalisasi hingga Bahas Diplomasi Budaya
Indonesia
Prabowo dan Modi Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-India, Ini Daftar Kerja Sama yang Disepakati
Presiden RI dan PM India menyepakati penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif di bidang politik, ekonomi, pertahanan, energi, kesehatan, pendidikan, hingga teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo dan Modi Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-India, Ini Daftar Kerja Sama yang Disepakati
Indonesia
Prabowo Sambut Kemajuan QRIS Lintas Batas Indonesia-India, Transaksi Makin Mudah
Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi membahas pengembangan QRIS lintas batas. Kerja sama juga mencakup pertahanan, investasi, teknologi, dan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Sambut Kemajuan QRIS Lintas Batas Indonesia-India, Transaksi Makin Mudah
Indonesia
Prabowo Sambut PM India Narendra Modi di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Presiden Prabowo Subianto menyambut PM India Narendra Modi dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka. Kunjungan ini diproyeksikan menghasilkan 7–8 kesepakatan kerja sama strategis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Sambut PM India Narendra Modi di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Indonesia
PM Singapura Lawrence Wong Temui Prabowo di Jakarta, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
PM Singapura Lawrence Wong bertemu Presiden Prabowo Subianto di Jakarta dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura untuk membahas penguatan kerja sama bilateral.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
PM Singapura Lawrence Wong Temui Prabowo di Jakarta, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko menegaskan komitmen mendukung ketahanan pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, pengembangan industri, dan peningkatan SDM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Bagikan