DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 53 menit lalu
DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, menyoroti kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) ratifikasi di Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6).

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk pertahanan negara lain, tetapi harus mampu berkembang sebagai produsen alat utama sistem senjata (alutsista) modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical dalam rapat pembahasan RUU ratifikasi kerja sama Indonesia dengan Turki dan Malaysia.

Dorong Nilai Strategis dalam Kerja Sama Pertahanan

Deng Ical menekankan pentingnya agar setiap kerja sama internasional di sektor pertahanan memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Menurutnya, ratifikasi tersebut harus dipastikan tidak mengganggu kebijakan luar negeri Indonesia, sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi penguatan industri pertahanan nasional.

Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak dipandang sebagai negara yang biasa-biasa saja dalam kerja sama global.

“Jadi harus ada value advantage, sehingga Turki menganggap bahwa Indonesia merupakan negara strategis. Jangan sampai kita dianggap seperti 99 negara lainnya. Hanya menambah exit bilateral saja, tidak ada kemanfaatannya,” ujar politisi asal Dapil Sulawesi Selatan I itu.

Baca juga:

Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah

Tekankan Transfer Teknologi Industri Pertahanan

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya jaminan transfer teknologi dalam kerja sama pertahanan dengan negara lain.

Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci agar Indonesia dapat meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri.

Jadi kita juga harus mendapatkan jaminan transfer teknologi industri pertahanan. Ini sangat penting agar kita bisa mengembangkan industri pertahanan dalam negeri kita,

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal.

Contoh Model Turki dan Tantangan Indonesia

Deng Ical menilai industri pertahanan Turki berkembang pesat karena berhasil menerapkan konsep triple helix, yaitu kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.

Ia menyebut pemerintah Turki juga melibatkan banyak perguruan tinggi dalam pengembangan industri pertahanan melalui techno park yang dinilai sudah sangat maju.

Turki telah memiliki techno park yang luar biasa maju. Sedangkan kita masih kebingungan apakah kita akan menggunakan perguruan tinggi untuk mendorong Defend ID atau industri strategis nasional lainnya,

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal.

Ia menambahkan bahwa Indonesia masih perlu memperkuat ekosistem industri pertahanan agar lebih terarah dan menjadi andalan nasional.

Baca juga:

Hasil Kunjungan Prabowo ke Prancis, TNI Bakal Dapat Alutsista Baru

Dalam kesempatan itu, Deng Ical juga menyoroti satu produk dalam negeri yang dinilainya patut diapresiasi, yakni Kapal Selam Otonom Tanpa Awak (KSOT) karya PT PAL Indonesia.

Menurutnya, Indonesia perlu mengembangkan lebih banyak teknologi pertahanan yang dapat diandalkan dan memiliki nilai jual dalam kerja sama internasional, termasuk dalam perjanjian teknis.

Waspadai Risiko Konflik Internasional

Selain aspek industri, ia juga mengingatkan potensi risiko geopolitik dalam kerja sama pertahanan dengan negara lain, termasuk Turki yang memiliki keterikatan dalam berbagai pakta pertahanan.

Menurutnya, Indonesia perlu mengantisipasi potensi konflik yang melibatkan mitra kerja sama agar tidak terseret dalam dinamika geopolitik global.

“Misalnya, Turki dengan Amerika atau negara lainnya. Agar Indonesia tidak terseret dalam konflik itu, maka harus ada langkah-langkah preventif,” pungkasnya. (Pon)

#Industri Pertahanan #Turki #Kerjasama Antarnegara
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista
Komisi I DPR RI menyoroti kerja sama pertahanan Indonesia–Turki. Tegaskan Indonesia harus dapat transfer teknologi, tidak hanya jadi pasar alutsista negara lain.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 53 menit lalu
DPR Soroti Kerja Sama Pertahanan RI–Turki, Tekankan Transfer Teknologi Alutsista
Olahraga
Turki vs Paraguay: Sama-Sama Memble di Laga Perdana, Berjuang Demi Napas Terakhir Fase Grup
Kehadiran metronom lapangan tengah Hakan Çalhanoğlu belum mampu mengonversi aliran bola matang menjadi pundi-pundi gol
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Turki vs Paraguay: Sama-Sama Memble di Laga Perdana, Berjuang Demi Napas Terakhir Fase Grup
Indonesia
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat perdagangan dan investasi. Dorong percepatan penyelesaian perjanjian IEU-CEPA.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Olahraga
Prediksi Turki vs Australia: Socceroos Andalkan Postur Raksasa dan Skema Bola Mati
Laga besok siang menyajikan kontras strategi sangat menarik antara kedua juru taktik
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Prediksi Turki vs Australia: Socceroos Andalkan Postur Raksasa dan Skema Bola Mati
Olahraga
Rekor Gol Tercepat Piala Dunia Masih Dipegang Hakan Sukur, Bobol Gawang Korsel Hanya dalam 11 Detik
Satu abad ke belakang, Jerman juga menempatkan nama Ernest Lehner melalui torehan 25 detik ke gawang Austria pada tahun 1934
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Rekor Gol Tercepat Piala Dunia Masih Dipegang Hakan Sukur, Bobol Gawang Korsel Hanya dalam 11 Detik
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah Turkiye, Melukai 16 Orang
Penyerang berusia 18 tahun itu menembak secara acak di dalam sebuah sekolah menengah kejuruan di Siverek, Provinsi Sanliurfa.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah Turkiye, Melukai 16 Orang
Olahraga
Gol Hakan Sukur ke gawang Korea Selatan Masih Jadi yang Tercepat Dalam Catatan Sejarah Perhelatan Piala Dunia
Pada Juni 1962, Masek mencetak gol ke gawang Meksiko dalam waktu 15 detik. Menariknya, skenario terciptanya gol Masek memiliki kemiripan dengan gol Sukur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Gol Hakan Sukur ke gawang Korea Selatan Masih Jadi yang Tercepat Dalam Catatan Sejarah Perhelatan Piala Dunia
Olahraga
Akhiri Penantian 24 Tahun, Turki Lolos ke Piala Dunia 2026
Turki kembali ke Piala Dunia 2026 setelah 24 tahun usai mengalahkan Kosovo 1-0. Gol Akturkoglu jadi penentu kemenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 April 2026
Akhiri Penantian 24 Tahun, Turki Lolos ke Piala Dunia 2026
Bagikan