Selebrita

Eksis di Isu Politik, Taylor Swift Donasikan Rp1,6 Miliar untuk Melawan UU Anti-LGBTQ

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 09 April 2019
Eksis di Isu Politik, Taylor Swift Donasikan Rp1,6 Miliar untuk Melawan UU Anti-LGBTQ

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAMA tak terdengar, Taylor Swift tiba-tiba muncul dan menunjukkan eksistensinya di isu politik. Penyanyi Look What You Made Me Do itu dengan tegas menunjukkan posisinya dalam isu LGBTQ. Swift menyumbang US$113 ribu atau sekitar Rp1,6 miliar kepada warga Tennessee, Amerika Serikat, Senin (8/4). Dana itu digunakan untuk advokasi LGBTQ oleh Tennessee Equality Project,

Organisasi tersebut secara aktif mengampanyekan penolakan terhadap undang-undang yang melarang adopsi oleh pasangan sejenis atas dasar kepercayaan religius. Aturan lain ialah penolakan negara bagian itu untuk pernikahan sesama jenis dengan denfinisikan bahwa pernikahan haruslah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan.

taylor swift
Sebuah catatan tangan menyertai donasi tersebut. (foto: facebook Chris Sanders)

Sumbangan itu disampaikan Swift bersama sebuah catatan yang ditulis tangan olehnya. Pemimpin kelompok tersebut, Chris Sanders, membagikan catatan itu dalam sebuah unggahan di akun Facebook-nya. "Aku menulis kepadamu untuk mengatakan bahwa aku amat terinspirasi atas kerja yang kau lakukan. Terutama dalam mengorganisasi petisi yang mengajak para pemimpin kepercayaan di Tenessee untuk bersama berdiri menentang penyebaran kebencian di legislasi kita," ujar Swift dalam catatan itu.

Ia juga mengatakan bahwa donasi itu merupakan bentuk rasa terima kasihnya yang tulus. Uang itu ia harapkan dapat medukung kerja organisasi tersebut. "Aku amat bersyukur mereka memberikan tempat bagi orang lain," ujar Swift.

Swift memang dikenal sebagai musisi yang murah hati. Beberapa kali ia datang menemui fan yang sakit. Ia juga pernah datang ke pernikahan seorang fan. Tentu saja hal itu membuat si fan senang sekali. Taytay memang tahu banget cara untuk eksis yang positif ya.(dwi)

#Taylor Swift #LGBT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Fun
Dakota Johnson Rela Jadi 'Patient Zero' Demi Taylor Swift
Dakota Johnson tampil di video musik terbaru Taylor Swift 'Patient Zero'. Intip keseruan kolaborasi dua sahabat ini dan bocoran teaser album barunya!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Dakota Johnson Rela Jadi 'Patient Zero' Demi Taylor Swift
Indonesia
MUI Usulkan Penyebutan LGBT Diubah Menjadi LGSP, ini Alasannya
MUI mengusulkan istilah LGBT menjadi LGSP. Hal ini pun tengah menjadi perbincangan hangat.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
MUI Usulkan Penyebutan LGBT Diubah Menjadi LGSP, ini  Alasannya
Indonesia
Begini Materi Terkait LGBTQ Yang Bakal Diajarkan ke Siswa Kelas IV SD sampai SMA
Sehingga anak-anak memiliki pemahaman dan dapat memberikan respons yang tepat agar tidak terjebak dalam gerakan-gerakan penyebaran budaya LGBTQ
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Begini Materi Terkait LGBTQ Yang Bakal Diajarkan ke Siswa Kelas IV SD sampai SMA
Indonesia
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Dalam upaya mencegah penyebaran budaya LGBTQ, ada sejumlah peran penting yang bisa diambil Kementerian Agama.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Indonesia
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres No 111 Tahun 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Indonesia
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Indonesia
Tindak Lanjuti Perpres Prabowo, Kemenag Susun Kurikulum Anti LGBT Pelajaran Agama SD-Kampus
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan materi pencegahan budaya LGBTQ akan masuk ke kurikulum pendidikan agama dari SD hingga perguruan tinggi, sesuai Perpres 111/2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Tindak Lanjuti Perpres Prabowo, Kemenag Susun Kurikulum Anti LGBT Pelajaran Agama SD-Kampus
Indonesia
Kemenag Tegaskan Perpres Anti LGBT Didukung Tokoh Semua Agama di RI
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan Perpres 111/2025 tentang pencegahan LGBT didukung semua agama di Indonesia. Kemenag siapkan edukasi resmi berbasis nilai agama, Pancasila, dan UUD 1945.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenag Tegaskan Perpres Anti LGBT Didukung Tokoh Semua Agama di RI
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Bagikan