Liburan

Turis Terminal, Benarkah Kini Tren Bandara Jadi Tujuan Wisata?

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 22 Juli 2019
Turis Terminal, Benarkah Kini Tren Bandara Jadi Tujuan Wisata?

Belakangan ini beberapa bandara membuka diri untuk sesuatu yang disebut "turis terminal". (Foto: Pixabay/Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI bandara, seseorang datang dan pergi. Selamat datang dan selamat tinggal akan jadi nostalgia. Namun kini ada perubahan yang berbeda bagaimana bandara bisa membuat orang lebih berkesan terutama bagi para pelancong.

Dikutip Big 7 Travel, belakangan ini beberapa bandara membuka diri untuk sesuatu yang disebut 'turis terminal', yang memungkinkan orang yang tidak sedang travelling menikmati segala hal tentang bandara, tanpa bepergian.

Baca Juga:

Bali Terpilih Jadi Pulau Ketiga Terbaik di Dunia

1. Terminal Tourism

Bandara Pittsburgh pertama memperkenalkan terminal tourim. (Foto: Pixabay/eak_kkk)
Bandara Pittsburgh pertama memperkenalkan terminal tourim. (Foto: Pixabay/eak_kkk)

Bandara Internasional Pittsburgh adalah yang pertama meluncurkan program baru ini. Chuck Hughey mengatakan kepada Bloomberg bahwa ia membawa cucunya yang kecil, Cleo ke terminal untuk naik eskalator, beli beberapa donat, dan menonton pesawat datang dan pergi.

Bandara Internasional Pittsburgh terletak sekitar 30 kilomter sebelah barat pusat kota Pittsburgh, Pennsylvania, AS. Bandara ini terbesar ke-2 di Pennsylvania dalam hal jumlah penumpang dan ke-45 di Amerika Serikat.

Bandara Pittsburgh masuk dalam peringkat 10 bandara domestik terbaik versi Majalah Travel + Leisure untuk tahun 2019 . Masuk peringkat ketujuh, para pengunjung mengagumi desain interior bandara terutama jendela lengkungnya.

Sementara itu, seorang pembaca majalah itu mengatakan, "Kamu dapat merasakan suasana kota ketika kamu berada di Bandara Internasional Pittsburgh," dikutip pittsburgh.cbslocal.com.


2. Bandara-bandara lain mulai mengikuti

Saat ini banyak bandara mulai melirik konsep wisata bandara. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)
Saat ini banyak bandara mulai melirik konsep wisata bandara. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Sekarang, Bandara Tampa di Negara Bagian Florida Amerika Serikat dan dan Seattle-Tacoma, Washington, AS mengikutinya. Dan bandara yang lain juga merencanakan hal yang sama. Mengapa tidak, kan? Bandara memiliki pameran seni, museum, tempat pembuatan bir kecil, taman bermain, bar anggur, dan restoran mewah?

Sama seperti Bandara Pittsburgh, Bandara Tampa juga terpilih dalam 10 bandara domestik terbaik versi Travel + Leisure, pada tahun 2018. Bandara ini nangkring di posisi kelima. Dalam survei ini, pembaca majalah travel itu menilai bandara berdasarkan belanja, restoran, desain, akses, keamanan, dan check-in.

"Biasanya peringkat kami dalam daftar semacam ini di lima besar, sering di tiga besar," kata Emily Nipps, manajer komunikasi senior Bandara Internasional Tampa, dilansir bizjournals.com. "Kami benar-benar menjadi favorit pelanggan, sejak kami dibuka pada tahun 1971."

Ketika pertama kali dibuka, Bandara Tampa menjadi yang pertama di dunia yang memiliki sistem antar-jemput yang beroperasi antara terminal utama dan terminal udara.

Sementara Bandara Seattle-Tacoma, saat ini menjadi perbincangan dengan proyek ambisius mereka senilai $658 juta (Rp9,1 triliun) untuk modernisasi bandara. Saat ini sudah menyelesaikan tahap pertama dan direncanakan rampung semua pada 2021.

“Kami sekarang menuju masa depan dengan fasilitas menakjubkan yang meningkatkan pengalaman penumpang dengan lebih banyak ruang, cahaya, dan layanan," kata Stephanie Bowman, presiden Komisi Pelabuhan Seattle, dikutip transportationtodaynews.com.

Proyek besar Bandara Seattle-Tacoma membawa peluang ekonomi dalam konstruksi, bisnis kuliner dan ritel bandara, termasuk pengusaha kecil dan lokal.

Baca Juga:

Berencana Melancong ke Singapura? Wajib Baca 7 Peraturan Ini

3. Bandara tak lagi eksklusif

Bandara tak lagi ekslusif karena adanya turis terminal. (Foto: Pixabay/Kanenori)
Bandara tak lagi ekslusif karena adanya turis terminal. (Foto: Pixabay/Kanenori)

Mengapa tempat ini, bandara, terlalu eksklusif bagi mereka yang sedang bepergian ke tempat lain? Tentu saja, turis terminal harus memiliki pemeriksaan Transportation Security Administration (TSA), seperti semua pelancong agar keamanan bandara tetap jadi prioritas.

Beberapa anggota kru turis terminal Pittsburgh menggunakan kartu pass mereka setiap hari, berjalan menuju bandara untuk berbelanja, makan, dan berkomunikasi dengan wisatawan lain.

Baca Juga:

5 Pulau Pribadi Tempat Orang-Orang Kaya Liburan, Dua Ada di Indonesia


4. Antara setuju dan tidak

Tidak semua bandara memiliki kapasitas untuk melayani turis terminal. (Foto: Pixabay/12019)
Tidak semua bandara memiliki kapasitas untuk melayani turis terminal. (Foto: Pixabay/12019)

Tentu saja, tidak semua bandara memiliki kapasitas ekstra untuk melayani turis terminal. Bayangkan kamu berdiri dalam sebuah antrean, sementara kamu melihat ada pria di depan kamu hanya untuk "nongkrong", sementara kamu harus mengejar penerbangan?

Tapi tentu saja, di lain kasus, berdiri di samping anggota keluarga atau orang yang kamu cintai saat mereka memulai perjalanan bisa menjadi pengalaman romantis yang kita semua tunggu.

Mungkin terminal pariwisata memiliki tempat bagi sebagian dari kita. Bagi kita yang tidak dapat selalu bepergian sepanjang waktu. (*)

Baca Juga:

Tips Atur Jadwal Tidur si Kecil saat Travelling

#Bandara #Wisata Dunia #Wisata Indonesia #Juli Liburan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Indonesia
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, 6 Bandara Alternatif Disiapkan Pemerintah
Pemerintah menyiapkan enam bandara alternatif untuk menjaga konektivitas penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, 6 Bandara Alternatif Disiapkan Pemerintah
Indonesia
Daftar 7 Bandara yang Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penerbangan Terdampak
Sebanyak 7 bandara ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Daftar 7 Bandara yang Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penerbangan Terdampak
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif
Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan. Pemerintah menyiapkan bandara alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif
Indonesia
Daftar 8 Bandara Yang Ditutup Sampai Senin, 7 September 2026 Jam 09.00 WIB
Kemenhub lakukan paper test setiap 30 menit sekali di seluruh bandara, guna mengetahui apakah penyebaran abu semakin melebar atau berkurang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Daftar 8 Bandara Yang Ditutup Sampai Senin, 7 September 2026 Jam 09.00 WIB
Indonesia
Refund Tiket Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Wajib 100 Persen
Pengembalian tiket sebesar 100 persen merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sehingga penumpang tidak mengalami kerugian akibat pembatalan penerbangan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Refund Tiket Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Wajib 100 Persen
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Kemenhub belum membuka sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 467 penerbangan terdampak, termasuk 409 domestik.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Indonesia
Kemenhub Ungkap Dampak Gempa di Lima Bandara NTT, Ada Retakan hingga Kerusakan Runway
Kemenhub mencatat lima bandara di NTT terdampak gempa. Sejumlah fasilitas rusak dan Bandara Soa mengalami kerusakan sedang pada runway.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Kemenhub Ungkap Dampak Gempa di Lima Bandara NTT, Ada Retakan hingga Kerusakan Runway
Bagikan